Sebenarnya sih bukan bencana, hanya saja biar judulnya eye catching, he he. Kemarin saya duduk di sebuah area wifi sambil menjelajah dunia web begitu santainya dengan sebotol teh menemani. Seperti biasa sekalian saya melakukan update berbagai program yang lawas, walau beberapa melakukan update seperti antivirus Avast! Professional Edition yang ada di laptop saya.
Beberapa saat kemudian, YM saya tiba-tiba berhenti mendadak, katanya program berhenti merespons. Ya udah, saya matikan saja. Beberapa saat kemudian muncul deteksi virus, bernama Win32: Delf-MZG, saya segera hapus berkas yang bermasalah. Namun saya agak curiga. Ternyata beberapa saat kemudian peringatan serupa muncul kembali. Wah, ini pasti ada masalah pikir saya.
Saya berpikir apakah ada serangan dari internet, namun saya sudah memasang firewall dua lapis dua arah dua sistem (waduh, sepertinya terdengar keren), tapi kok tidak ada tanda peringatan serangan ya. Web shield juga tidak menunjukkan adanya tanda serangan. Ini pasti berkas yang sudah lama ada di komputer, tapi koq baru terdeteksi, dan banyak lagi.
Jam terbang saya yang lumayan banyak bersama avast! mengajarkan saya untuk segara melindungi berkas-berkas tersebut dengan sistem chest, jadi begitu ada deteksi berkas terinfeksi, saya langsung lempar ke avast! chest. Karena pola ini kemungkinan itu adalah suatu gejala false positive detection. Apa ada masalah di avast! demikian saya pikir.
Setelah gejela mereda, saya meluncur ke forum avast! dan benar saja, saya menemukan pengumuman bertanda penting mengenai hal ini. Saya menemukan pengumuman itu bertuliskan:
Win32:Delf-MZG false positive was fixed in the VPS version 091203–1. Learn more here.
Ternyata memang masalah salah deteksi. Waduh, ini bisa jadi kesalahan deteksi terburuk sepanjang sejarah saya mengenal avast! Tapi untungnya respons cepat mereka membantu mengatasi masalah ini. Saya segera melakukan update pada VPS yang dimaksud. Setelah itu memeriksa berkas-berkas tadi yang terlempar ke avast! chest, memindai ulang, ah…, ternyata sudah bebas virus, dan saya pun segera memulihkan berkas itu.
Akhirnya bencana lewat sudah. Untung tidak sampai banyak berkas yang terhapus karena ceroboh di awal deteksi.
Anda diizinkan untuk berbagi (menyalin, mendistribusikan, mengubah bentuk) & mengadaptasi artikel blog ini baik sebagian atau pun keseluruhannya di bawah penggunaan lisensi yang sama (CCA-NC-SA 3.0 Unported) kecuali dinyatakan sebaliknya atau berbeda oleh penulis. Anda diwajibkan menyertakan sumber asli pada salinan dan adaptasi yang Anda karyakan berupa pranala berikut:
Diambil dari: Bencana Win32: Delf-MZG oleh Cahya.



mantap,..avast still the best berarti ya, mas.
Mas Rudy,
Saya rasa tidak ada antivirus tunggal yang benar-benar terbaik bagi semua orang. Setiap orang sukanya kan beda-beda. Tapi buat saya pribadi, avast tetap pilihan yang terbaik.
ah ternyata cuma deteksi palsu ya. kirain beneran kebobolan.
maklum, baru pertama ini make avast.
.-= dani´s last blog ..Web Blog Navigation Menu =-.
Iya, Bli saya juga kaget. Ternyata itu adalah human error, jadi sampel definisi yang belum selesai di tes lengkap langsung dilepas. Avast sendiri sudah minta maaf langsung melalui blognya di sini