Plurk Client — OpenSuSE 11.2

Seba­gaimana diketahui banyak orang, Plurk adalah salah satu layanan microblog­ging yang cukup banyak digunakan dan digemari — walau mirip dengan saingan­nya yaitu Twit­ter, Plurk memiliki keunikan­nya sen­diri. Sedemikian hingga Plurk memiliki banyak peng­guna yang loyal. Hanya saja bedanya, Twit­ter lebih ter­kenal diban­dingkan dengan layanan Plurk — mung­kin karena keseder­hanaan­nya — Twit­ter men­jadi lebih mudah digunakan, apalagi Twit­ter memiliki banyak aplikasi klien baik di Win­dows maupun di Linux.

Di Linux Open­SuSE 11.2 sen­diri tidak ada aplikasi yang men­dukung Plurk secara lang­sung. Namun bukan ber­arti tidak bisa meman­faatkan layanan microblog­ging ini dengan baik. Karena ada beberapa trik yang bisa kita ker­jakan. Kita bahasa dari cara yang paling mudah dulu.

Per­tama dengan meman­faatkan peramban Mozilla Firefox. Lho, apa ini mak­sud­nya kita masuk ke halaman Plurk.Com? Masuk ke halaman Plurk.Com mung­kin salah satu yang paling saya hin­dari karena untuk lebar pita yang kecil, situs ini sangat sulit dibuka. Saya bahkan lebih sering meng­gunakan Plurk Mobile untuk akses yang lebih nyaman.

Tentu kita sudah tidak asing lagi bahwa peramban yang paling banyak digunakan ini memiliki kelebihan, karena ter­dapat fitur pengaya (plugin, exten­tion). Yang akan kita gunakan kali ini adalah sebuah pengaya yang akan tam­pil di bagian bilah sam­ping (sidebar) tam­pilan layanan Plurk seperti chatbox. Pengaya ini adalah Plurk Exten­tion for Firefox (klik untuk meng­un­duh). Sayang­nya pengaya ini masih dalam pengem­bangan, mung­kin tidak akan sesuai dengan peramban yang ter­kini. Anda mung­kin bisa menemukan pem­baharuan­nya di sini.

Kedua dengan meman­faatkan API Plurk dan pem­baharuan status via mes­senger. Jika Anda sudah meng­gunakan Plurk untuk beberapa lama, maka Anda pasti tahu bahwa status Plurk bisa diper­baharui (update) melalui mes­senger (Yahoo Mes­senger atau Google Talk). Jika Anda sudah meng­ak­tifkan fitur ini sebelum­nya, maka tidak ada banyak lagi yang bisa kita ker­jakan. Hanya saja di Linux, mes­senger yang paling nyaman adalah Pidgin — Jadi status Plur diper­baharui melalui Pidgin di Linux (he he, maaf saya meng­gunakan Gnome — saya tidak tahu yang meng­gunakan KDE).

Masih kurang paham? Silakan tengok cah Bojonegoro, di sana ada tulisan ber­judul: Meng­gunakan Pidgin untuk “nge-Plurk”, saya rasa tulisan ini sudah cukup men­jelaskan dengan baik trik apa yang perlu kita lakukan.

Ketiga dengan meng­gunakan aplikasi Plur­kit yang ber­basis Adobe AIR. Ter­dengar menyeramkan? Kalau saya per­tama kali mem­bacanya juga agak menyeramkan, namun jangan khawatir, mari kita coba selang­kah demi selang­kah — sesama Newbie mesti saling mem­bantu :D

  1. Anda perlu memasang Adobe AIR di Open­SuSE 11.2, untuk itu kita perlu melongok kem­bali ke pan­duan di Adobe AIR — HOWTO pada Open­SuSE 11.2. Namun per­hatikan bahwa itu adalah untuk sis­tem 64-bit, bagi yang meng­gunakan sis­tem 32-bit — mari kita tutup mata dan jalan saja, siapa tahu selamat tiba di tem­pat. Menurut pan­duan itu inilah langkah-langkah yang kita perlukan:
  2. Pas­tikan paket minimal untuk meng­in­stall Adobe AIR sudah ter­pasang di sis­tem Anda, jika belum install paket ber­ikut: zypper install libasound2-32bit libgcc44-32bit libncurses5-32bit libstdc++33-32bit libstdc++44-32bit libxml2-32bit mozilla-nss-32bit mozilla-nspr-32bit gtk2-devel gnome-keyring-32bit libxml2-devel-32bit libxml2-devel libxslt-32bit rpm-32bit rpm-devel
  3. Unduh Adobe AIR untuk Linux: http://get.adobe.com/air/ jangan lupa melihat spesifikasi sis­tem yang diper­lukan.
  4. Buka ter­minal dan jalankan seba­gai super user, masuk ke map/folder di mana berkas/file instalasi ber­ada, lalu lakukan per­in­tah ber­ikut secara berturut-turut: chmod +x AdobeAIRInstaller.bin dan kemudian per­in­tah ./AdobeAIRInstaller.bin kemudian akan mun­cul jen­dela instalasi, ikutilah hingga selesai — maka Adobe AIR sudah ter­pasang pada sis­tem Anda.
  5. Unduh instalasi AIR untuk Plur­kit melalui situs res­minya di sini.
  6. Gunakan Adobe AIR Application Installer untuk memasang Plur­kit di sis­tem Anda — jika men­dapat per­ingatan bahwa aplikasi belum bisa diverifikasi, lewati saja — karena ini bukan aplikasi resmi.
  7. Jalan Plur­kit dan nik­mati menggunakannya.

Silakan melihat tam­bahan­nya di sini untuk poin yang ketiga ini, karena saya meng­am­bil dasar ide-nya dari blog ter­sebut, di sana juga ter­dapat tam­bahan dengan aplikasi Facebook AIR :)

Keem­pat, yaitu cara yang belum saya coba dan belum tahu apakah bisa ber­fungsi dengan baik atau tidak. Jika cara yang ketiga meman­faatkan arsitek­tur AIR dari Adobe, maka yang satu ini meman­faatkan arsitek­tur Gam­bas yang ber­basis GTK+, Gam­bas seharus­nya sudah bisa diterapkan di ber­ba­gai dis­tro seperti Arch Linux Over­lord, Conectiva 10, Debian Woody/Sarge, Fedora Core 4÷5÷6, Gen­too 1.4, Linex, Man­driva di atas seri 2005, Open­SuSE mulai versi 9x, Qi Linux 1.2, RedHat 8/9, Slac­kware di atas 9.1, Ubuntu Dapper/Edgy/Feisty/Gutsy/Lucid Linx/(dan aku lupa apa yang ter­baru, he he), serta pada Xan­dros 2.0.

Prin­sip­nya adalah memasang Gam­bas, dan ini tidak bisa otomatis di Open­SuSE 11.2 — harus manual (hiks, aku ga bisa manual — jadi cuma kukasih tahu basis­nya saja). Unduh Gam­bas di sini, dan pasang di Open­SuSE. Lalu kini kita perlu aplikasi yang ber­nama gplurk, unduh dan pasang. Nah, seharus­nya sekarang bisa ada aplikasi gplurk seba­gai Plurk Client di Linux.

Ya, sedikit banyak­nya seharus­nya salah satu cara itu ber­hasil untuk kita — jika tidak — mau gimana lagi, kem­bali meng­gunakan peramban dan masuk ke situs­nya secara manual :D

  This blog post has been Digip­roved © 2010 Cahya Legawa

Anda diizinkan untuk berbagi (menyalin, mendistribusikan, mengubah bentuk) & mengadaptasi artikel blog ini baik sebagian atau pun keseluruhannya di bawah penggunaan lisensi yang sama (CCA-NC-SA 3.0 Unported) kecuali dinyatakan sebaliknya atau berbeda oleh penulis. Anda diwajibkan menyertakan sumber asli pada salinan dan adaptasi yang Anda karyakan berupa pranala berikut:

Diambil dari: Plurk Client — OpenSuSE 11.2 oleh Cahya.

4 Tanggapan

Kirimkan sebuah Tanggapan

Surat elektronik anda tidak akan pernah dibagikan. Unsur yang wajib diisi ditandai *