Tanda #D2012 oleh @Disqus di pelbagai jejaring sosial berarti dimulainya peluncuran Disqus 2012 ke publik setelah digunakan dan diuji oleh komunitas terpilih sebelumnya. Anda mungkin mengetahui bahwa blog ini telah lama menguji coba Disqus 2012 Beta sebelumnya. Dan terima kasih karena telah turut menggunakannya.

Kini New DISQUS 2012 sudah diluncurkan, saya melihat sejumlah perbaikan besar dari awal versi betanya, dan perubahan yang lebih besar dari versi sebelumnya. Dan terus terang saya cukup menyukai perubahan yang ada. Saat ini Disqus tidak hanya menjadi sebuah sistem komentar pihak ketiga untuk sebuah blog, namun jejaring sosial tersendiri.

Beberapa hal yang saya acungi jempol untuk Disqus 2012 adalah:

  1. Tampilan lebih bersih, kompak, mudah dimengerti.
  2. Sistem masuk (sign in) dan membagi ke jejaring sosial lainnya dibuat lebih mudah.
  3. Mendukung galur komentar (threaded-comment) yang bisa memuat balasan tanggapan tak terhingga, namun tetap rapi.
  4. Sistem notifikasi, komunitas yang ditata dengan baik.

Semua ini memberikan keuntungan tersendiri, apalagi dengan mesin Disqus yang cukup ringan dipasang di blog dan bisa diakses oleh semua peramban modern. Jika pun blog lambat, biasanya bukan selalu karena Disqus; mungkin karena markah lain, seperti tracker misalnya.

Saya suka sistem berbaginya, saya bisa secara otomatis membagi aktivitas/tanggapan saya langsung ke jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Siapa tahu ada yang tertarik untuk membaca topik yang sama. Sistemnya yang bisa menempelkan gambar dan video langsung di komentar membuatnya lebih bermanfaat lagi, apalagi dengan mendukung banyak paltform (WordPress, Blogger, Tumblr, Drupal).

Reaksinya dibuat lebih baik, di mana “reaksi” adalah hadirnya respons terhadap tulisan kita di pelbagai jejaring sosial lainnya – termasuk lacak balik dari blog lainnya. Bagi penggemar SEO, ini sangat dicari tentunya.

Sistem notifikasi dan berbalas komentar yang menjadi satu adalah pilihan baik bagi pengguna optimalisasi surat elektronik seperti saya. Sedangkan bagi pecinta aplikasi, terdapat aplikasinya untuk iPhone dan Android.

Bagi mereka yang tidak ingin blog self-hosted-nya penuh dengan komentar yang tidak diinginkan, moderasi adalah hal yang baik dilakukan – termasuk membuat daftar hitam dan putih. Antispam bawaan sudah cukup baik, belum lagi ditambah pilihan untuk menggunakan Askimet. Namun jika yang Anda khawatirkan adalah basis data yang membengkak, maka komentar bisa tetap disimpan di server Disqus tanpa perlu diimpor (sinkronkan) ke blog.

Jadi bisa dikatakan, Disqus adalah all in one solution untuk sistem komentar sebuah blog. Anda ingin mencobanya? Bisa langsung pada blog ini.

Selamat menggunakan Disqus!