Arsip Kategori: Pribadi

Kekesalan dan Pesan Singkat

Saya tidak tahu apa yang sedang ter­jadi dengan negeri ini, mung­kin karena saya tipe orang yang old fashio­ned – jadi tidak dapat menyerap per­kem­bangan zaman dengan baik. Sekarang makin banyak saja pengiriman pesan sing­kat (sms) yang semakin dising­kat, dipeng­gal dan dipen­dekkan seenak­nya. Apa orang begitu sibuk­nya sam­pai harus menying­kat nyaris semua katanya dalam layanan pesan

Bersih-Bersih Kamar Lagi

Masih ingat dengan tulisan bersih-bersih kamar sebelum­nya? Kali ini saya merom­bak kem­bali kapal tua saya. Saya bukan tipe orang yang pan­dai dalam merapikan kamar, tapi saya ahli dalam men­desain kapal pecah di dalam ruang pribadi saya. Hanya saja kali ini saya tidak ada per­siapan khusus untuk bersih-bersih kamar, biasanya jika memang ber­en­cana melakukan per­om­bakan kamar

Pelbagai Wajah

Jangan menyang­kal kehidupan dari apa yang telah kita sak­sikan, walau mung­kin bukanlah kebenaran yang absolut. Jika kita dengan seketika menolak­nya, maka mung­kin kita akan meng­hilang sebuah peluang untuk melihat fakta yang sesung­guh­nya dari setiap gerak kehidupan. Seperti awan yang ber­senan­dung di ang­kasa, kadang ter­seok bak orang tua, kadang ber­lari ken­cang seperti anak kecil yang ber­lari

Pendongeng

Apa seseorang per­nah mem­buat daf­tar sesuatu yang ingin ditemukan pada seseorang yang diim­pikan seba­gai pasangan hidup­nya? Semisal­nya apakah Anda menam­bahkan bahwa seseorang mesti “penger­tian” sebelum baris yang ber­bunyi “tang­gung jawab” dari apa yang Anda harapkan. Namun sering kali hal-hal seperti itu ter­lalu abs­trak untuk dapat ditautkan satu sama lain­nya, bahkan sering kali merupakan sebuah kesatuan

Setapak Perapian Waktu

Sang kala sedang duduk ter­menung, letih dan peluh sudah cukup menetes mem­basahi jejak­nya selama per­jalanan ini. Tubuh­nya yang sudah renta bagi banyak makh­luk yang melahir­kan­nya ber­san­dar di pohon tua yang disebut orang seba­gai dirinya. Ia menarik dalam-dalam napas­nya yang disimpan dari mun­culan harapan yang ditabur dalam angin kehidupan dan kematian. Seakan ia menahan agar dirinya

Antara Fakta dan Mitos Kebahagiaan

Anda ingin men­jadi lebih bahagia? Hmm…, meng­apa tidak, rasanya semua orang rata-rata per­nah memikirkan hal serupa. Tapi lang­kah per­tama mung­kin adalah mem­per­tanyakan sen­diri pan­dangan anda seputar kebahagiaan itu sen­diri. Mung­kin Anda ber­pikir bahwa untuk men­jadi lebih bahagia, Anda memer­lukan lebih dari apa yang Anda miliki sekarang – lebih banyak ruang bebas, lebih banyak uang, lebih

Percakapan Si Bodoh (Bag. III)

Saat itu per­tengahan musim gugur, sore dengan suhu udara dan kelem­baban yang seakan ber­saing menuju tangga ter­bawah, matahari tam­pak mening­galkan sing­gasana keemasan­nya nan jauh di Barat Daya. Daun maple pun sudah tidak lagi menyisakan kecerahan di awal musim. Dua orang pemuda sedang ber­jalan menyusuri trotoar kecil di kota kecil mereka. Pemuda per­tama ber­badan lebih tinggi dan

Serahkan Tiket dan STNK Juga

Belakangan saya meng­un­jungi beberapa area dalam kota yang memiliki pengelolaan par­kir­nya sen­diri, entah itu diserahkan pada pihak kor­porasi lain­nya namun yang jelas tidak dari PEMDA. Untuk beberapa alasan #keamanan, saat peng­guna sepeda #motor seperti saya mening­galkan areal #par­kir maka tidak hanya tiket/karcis par­kir yang mesti ditun­jukkan pada petugas, namun juga STNK. Di satu sisi metode ini

Mencari Suasana Nyaman Untuk Menulis?

Per­tanyaan bagaimana men­cari suasana yang nyaman, enak, atau tenang untuk menulis kadang sering ter­lon­tarkan – mung­kin oleh pikiran kita sen­diri – pada diri kita. Jika saya ber­tanya bagaimana pada diri saya, maka mung­kin saya sen­diri tidak bisa mem­berikan jawaban­nya. Saya mung­kin balik ber­tanya pada diri saya, sebenar­nya suasana yang nyaman itu seperti apa? Karena beberapa

Terlalu Banyak Doa?

Saat saya meng­oceh (meng­eluh?) ten­tang demam saya semalam di jejaring sosial twit­ter dan facebook. Tidak usah ditanya lagi (bagi manusia yang memang makh­luk sosial), saya dapat ucapan semoga lekas mem­baik baik secara lisan maupun tulisan. Dan tentu saja saya ber­terima kasih untuk itu walau kemarin malam saya tidak sem­pat balas apa-apa karena sudah asyik meriang