Arsip Kategori: Mozaik

Mencintai atau Dicintai Tuhan

Abu ben Adhem melihat sesuatu yang ber­cahaya gilang gemilang di kamar­nya ketika ia pulang. Dilihat­nya ada sosok malaikat yang tam­pak sedang asyik men­catat sesuatu. Ia mem­beranikan diri dan ber­tanya dengan amat sopan, apakah yang sedang ditulis­nya dengan amat asyik. Malaikat itu men­jawab, ia men­catat nama orang-orang yang men­cin­tai Tuhan. Abu adalah orang baik yang suka menolong

Ego Menang Dengan Mudah

Vish­wamitra Brah­mar­shi adalah salah saga atau mahar­shi yang paling dikenal di era kuno India dan Hin­duisme. Di nusan­tara Beliau dikenal seba­gai Wis­wamitra, di Thailand seba­gai Swamit, di Malaysia seba­gai Nila Purba, dan di Burma dengan dengan nama Bodaw. Ia juga yang menyusun Man­dala 3 dari Rigveda (Rg Weda), dan ter­masuk Gayatri Man­tra di dalam­nya –

Secret Operation–Code: Moon arch

Dear reader, there is something I need to do for next couple weeks, if you read Bhyllabus’ status last week, you maybe already now if this month would be a vacant month for Bhyllabus (but not the entire month). I truly sorry I can’t bear to stay on blogs­phere. So I will leave in the

Pilihan Dharmaraja

Suatu ketika Yak­sha (mah­luk setengah dewa) men­cegat dan meng­hen­tikan Pan­dawa ber­saudara ketika hen­dak minum air dari sebuah danau. Satu per satu para Pan­dava yang datang ber­giliran men­dapatkan per­tanyaan dari Yak­sha, dan karena tidak mampu men­jawab dengan tepat, maka satu per satu mereka mati. Datanglah Dhar­maraja yang paling sulung di antara kelima Pan­dawa ter­akhir kali. Dan

AdSense Diaktifkan

Ter­dapat beberapa fitur pengaya adver­tising manager yang hen­dak saya coba. Jadi dengan kata lain, pengiklanan via Google atau AdBrite sedang diak­tifkan pada blog ini. Tentu saja seba­gai kon­sekuen­sinya ada beberapa tam­bahan beban saat mem­buka halaman blog ini bagi para pengun­jung­nya. Untuk meng­hin­dari hal ini, silakan Anda meng­gunakan peng­halang iklan sesuai dengan peramban masing-masing. Keterangan lebih lan­jut

Mengembalikan Sistem Komentar

Karena banyak yang protes dengan Disqus yang saya pasang seba­gai sis­tem komen­tar di blog ini, akhir­nya saya mesti ang­kat ben­dera putih juga. He he…, mau bagaimana lagi, daripada dikem­plang rame-rame. Padahal saya suka sis­tem reply by mail–nya yang mem­buat saya tidak perlu repot-repot menyalakan kom­puter untuk mem­balas komen­tar (sebagian karena upaya mem­populerkan green blog­ging –

Bahasa Bunga Mawar

Tidak perlu diper­tanyakan lagi bahwa saya bukan tipe orang yang roman­tis. Tapi setidak­nya saya tahu jika seseorang mem­berikan saya hadiah setang­kai atau beberapa tang­kai bunga, ada mak­sud apa di balik­nya. Bukan artinya mak­sud yang ter­selubung, namun kata-kata apa yang tidak ia bisa sam­paikan hingga harus hadir melalui bunga-bunga. Anda mung­kin sering men­dengar bahwa mawar adalah

Konsep Ketuhanan dalam Hindu

Ada keramaian dan sedikit argumen­tasi yang agak panas di salah satu milis krama (bahasa lokal untuk istilah warga) Bali. Pasca menelusuri beberapa kiriman sebelum­nya, ter­nyata salah satu pemicunya adalah tulisan salah satu narablog dalam negeri yang diang­kat ke dalam milis – beberapa pihak meng­atakan bahwa tulisan ter­sebut “dibuat seenak­nya” sehingga tidak sesuai dengan realita, riwayat

Berkah untuk Bukit Gowardhana

Yang menyukai kisah Mahabharata dan Krishna di masa kecil­nya pasti mengenal Bukit Gowardhana. Sebuah bukit yang ter­letak di dekat kota Vrin­davan di India – ter­utama oleh golongan Wais­nawa. Ada kisah yang unik di balik bukit ter­sebut dan dimulai pada Ithiasa sebelum­nya, yaitu Ramayana. Saat itu Rama, Lak­samana, dan balaten­tara Kis­kenda hen­dak mem­buat jem­batan guna menyeberang

Gerbang Sebuah Kerajaan

Zaman dahulu kala, dikisahkan hiduplah seorang raja yang ber­gelar Satya Wratha – yang ber­makna kebenaran adalah jalan, tujuan dan guru kehidupan­nya. Hidup dalam kebenaran mem­berikan­nya sebuah kehidupan yang ber­bahagia dengan mem­berikan segenap per­hatian­nya pada kebenaran. Suatu pagi, beberapa saat sebelum fajar merekah di ufuk Timur, sekitar waktu Brah­mamuhurta (waktu yang diper­sem­bahkan bagi Tuhan melalui meditasi),