Apakah karena perubahan pola hidup kita saat ini, penderita penyakit jantung semakin bertambah jumlahnya, jika kita dengar di kiri kanan di sekitar lingkungan kita, rasa-rasanya akan ada saja yang diketahui menderita penyakit atau masalah jantung.

Walau masalah jantung bisa dihindari dengan cara-cara sederhana hidup sehat, namun sepertinya orang tidak terlalu tertarik dengan pola hidup sehat – banyak dari kita memikirkan bisa makan apa saja sudah pusing, apa lagi ingin hidup sehat. Namun demikian saya rasa kita semua sepakat bahwa hidup sehat adalah sesuatu yang esensial.

Selain hidup sehat, kita juga sebaiknya selalu mewaspadai kemungkinan mulai timbulnya gejala-gejala yang mungkin mengarah pada adanya masalah jantung, sebagaimana kita waspada akan gejala berbagai penyakit yang mungkin timbul. Atau mereka yang sudah pernah mengalami serangan jantung, mungkin juga bisa mengalami gejala-gejala serupa yang kadang bisa menunjukkan bahwa masih ada yang tidak beres.

Mereka yang pernah terkena serangan jantung misalnya – akan bisa mendapatkan dirinya dalam ketakutan luar biasa, ada rasa cemas yang selalu menyertai. Kadang orang yang selamat dari serangan jantung berkisah bahwa itu seperti “neraka yang semakin mengerikan.”

Gejala klasik dari permasalahan jantung adalah rasa tidak nyaman pada dada. Nyeri dada biasa yang paling khas dicari oleh dokter untuk melihat kemungkinan ini adalah masalah jantung, namun harus diingat tidak semua serangan jantung menyebabkan nyeri dada, dan sebaliknya nyeri dada sendiri bisa datang dari penyebab-penyebab yang tidak berhubungan dengan jantung. Wanita – lebih sering dibandingkan laki-laki – kadang merasakan sensasi terbakar pada dada, daripada rasa nyeri atau sensasi tertekan/tertindih. Kadang juga hal ini membingungkan banyak orang dan mengira nyeri itu datang dari masalah pada lambung/perut.

Gejala sesederhana batuk pun perlu dicermati. Batuk yang menetap lama atau mengi bisa jadi merupakan masalah jantung – yang merupakan hasil dari terkumpulnya cairan di dalam paru. Pada beberapa kasus, orang dengan gagal jantung bisa batuk dan mengeluarkan dahak dengan darah.

Pusing berputar (atau katakan pusing saja) adalah hal yang juga tidak bisa tak diacuhkan. Serangan jantung bisa membuat Anda merasa pusing dan “kepala terasa melayang” serta kehilangan kesadaran. Demikian juga bisa disebabkan oleh kelainan irama jantung yang berbahaya – dikenal dengan istilah aritmia.

Hal yang paling sering tak teracuhkan mungkin adalah kelelahan, mungkin karena saking begitu umum dan banyaknya penyebab yang mungkin dari kondisi ini. Biasanya gejala muncul lebih umum pada wanita, kelelahan yang tidak biasa bisa muncul saat serangan jantung sebagaimana juga pada hari-hari atau minggu-minggu yang akan mengarah pada serangan jantung. Dan merasa lelah sepanjang waktu mungkin saja gejala gagal jantung.

Karena kelelahan bisa disebabkan oleh banyak hal, tentu penyebabnya juga bisa beragam. Namun jika Anda merasakan kelelahan itu aneh, tidak biasa, rasanya benar-benar tidak ada suatu dorongan energi – mungkin sebaiknya Anda tidak berusaha mencari penjelasan di internet atau melalui buku, membuang waktu bisa jadi berbahaya.

Mual dan menurunnya nafsu makan bisa menjadi salah satu kecurigaan. Walau mungkin tidak umum orang muntah selama serangan jantung, namun kadang pembengkakan perut yang berhubungan dengan gagal jantung bisa menyebabkan hal-hal ini.

Nyeri serangan jantung tidak selalu di dada, nyeri timbul di bagian-bagian lain tubuh juga bisa merupakan manifestasi dari serangan jantung. Pada banyak serangan jantung nyeri mulai timbul di dada dan menyebar ke bahu, lengan, siku, punggung, leher, dagu atau perut. Namun kadang ada yang tidak mengalami nyeri dada – hanya nyeri di bagian lain tubuh. Nyeri bisa timbul dan hilang.

Laki-laki yang mengalami serangan jantung seringkali merasakan nyeri di tangan kiri. Pada wanita, nyeri lebih umum terasa pada kedua tangan.

Anda juga harus memperhatikan jika ada nadi yang cepat dan tidak teratur. Mungkin dokter berkata bahwa tidak ada yang begitu mengkhawatirkan jika kadang ada denyut nadi yang sesekali terlewati (absen). Namun pulsasi yang cepat dan tidak teratur – khususnya jika dibarengi kelemahan, pusing, atau napas pendek – dapat menjadi bukti suatu serangan jantung, gagal jantung, atau suatu aritmia. Jika dibiarkan tidak terobati, beberapa aritmia bisa mengarah pada stroke, gagal jantung, atau kematian tiba-tiba.

Adapun napas pendek bisa terjadi pada banyak kondisi, jika merasa kehabisan napas beristirahat  atau saat berkegiatan ringan dengan sedikit tenaga mungkin memiliki kondisi paru seperti penyakit paru obstrukstif kronik (PPOK) atau pun asma. Namun sesak napas juga bisa menunjukkan gejala penyakit jantung.

Kadang orang yang mengalami serangan jantung tidak merasakan nyeri atau tekanan di dada, hanya napas pendek saja – mereka sangat merasa sesak – seperti orang setelah lari maraton ketika bahkan mereka tidak bergerak sama sekali. Selama serangan jantung, sesak napas sering membarengi rasa tidak nyaman di dada, namun juga bisa terjadi sebelum atau tanpa rasa tidak nyaman di dada ini.

Jika Anda berkeringat dingin walau belum pasti – namun mengeluarkan keringat dingin secara berlebih juga tanda serangan jantung. Anda bisa jadi sedang duduk di kursi malas, namun tiba-tiba Anda berkeringat sangat banyak layaknya sehabis berolah raga atau bekerja keras.

Pembengkakan bisa terjadi karena gagal jantung menyebabkan terkumpulnya cairan  di dalam tubuh, bisa tampak pada pembengkakan (seringnya) di kaki, pergelangan kaki, betis, atau perut) sebagaimana juga penambahan berat badan tiba-tiba dan terkadang berkurangnya selera makan.

Saat-saat terjadi serangan jantung, atau pada hari-hari sesaat sebelum serangan jantung, beberapa orang bisa mengalami kelemahan yang sangat parah. Anda bisa jadi tidak dapat menggenggam gelas dengan baik, atau bahkan terasa sulit memegang kertas di antara sela-sela jari anda.

Jika gejala-gejala di atas Anda temukan pada diri Anda atau pun orang-orang di sekitar anda, segeralah meminta bantuan medis.

Tulisan ini diadaptasi dari “12 Possible Heart Symptoms Never to Ignore” – semoga bermanfaat bagi kita semua.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa