Ternyata selain JoliOS dari Jolicloud, Ubuntu juga memiliki turunan yang lainnya, yaitu Jupiter (aslinya bernama Elementary). Antarmukanya sangat serupa dengan Ubuntu, tapi didesain lebih sederhana lagi.

Hal yang cukup menarik di Elementary ini adalah adanya dock bawaan ala Macintosh di desktop-nya, sesuatu yang biasanya tidak muncul secara default pada Linux lainnya. Ada empat hal yang ditekankan dalam Jupiter/Elementary, yaitu desktop, midori, lingo, postler dan dexter.

Desktop Jupiter

Tampilan desktop dibuat sangat sederhana, bar kerja yang informatif di bagian atas, dan dok dari aplikasi favorit di bagian bawah untuk akses cepat. Karena cukup sederhana, maka dikatakan Linux ini cukup cepat & ringan digunakan.

Peramban yang digunakan cukup mengagetkan, tidak seperti Ubuntu yang memilih Firefox, maka Jupiter memanfaatkan peramban yang dibangun dengan Webkit – yaitu Midori. Salah satu peramban yang paling ringan, tampilannya-pun sangat kompak (padat+sederhana). Midori dikatakan memenuhi standar web seperti HTML5 dan CSS3, serta memberi hasil 100/100 untuk uji Acid3.

Lingo adalah program kamus guna mendefinisikan kata-kata dari pelbagai bahasa yang didukung. Sedangkan Postler adalah email client yang cukup unik dan ringkas, terintegrasi dengan dok sehingga memudahkan komunikasi. Dexter sendiri adalah sebuah buku alamat digital yang akan menjadi pelengkap sistem komunikasi pada Linux ini.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang sistem operasi ini, atau ingin mengunduh berkas instalasinya guna mencoba, silakan klik gambar berikut ini:

Dan jangan lupa bagi kesan anda tentang distro Linux ini melalui kolom tanggapan di bawah. Saya mungkin tidak akan mencobanya, karena saya sedang mempersiapkan Natty Narwhal untuk dicicipi minggu ini.