Beberapa orang bocah tampak asyik di pinggiran sungai dengan pakaian lusuh mereka. Salah satunya menutup mata sambil menghadap ke batang pohon besar dan membelakangi teman-temannya yang berhamburan lari ke berbagai arah. “Kuhitung ya…, satu…, dua.., tiga...” Dan pada hitungan ke sepuluh ia berbalik dan menemukan keadaan di sekitarnya sunyi senyap. Dengan mulai menyipitkan mata ia menatap tajam ke segala penjuru, menemukan apa pun yang janggal bisa tertangkap oleh inderanya.

Dua jam kemudian matahari sudah hampir terbenam, beberapa orang temannya sudah “tertangkap” dalam permainan sederhana itu. Sementara satu lagi belum, seharusnya tidak selama ini. Yang lain pun juga ikut was-was, walau ada yang bilang mungkin saja anak yang satu itu sudah pulang duluan.

Akhirnya mereka sepakat , salah seorang anak mengeluarkan benda berbentuk kotak dengan banyak tombol, terdengar beberapa kali bunyi klik navigasi. Alhasil, mereka berteriak bersama-sama, “Lah…, tuh dia lagi di rumah!” Mereka tertawa jengkel karena terlalu khawatir.

Mungkin itulah salah satu gambaran perkembangan teknologi sekarang. Orang-orang dapat saling melihat di mana sahabat atau keluarga mereka berada dengan status lokasi yang selalu diperbaharui. Yang kita perlukan adalah perangkat telepon seluler dengan GPS. Dan menghubungkannya dengan aplikasi di internet, sehingga bisa langsung terdeteksi di mana kita berada.

Salah satu yang paling keren adalah Google Latitude, sebuah aplikasi Google yang terhubung juga dengan Google Account dan Google Maps. Bahkan ia bisa digabungkan dengan aplikasi lain, seperti Footprint History sehingga juga nantinya bisa tampil di jejaring sosial seperti Facebook. Walau aplikasi lain seperti Fire Eagle yang diciptakan oleh Yahoo Inc., juga memiliki kemampuan mirip, terserah kita sih mau mencoba yang mana, karena Fire Eagle memiliki beberapa aplikasi penunjang yang tidak memerlukan dukungan GPS namun cukup handphone dengan dukungan GPRS, sehingga data diambil dari lokasi BTS yang digunakan kartu SIM/UIM pemilik handphone, serta mendukung update Facebook melalui aplikasi Friends on Fire.

Berikut adalah contoh-contoh tampilan baik menggunakan Latitude atau pun Fire Eagle/Friend on Fire:

Dan ini adalah yang menggunakan Friend on Fire:

Ini bisa membantu kita saling berbagi. Jika memilik sanak saudara jauh, atau anggota keluarga tercinta yang sedang merantau. Kita bisa mengetahui mereka sedang ada di mana saat itu. Tentu saja aplikasi-aplikasi seperti ini bisa ditentukan apakah akan ditampilkan pada publik, orang-orang tertentu saja, atau malah tertutup.

Menyenangkan bukan?

UPDATE:

Per Juli 2013, Google telah menyudahi layanan Google Latitude. Lebih jelas saya ulas pada artikel “Latitude Pensiun“.