Membuat agar Shutter sebagai salah satu aplikasi penangkap gambar layar (screen image capturer) berfungsi untuk Linux openSUSE Tumbleweed agak susah-susah gampang. Sulit dalam sudut pandang tidak semudah memasang Shutter pada Ubuntu yang tinggal mengakses ke Software Center dan memasangnya, maka Shutter bisa langsung digunakan. Dan mudah tentu saja, jika sudah paham logika pemasangannya, maka tidak akan sulit.

Pada openSUSE Tumbleweed (dan mungkin juga dapat diaplikasikan pada openSUSE versi lainnya), Shutter dapat saja dipasang langsung melalui menu Install/Remove Software yang tersedia secara mandiri ataupun terkait pada YaST. Namun sering kali kemudian tidak bisa dijalankan. Karena beberapa dependensi tidak tersedia.

Kunci membuat Shutter dapat berjalan dengan baik pada openSUSE Tumbleweed adalah menyediakan/memasang dependensi yang dibutuhkannya. Jika Anda mencoba memasang Shutter secara manual, maka di sana akan ada sejumlah peringatan bahwa banyak berkas yang dibutuhkan tidak dapat disediakan.

Misalnya saja, berkas perl-File-Spec-Memoized tidak tersedia secara langsung, namun Anda dapat melacak dan memasangnya secara manual dari openSUSE Build Service – OBS/perl-File-Spec-Memoized.

Tentu Anda mungkin tidak akan mendapatkan berkas yang sesuai untuk versi Tumbleweed, dan masalahnya bukan satu itu saja berkas yang tidak tersedia. Akan sangat sulit jika menambahkannya secara manual satu per satu. Maka solusinya adalah mencari “wadah” yang menyediakan semua berkas dependensi tersebut, yang kebetulan merupakan satu jenis, yaitu “Perl“.

Jadi yang Anda perlukan adalah menambahkan repositori Perl ke dalam koleksi repositori openSUSE Anda, dan semua itu bisa ditemukan pada satu lokasi:

http://download.opensuse.org/repositories/devel:/languages:/perl/

Saat ini pada koleksi repositori tersebut tidak terdapat repositori Perl khusus untuk openSUSE Tumbleweed. Sehingga pilihannya, apakah akan menggunakan repositori dari edisi stabil terakhir (saat ini openSUSE 12.1 Asparagus) ataukah edisi pabrikan (openSUSE Factory – cutting edge). Karena teorinya, Tumbleweed berada di antara kedua repositori tersebut, maka pilihlah salah satu yang mendekati.

Jika Anda cukup mahir dan mau mengambil resiko, maka yang pabrikan akan diambil. Sedangkan saya sendiri memilih edisi stabil.

Tambahkan repositori yang dipilih ke dalam menu repositori, dan kemudian segarkan. Silakan menggunakan metode yang disukai, bisa melalui terminal dengan perintah zypper ar -f -n atau melalui menu manajemen repositori pada YaST. Kemudian segarkan (refresh) repositori tersebut.

Sekarang, saatnya memasang Shutter. Cara yang paling enak memasang Shutter untuk openSUSE Tumbleweed adalah melalui menu 1-click-install pada halaman resmi openSUSE Software. Jadi bukalah halaman Shutter – openSUSE ini.

http://software.opensuse.org/package/shutter

Gulung ke bawah dan temukan paket menu instalasi untuk openSUSE Tumbleweed, akan ada pilihan paket yang belum stabil. Lalu klik pada 1 Click Install, maka pemasangan Shutter akan dimulai dengan menambahkan repository home:swyear. Nah, lakukan pemasangan hingga selesai.

Shutter

Tampilan Shutter pada openSUSE Tumbleweed dengan Zukitwo Shell (GNOME 3).

Nah dengan ini selesai sudah semua tahapan yang diperlukan untuk memasang Shutter pada openSUSE Tumbleweed. Saya tidak menjamin bahwa cara ini dapat berfungsi pada semua orang, namun setidaknya cara ini dapat bekerja pada komputer yang saya gunakan.

Pastikan untuk menggunakan paket Shutter dari Swyear, karena jika mengambil dari openSUSE current, mungkin perkiraan dependensinya akan berbeda. Saya belum melihat semua perbedaannya, mungkin akan berpengaruh dan mungkin juga tidak.

Shutter bisa membantu kita mengerjakan banyak pengambilan contoh gambar dengan mudah, mungkin tidak sebaik GIMP namun penggunaannya lebih menyederhakan kerja dibandingkan dengan GIMP. Perlu diperhatikan juga, beberapa berkas Perl yang digunakan mungkin akan mengambil sumber daya komputer tinggi, pastikan matikan aplikasi Shutter ketika tidak sedang digunakan untuk menghemat sumber daya terutama bagi yang menggunakan notebook dalam mode baterai.