<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bhyllabus &#187; Cyber Newbies</title>
	<atom:link href="http://catatan.legawa.com/category/teknologi/cyber-newbies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatan.legawa.com</link>
	<description>Our Short Pilgrims - Sebuah Catatan Kaki Cahya: Sentuhan Relung Angan dan Ungkapan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 03:08:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Membuat Tweet Button Sederhana</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/09/membuat-tweet-button-sederhana/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/09/membuat-tweet-button-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 18:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[button]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[tweet]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1453</guid>
		<description><![CDATA[Narablog ada beberapa yang gemar menambahkan tweet button di blog mereka guna berbagi dengan para pengguna media sosial twitter. Selama ini saya melihat kebanyakan pengguna WordPress (pada hosting sendiri) memanfaatkan pelbagai pengaya yang bisa membantu. Tentu saja pengaya akan memperbesar ukuran berkas yang terpasang di server, dan memberikan beban lebih banyak pada performa blog – [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Narablog ada beberapa yang gemar menambahkan <em>tweet button</em> di blog mereka guna berbagi dengan para pengguna media sosial twitter. Selama ini <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> melihat kebanyakan pengguna WordPress (pada <em>hosting</em> sendiri) memanfaatkan pelbagai pengaya yang bisa membantu.</p>
<p>Tentu saja pengaya akan memperbesar ukuran berkas yang terpasang di server, dan memberikan beban lebih banyak pada performa blog – lha, setidaknya begitu yang saya dengar.</p>
<p>Maka saya mencoba melihat opsi lain yang bisa digunakan. Hingga saya tiba di halaman panduan resmi membuat tombol berbagi ke twitter (<a href="http://twitter.com/goodies/tweetbutton" rel="nofollow">twitter.com/goodies/tweetbutton</a>). Sebagai pemula, saya merasa dipandu dengan baik pada halaman tersebut. Dengan memberikan pilihan terhadap beberapa setelan yang diajukan, sistem akan membuatkan kita kode HTML yang bisa disalin ke baris-baris dokumen PHP pada halaman blog yang kita inginkan.</p>
<p>Misalnya saja dengan menggunakan kode berikut:</p>
<pre><code>&lt;a href=&quot;<a href="http://twitter.com/share&quot;">http://twitter.com/share&quot;</a> class=&quot;twitter-share-button&quot; data-count=&quot;none&quot; data-via=&quot;haridiva&quot;&gt;Tweet&lt;/a&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot; src=&quot;<a href="http://platform.twitter.com/widgets.js&quot;">http://platform.twitter.com/widgets.js&quot;</a>&gt;&lt;/script&gt;</code></pre>
<p>Maka saya akan mendapatkan sebuah tombol mungil berikut:</p>
<p><a class="twitter-share-button" href="http://twitter.com/share" data-via="haridiva" data-count="none">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></p>
<p>Saya memilih bentuk ini karena sederhana, dan ukurannya yang kecil bisa ditempatkan di pojok manapun tanpa terlalu menyolok. Tentu saja pengguna bisa menambahkan pilihan lain, misalnya seperti tampilan jumlah yang sudah membagi tulisan terkait di twitter – namun saya tidak menggunakannya karena saya tidak melihat fungsi yang cukup bermanfaat baik di sisi admin maupun pengguna.</p>
<p>Saya juga tidak memasangnya pada setelan untuk peramban ponsel, karena saya rasa pengguna ponsel tidak memerlukannya.</p>
<p>Saya rasa aplikasi serupa juga bisa digunakan di pelbagai mesin blog lainnya atau pun pada CMS yang berkesuaian.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1453&amp;title=Membuat+Tweet+Button+Sederhana"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 1 September 2010 18:01:59 UTC by Digiprove certificate P43279" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P43279" target="_blank" rel="copyright" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--DF7B7E286A2830316CFD854DAE443B391CE296528E7101951837370AD63C921F--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/09/membuat-tweet-button-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memikirkan Kembali Si Pengguna Ponsel</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/memikirkan-kembali-si-pengguna-ponsel/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/memikirkan-kembali-si-pengguna-ponsel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 23:02:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[akses]]></category>
		<category><![CDATA[aksesibilitas]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[kemudahan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[pertimbangan]]></category>
		<category><![CDATA[ponsel]]></category>
		<category><![CDATA[statistik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1430</guid>
		<description><![CDATA[Disqus memberikan saya cukup banyak waktu untuk membuat kepala saya berasap. Tapi itu toh tidak perlu dikhawatirkan. Saya kali ini ingin melihat sebenarnya bagaimana pola pengaksesan blog ini menggunakan ponsel, seberapa banyak ponsel yang bisa mengakses dengan baik, dan seberapa banyak yang tidak. Saya pun memutuskan menggunakan layanan analisis trafik kunjungan oleh pengguna mobile phone [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="DISQUS Commenting System" href="http://www.disqus.com">Disqus</a> memberikan <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> cukup banyak waktu untuk membuat kepala saya berasap. Tapi itu toh tidak perlu dikhawatirkan. Saya kali ini ingin melihat sebenarnya bagaimana pola pengaksesan blog ini menggunakan ponsel, seberapa banyak ponsel yang bisa mengakses dengan baik, dan seberapa banyak yang tidak.</p>
<p>Saya pun memutuskan menggunakan layanan analisis trafik kunjungan oleh pengguna mobile phone termutakhir saat ini (yang gratis tentunya) yaitu <a href="http://percentmobile.com/">Percent Mobile</a>. Karena jika hanya mengandalkan Google Analytics bisa-bisa saya malah berurusan dengan statistik yang tidak jelas.</p>
<p>Saya juga memutuskan membuang pengaya <a rel="nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/wordpress-mobile-edition/">WordPress Mobile Edition</a> yang lawas, dan menggantikannya dengan <a rel="nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/wordpress-mobile-pack/">WordPress Mobile Pack</a> yang lebih teratur perawatan dan pembaharuannya oleh pihak pengembang.</p>
<p>Saya bisa melihat bahwa sekitar 19% sampai 20% pengunjung blog ini menggunakan ponsel mereka. Dan dari gambaran berikut:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a rel="nofollow" href="http://yfrog.com/mumobilevisitj"><img style="margin-top: 0px; margin-bottom: 6px; display: block;" src="http://img822.imageshack.us/img822/4835/mobilevisit.jpg" alt="Mobile Visit Statistic" width="500" height="272" /></a><p class="wp-caption-text">Tampilan statistik kunjungan via ponsel (klik untuk memperbesar)</p></div>
<p>Saya bisa tahu bahwa, ada beberapa jenis perangkat ponsel yang cukup sering digunakan. Sekitar 41 % adalah pengguna BlackBerry dari pelbagai tipe, sisanya rata-rata dalam jumlah yang tidak begitu jauh menggunakan Nokia, Generic, Apple, dan Sony Ericson. Dan dari data itu sejumlah besar semuanya adalah ponsel-ponsel dengan kemampuan pengenal bahasa Java yang cukup baik, sehingga seharusnya tidak ada masalah dengan markah Java pada blog ini.</p>
<p>Dalam hati saya, ternyata para pengguna ponsel yang kesasar ke blog ini kebanyakan lebih canggih dari ponsel lawas saya (yang notebene tidak menemukan masalah dengan blog ini). Jadi menurut suara mayoritas, blog ini rasanya tidak mengalami masalah diakses via ponsel.</p>
<p>Jika pengguna Apple iPhone atau BlackBerry protes dengan ekstensi bahasa Java pada blog ini, apa mungkin mereka sendiri tidak secerdas ponsel mereka? He he, <em>no offense</em>. Bahkan jika pun borang komentar tidak dapat diakses, silakan menghubungi admin via surel, toh meninggalkan komentar tidak wajib.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1430&amp;title=Memikirkan+Kembali+Si+Pengguna+Ponsel"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 30 August 2010 23:05:00 UTC by Digiprove certificate P42914" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P42914" target="_blank" rel="copyright" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--257D0E154DE7F6BC5A70CD20CCCD8EC9E6E5089A3109F379404DA210C9ECA669--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/memikirkan-kembali-si-pengguna-ponsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipe Blog yang Baik untuk WordPress</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/tipe-blog-yang-baik-untuk-wordpress/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/tipe-blog-yang-baik-untuk-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 06:12:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[ketentuan]]></category>
		<category><![CDATA[larangan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[syarat]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1388</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan “Alasan Menyukai WordPress” sebelumnya, kini saya beralih pada seputar blog yang ‘pas’ untuk memanfaatkan fitur gratis di WordPress ini. Menurut saya, gratis bukan berarti tidak powerful dan useful. WordPress memiliki pengguna di pelbagai belahan dunia yang menulis ke dalam lebih dari 100 ragam bahasa (mungkin lebih lagi kalau dimasukkan bahasa al4y ke dalamnya). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan tulisan “<a title="Alasan Menyukai WordPress | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-wordpress/">Alasan Menyukai WordPress</a>” sebelumnya, kini <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> beralih pada seputar blog yang ‘pas’ untuk memanfaatkan fitur gratis di WordPress ini. Menurut saya, gratis bukan berarti tidak <em>powerful</em> dan <em>useful</em>.</p>
<p>WordPress memiliki pengguna di pelbagai belahan dunia yang menulis ke dalam lebih dari 100 ragam bahasa (mungkin lebih lagi kalau dimasukkan bahasa al4y ke dalamnya). Menurut <a href="http://en.wordpress.com/types-of-blogs/" rel="nofollow">types of blogs</a> dari WordPress, ada beberapa kategori blog yang diizinkan terbit di WordPress, dan ada juga yang dilarang.</p>
<p>Tipe blog yang diizinkan adalah:</p>
<ul>
<li><strong>Pribadi</strong>: Tentu saja blog yang mengusung tulisan pribadi seperti blog ini, misal catatan harian, kuliner kesukaan, musik favorit dan lain sebagainya.</li>
<li><strong>Bisnis</strong>: Pebisnis profesional boleh menulis pengalaman mereka dalam berusaha, keahlian mereka akan memberikan banyak masukan dan tambahan wawasan baik bagi orang maupun perusahaan.</li>
<li><strong>Sekolah</strong>: Jika ada sekolah yang ingin membuka blognya di WordPress, mengapa tidak? Kurikulum, mata pelajaran, ekstrakulikuler, hingga perencaan kegiatan laboratorium bisa jadi satu lokasi untuk diakses oleh guru dan siswa, tempat berdialog yang sehat di luar jam sekolah tentang pelajaran. Daripada siswa dan gurunya sibuk di jejaring sosial seperti facebook, mungkin blog sekolah bisa jadi ajang diskusi yang baik dan membangun.</li>
<li><strong>Nirlaba</strong>: Organisasi nirlaba dan pelbagai kegiatan kemanusiaan bisa membuat blog di WordPress, ini bisa menjadi ajang meningkatkan kepedulian masyarakat luas tentang apa yang mereka sedang galakan dan tentu saja bisa jadi tempat pengumpulan dana. WordPress tidak melarang pengumpulan dana yang berada dalam kerangka nirlaba.</li>
<li><strong>Politik</strong>: Hmm…, anggota dewan perwakilan rakyat mungkin bisa memulai membuat blog untuk menyuarakan ide mereka dan mengambil aspirasi dari rakyat luas. Daripada membuat rumah aspirasi, hal ini lebih baik lagi dan jauh lebih murah tentunya. Partai politik juga diizinkan membuat blog dan menyampaikan pandangan mereka.</li>
<li><strong>Militer</strong>: Anggota kesatuan militer juga bisa menuliskan atau melaporkan kegiatan mereka di seluruh dunia – tentunya bukan melaporkan yang bersifat rahasia militer – dan tetap ‘<em>keep in touch</em>’ dengan sanak keluarga dan sahabat jika sedang bertugas ke tempat yang jauh dengan lebih interaktif.</li>
<li><strong>Privat</strong>: Beberapa blog tidak bisa diakses oleh publik, namun bisa diakses oleh kelompok tertentu yang memiliki akun atau diizinkan oleh admin. Misalnya blog untuk keluarga yang berisi foto keluarga, atau blog perusahaan untuk urusan internal.</li>
<li><strong>Olahraga</strong>: Atlet, tim olahraga dan penggemar bisa membuat blog khusus tentang olahraga dan aktivitas terkait mereka. Sebuah blog yang mengekspresikan kecintaan mereka pada olahraga tersebut.</li>
</ul>
<p>Tentu saja ada kategori blog yang tidak diizinkan oleh pihak WordPress karena pelbagai alasan yang saya rasa cukup logis dipertimbangkan. Blog-blog tersebut adalah:</p>
<ul>
<li><em>Scrapper blogs</em>: Blog yang mengambil konten dari blog lain dan memublikasikannya ulang tanpa izin (ini kadang disebut sebagai scrapping). Jika sebuah blog ditemukan mengandung konten curian, dia pasti akan dimusnahkan! – Anda menemukan blog seperti ini, laporkan pada pihak WordPress, semakin banyak laporan semakin baik.</li>
<li><em>SEO Blogs</em>: Saya bisa bilang, pecinta SEO, Anda boleh enyah dari WordPress! (gya.., apa terlalu kejam ya). Mengapa, karena blog seperti ini dibuat untuk mesin telusur dan bukan untuk manusia. Blog-blog ini didedikasikan untuk menipu Google dan mesin telusur lainnya, sedemikian hingga memberikan mereka peringkat tinggi di mesin telusur. WordPress.com tidak ditujukan untuk aktivitas semacam ini. Nah, masih tertarik memasang <em>pagerank</em> atau <em>alexa rank</em> di blog WordPress anda?</li>
<li><em>Affiliate Marketing Blogs</em>: Adalah blog-blog yang bertujuan utama mengalih lalu lintasnya ke program-program afiliasi dan mendapatkan metode ‘menjadi kaya dengan cepat’ (misal dengan judul tulisan, “10 Tips Sukses jadi Kaya”). Ini termasuk apa yang disebut dengan blog MLM (<em>multi leverl makerting</em>) dan jenis pasaran lainnya. Jelasnya juga, orang-orang yang menulis bukunya (asli penulisnya), kemudian tinjauan film atau <em>game computer</em> kemudian memberikan pranala menuju Amazon atau ke salah satu toko daring – ya ini tidak diizinkan. Untuk diskusi lengkapnya, silakan menuju <a href="http://en.forums.wordpress.com/topic/affiliate-link?replies=72" rel="nofollow">forum tentang program afiliasi</a> di WordPress.</li>
<li><em>Warez Blog</em>: Adalah blog-blog yang mempromosikan semua media (musik, film, lagu) dan paket peranti lunak (sistem operasi, game, pengelola gambar, <em>office</em>, etc) bajakan. Misalnya Anda menemukan blog berisi, “<em>Download Kaspersky with Crack</em>” atau sejenisnya, laporkanlah blog tersebut sehingga bisa ‘ditendang’ dari jaringan WordPress.</li>
<li><em>Automated Blogs</em>: Merupakan blog yang dikelola oleh mesin atau peranti lunak khusus. Konten diciptakan secara acak, seperti blog yang memublikasikan ulang isi berita harian, bahan-bahan <em>marketing</em>, hasil-hasil mesin telusur, dan sampah-sampah lainnya.</li>
</ul>
<p>Blog lain yang juga dilarang adalah blog yang menyalahi <a href="http://en.support.wordpress.com/advertising/" rel="nofollow">ketentuan pengiklanan WordPress</a>. Sebagaimana yang sebagian besar telah Anda ketahui, bahwa iklan seperti Adsense, Yahoo, Chitika, TextLinkAds dan iklan jenis lainnya tidak diizinkan di WordPress.</p>
<p>Jika Anda ingin memasang iklan di WordPress dan mendapatkan penghasilan. Ada tiga pilihan yang bisa Anda gunakan.</p>
<ol>
<li>WordPress memiliki sebuah fitur bernama “Ad Control” yang mengizinkan narablog WordPress.com dengan trafik yang tinggi (minimal 25.000 tampilan per bulan) dan memiliki konten yang layak (tidak melanggar ketentuan) untuk mengaktifkan AdSense dan Skimlinks untuk blog mereka dan membagi hasilnya 50/50 dengan WordPress.</li>
<li>Tentu saja, Anda bisa menggunakan mesin WordPress, namun menggunakan server sendiri. Anda bisa membeli <em>domain</em> dan menyewa <em>hosting</em> di area lokal anda jika tertarik. Dan blog tersebut dapat dipasang iklan sesuka hati anda.</li>
<li>Anggota <a href="http://vip.wordpress.com/">VIP Blogs</a> diizinkan menjalan iklan pada blog mereka.</li>
</ol>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1388&amp;title=Tipe+Blog+yang+Baik+untuk+WordPress"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 24 August 2010 06:14:29 UTC by Digiprove certificate P41461" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P41461" target="_blank" rel="copyright" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--6882746FDBE76DE6420C782C3BD37A00AD7448BB6C29331EDD33C51B236E1C70--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/tipe-blog-yang-baik-untuk-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Menyukai WordPress</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-wordpress/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 18:23:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1383</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya sudah menulis sedikit “Alasan Menyukai Blogspot”, sekarang saya akan menulis sedikit tentang WordPress – salah satu mesin blog dengan komunitas super besar lainnya. Tentu yang saya maksud di sini adalah layanan gratisnya, atau yang berada di domain wordpress.com (disingkat wp.com). WordPress adalah open source blogging software yang dikembangkan oleh automttic, sebuah startup yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> sudah menulis sedikit “<a title="Alasan Menyukai Blogspot | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-blogspot/">Alasan Menyukai Blogspot</a>”, sekarang saya akan menulis sedikit tentang WordPress – salah satu mesin blog dengan komunitas super besar lainnya. Tentu yang saya maksud di sini adalah layanan gratisnya, atau yang berada di domain wordpress.com (disingkat wp.com).</p>
<p><a title="about | WordPress" href="http://en.wordpress.com/about/" rel="nofollow">WordPress</a> adalah <em>open source blogging software</em> yang dikembangkan oleh <a title="About | automattic" href="http://automattic.com/about/" rel="nofollow">automttic</a>, sebuah <em>startup</em> yang dimulai sejak Agustus 2005. Selain WordPress, Automattic juga yang kini memegang layanan <a href="http://en.gravatar.com/" rel="nofollow">Gravatar</a> – yang menyediakan foto-foto avatar untuk blog WordPress serta layanan pihak ketiga yang memanfaatkannya. Sistem komentar IntenseDebate juga merupakan karya mereka.</p>
<p>WordPress yang cukup besar sejak dulu sudah menjadi rival bagi Blogger dari Google. Pada awalnya menggunakan WordPress, saya kaget dengan dasbornya yang unik (tentu saja dalam makna yang berbeda sama sekali dengan Blogger). Ada dua hal yang baru dan cukup menarik bagi saya saat mencoba WordPress pertama kali, yaitu sistem halaman (<em>page</em>) yang terpisah dengan tulisan blog (<em>post</em>), yang lainnya adalah sistem menyembunyikan tulisan selengkapnya pada halaman muka atau indeks dengan tag <em>readmore</em> (walaupun kini Blogger sudah memiliki kedua fitur tersebut). Tentu saja dengan mesin WordPress terbaru saat ini, sudah ada banyak fitur baru seperti sistem <em>custom menu</em> misalnya. Dan saya rasa dasbor WordPress lebih informatif dibandingkan dengan Blogger.</p>
<p>Dasbor WordPress memberikan kesan ringan (<em>light</em>) diakses ketika itu, dan menu-menunya pun sangat mudah dipahami. Segala akses seperti melihat statistik, mengatur komentar/tanggapan (termasuk menangangi spam), menambah tulisan/halaman, melihat media, setelan blog semuanya bisa diatur hanya dengan sekali pandang di dasbor.</p>
<p>Yang menarik lainnya saat itu adalah, besar server yang diizinkan penggunaannya untuk media. Jika Blogger yang terintegrasi dengan Picasa (<em>free account</em>) hanya bisa menampung 1 GB media, maka WordPress mengizinkan hingga 3 GB media.</p>
<p>WordPress juga mengagetkan saat menghadirkan sistem komentar bergalur atau bersarang. Ini membuat diskusi lebih baik lagi, bahkan dengan sistem borang komentar asli bawaan WordPress saya rasa adalah yang paling baik di antara semua sistem komentar yang pernah saya cicipi. Sistem komentar juga lebih nyaman, jika Blogger mengandalkan CAPTCHA, maka WordPress menggunakan senjata sakti akismet yang juga besutan Automattic – dan tentunya lebih banyak orang yang memilih menggunakan antispam seperti akismet dibandingkan dengan CAPTCHA.</p>
<p>Sayangnya untuk komentar bersarang, jika kedalaman sarangnya terlalu banyak, maka bisa-bisa tampilannya justru tidak baik. Tapi jika tidak, mungkin alur diskusi tidak akan baik – apalagi setelah baru-baru ini WordPress menambahkan kutipan tanggapan yang dibalas pada surel pemberitahuan adanya tanggapan baru.</p>
<p>Meskipun dengan semboyan “<em>code is poetry</em>”, namun versi gratis WordPress tidak banyak mengizinkan akses ke ranah HTML ataupun CSS, sehingga hanya mengandalkan tema yang disediakan dan penyesuaian yang diizinkan dalam tema tersebut (misal <em>custom header/background</em>). Tentu saja pembatasan ini juga termasuk tidak menambahkan kode-kode iklan, atau yang bersifat komersial ke dalam blog (termasuk konten) – berbeda dengan Blogger yang mengizinkan penggunaan versi gratisnya untuk monetasi sepenuhnya.</p>
<p>Bagi yang suka menulis dengan bebas dan berinteraksi sosial secukupnya tanpa harus memikirkan semua hal tentang markah untuk desain blog, maka versi gratis WordPress adalah pilihan yang sangat baik.</p>
<p>WordPress juga terintegrasi dengan banyak jejaring sosial lainnya secara baik. Aslinya, akun WordPress akan langsung terintegrasi dengan layanan Gravatar, Akismet dan Intense Debate. Pun demikian ia dapat berjejaring dengan layanan lain seperti Facebook dan Twitter. Atau layanan video vimeo yang tampaknya lebih suka digunakan di WordPress sebagaimana YouTube lebih suka digunakan pada Blogger.</p>
<p>WordPress tidak sepenuhnya terpisah dari Google yang menjadi pemilik Blogger, dasbor WordPress juga menyediakan setelan untuk berbagai alat Web Master dari tiga mesin telusur utama: Google, Yahoo dan Bing. Artinya jika anda membuat sebuah halaman arsip, dan mengunggahnya ke alat-alat tersebut (sebagai peta situs), maka – konon – mesin telusur akan memberikan indeks yang lebih baik terhadap blog anda.</p>
<p>Apa seseorang tidak ingin membuat blog di domain WordPress? Tidak masalah, karena kita boleh hanya membuat akun saja tanpa harus membuat blog. Saya dulu menggunakan akun WordPress tanpa blog cukup lama, sebelum memutuskan membuat <a href="http://lhagima.wordpress.com/">Daily Lhagima</a>, untuk sekadar berkenalan dengan mesin blog ini. Akun bebas tanpa blog hanya sekadar penambah kelengkapan <a title="KTP Dunia Maya | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2009/07/ktp-dunia-maya/">KTP Dunia Maya</a>.</p>
<p>Dan terakhir, setelah belajar singkat dengan versi gratis, saya pun memilih membuat blog di domain sendiri dengan mesin blog WordPress – karena saya menyukainya.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1383&amp;title=Alasan+Menyukai+WordPress"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 23 August 2010 18:25:59 UTC by Digiprove certificate P41347" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P41347" target="_blank" rel="copyright" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--B1DBC92D813E6A402C56DC9DEB3BDCCE83B707D8A2C1E1238604A966A798918B--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghalangi Pengomentar?</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/menghalangi-pengomentar/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/menghalangi-pengomentar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 13:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[aksesibilitas]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[narablog]]></category>
		<category><![CDATA[pranala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1380</guid>
		<description><![CDATA[Penerapan Antispam Bee kemarin saya mendapatkan banyak keluhan, apakah komentar atau tanggapan seseorang di blok? Padahal sebenarnya saya sudah menulis tentang hal ini di halaman bantuan, he he, sepertinya malah tidak ada yang membaca. Apakah saya menghalangi seorang pengomentar? Secara umum jawabnya ‘TIDAK!’ – kalau sekadar menyulitkan, mungkin ya? Kadang saya memasang CAPTCHA jika sedang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penerapan <a title="Mengoptimalkan Antispam Bee dengan Akismet | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/06/mengoptimalkan-antispam-bee-dengan-akismet/">Antispam Bee</a> kemarin <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> mendapatkan banyak keluhan, apakah komentar atau tanggapan seseorang di blok? Padahal sebenarnya saya sudah menulis tentang hal ini di <a title="Help | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/help/">halaman bantuan</a>, he he, sepertinya malah tidak ada yang membaca.</p>
<p>Apakah saya menghalangi seorang pengomentar? Secara umum jawabnya ‘TIDAK!’ – kalau sekadar menyulitkan, mungkin ya? Kadang saya memasang CAPTCHA jika sedang musim <em>spam</em> – misalnya. Kalau untuk narablog tertentu, secara spesifik, ‘YA’ saya menghalangi!</p>
<p>Misalnya mencegahnya memberikan komentar dengan memblok alamat IP, alamat surel, hingga memblok akun jejaring sosialnya di sistem komentar <a title="DISQUS Commenting System" href="http://www.disqus.com">DISQUS</a>. Seperti yang saya tuliskan sebelumnya dalam ‘<a title="Tak Usah Memaksa Kunjungan Balik | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/03/tak-usah-memaksa-kunjungan-balik/">Tak Usah Memaksa Kunjungan Balik</a>’, semua alasannya serupa.</p>
<p>Jika begitu inginnya mendapatkan <em>backlink</em> dari situs tidak berguna ini, silakan menyimak tulisan ‘<a title="Baru: Halaman Pranala Keluar | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/05/baru-halaman-pranala-keluar/">Halaman Pranala Keluar</a>’. Ingat, <a title="Mudahnya Aksesibiltas Web | UnEssential Side" href="http://daniiswara.com/2010/08/mudahnya-aksesibilitas-web/">kemudahan aksesibilitas web</a> juga memiliki unsur ‘menjunjung etika’.</p>
<p>Hmm…, setelah saya pikir-pikir, kok jadi menulis seperti ini ya (bengong sendiri).</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1380&amp;title=Menghalangi+Pengomentar%3f"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 22 August 2010 13:24:51 UTC by Digiprove certificate P40951" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P40951" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--8DD43C16BF355C08C2A78C9B5215ECC3FA8AEDF9C673DC7673D6583F673285C7--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/menghalangi-pengomentar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Menyukai Blogspot</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-blogspot/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-blogspot/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 21:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[ponsel]]></category>
		<category><![CDATA[publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[push email]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1374</guid>
		<description><![CDATA[Blogger atau layanan blogspot merupakan salah satu mesin blog yang sudah diambil alih kepemilikannya oleh Google sejak lama. Adalah salah satu mesin blog yang cukup menyenangkan untuk saya gunakan. Pasca mengenal Geocities (yang kini sudah tidak ada lagi) dari Yahoo, maka Blogger adalah layanan kedua yang saya gunakan, mungkin saking tuanya layanan ini, namanya juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blogger atau layanan blogspot merupakan salah satu mesin blog yang sudah diambil alih kepemilikannya oleh Google sejak lama. Adalah salah satu mesin blog yang cukup menyenangkan untuk <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> gunakan. Pasca mengenal Geocities (yang kini sudah tidak ada lagi) dari Yahoo, maka Blogger adalah layanan kedua yang saya gunakan, mungkin saking tuanya layanan ini, namanya juga digunakan untuk istilah para pemilik blog saat ini (<em>blogger</em>).</p>
<p>Pertama, Blogger didukung oleh server milik Google yang bisa diandalkan. Jadi mesin ini paling jarang mengalami gangguan server dibandingkan dengan mesin blog gratisan yang lainnya. Tentu saja mesin blog Google ini juga didukung dengan pengindeksan yang baik oleh Google, tidak jarang untuk blog yang produktif dan berkualitas bisa dengan mudah mencapai peringkat halaman (<em>page rank</em>) yang tinggi hanya dalam hitungan bulan.</p>
<p>Kustomasi lebih bebas, di mana pembuatan tema blog jauh lebih beragam dibandingkan dengan penyedia jasa blog gratisan lainnya. Tema untuk blogspot mungkin yang paling banyak tersedia di Internet. Jadi bagi mereka yang menyukai warna-warni dunia blog, dengan pilihan yang beragam, maka layanan gratis dari Blogger layak dipertimbangkan. Tentu saja sedikit kemampuan dengan pembahasan HTML diperlukan untuk mengatasi kemungkinan galat yang tercipta. Tapi waspadalah, kadang tema yang terlalu mewah dan tampak wah justru memperberatnya.</p>
<p>Integrasi dengan berbagai layanan gratis dan profesional. Misalnya mampu mengintegrasikan diri dengan produk Google lainnya seperti Feedburner (untuk pasokan sindikasi), Picasa (untuk album foto web), Analytic (untuk statistik blog), Connect (untuk jejaring sosial), YouTube (untuk koleksi video), AdSense (untuk pemasangan iklan dan monetasi blog) – apalagi mengingat sepertinya hanya Blogger yang mengizinkan monetasi bebas bagi layanan gratisannya.</p>
<p>Satu hal yang saya sukai dari Blogger adalah kemampuan <em>mobile blogging</em>–nya yang baik. Publikasi dari ponsel sangat mudah, baik dengan menggunakan layanan MMS ataupun surel. Meskipun beberapa layanan blog lain memiliki kemampuan ini, tapi saya rasa Blogger juga memiliki nilai baiknya sendiri.</p>
<p>Sistem komentar mungkin salah satu kelemahan Blogger, tapi toh masih bisa digunakan. Saya sendiri lebih suka mengganti sistem bawaan Blogger dengan sistem komentar pihak ketiga seperti <a title="DISQUS Commenting System" href="http://www.disqus.com">Disqus</a> atau Intense Debate – sebagaimana saya tulis dalam “<a title="Sistem Komentar di Blogspot | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/03/sistem-komentar-di-blogspot/">Sistem Komentar di Blogspot</a>”, ini juga mendukung <em>mobile blogging</em> jika seseorang lebih banyak berada di lapangan dibandingkan duduk di depan komputernya.</p>
<p>Ya, mungkin di sana yang paling saya sukai – mobile blogging. Berbeda dengan Bhyllabus, maka <a href="http://bhyllabus.blogspot.com/">Cahya’s Stupid Enigma</a> yang bermesin Blogger adalah blog yang menganut sistem <em>mobile blogging</em>. Kebanyakan tulisannya saya buat dari ponsel Nokia E71 lawas milik saya dengan menggunakan <em>push email</em>, dan sistem komentar dengan Intense Debate memungkinkan saya juga mengelola komentar dari ponsel.</p>
<p>Ponsel adalah salah satu perkakas yang paling mudah ditemukan di sekitar kita. Ketika ide terlintas, daripada harus menyalakan komputer, menjalankan Internet, dan mulai menulis, mungkin ide itu sudah menguap entah kenapa. Tapi dengan ponsel, cukup mengetik beberapa paragraf apa yang terpikir, dan langsung dikirim untuk dipublikasikan. Walau ketika terbangun saat tengah malam, saat makan siang di warung tegal, saat jalan-jalan di tengah persawahan atau terjebak hujan di tengah kota, ponsel selalu bisa mengirimkan tulisan kita ke blog. Untuk itulah saya memilih Blogger pada pertimbangan yang satu ini.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1374&amp;title=Alasan+Menyukai+Blogspot"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 20 August 2010 21:16:47 UTC by Digiprove certificate P40637" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P40637" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove</span></a><!--AF1C47A75E26DCD1081707CEBB55983204067D407D654C0200DF2C4D2A5D6F2B--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/alasan-menyukai-blogspot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perang Plagiat Lagi di Dunia Blog</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/perang-plagiat-lagi-di-dunia-blog/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/perang-plagiat-lagi-di-dunia-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 07:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1354</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Negara Indonesia memasuki usia 65 tahun, tampaknya kedamaian belum banyak tercipta, ada masih ada konflik di pelbagai daerah. Tentunya juga termasuk konflik di Internet (ingat, menurut panduan bahasa Indonesia, huruf “I” pada kata ‘Internet’ menggunakan huruf kapital). Kali ini kekesalan oleh beberapa narablog ditujukan pada sebuah blog yang dikecam tidak menghargai etika penulisan blog, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Negara Indonesia memasuki usia 65 tahun, tampaknya kedamaian belum banyak tercipta, ada masih ada konflik di pelbagai daerah. Tentunya juga termasuk konflik di Internet (ingat, menurut panduan <a title="Bahasa Indonesia | Wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia">bahasa Indonesia</a>, huruf “I” pada kata ‘Internet’ menggunakan huruf kapital).</p>
<p>Kali ini kekesalan oleh beberapa narablog ditujukan pada sebuah blog yang dikecam tidak menghargai etika penulisan blog, kaidah jurnalistik, dan melalukan plagiat terhadap beberapa blog. Blog yang banyak dikecam saat ini adalah “<a rel="nofollow" href="http://korananakindonesia.wordpress.com/">Koran Anak Indonesia</a>”.</p>
<p>Setidaknya ada tiga blog yang mengulas tentang hal ini di dunia maya. Salah satu yang paling serius melakukan kecaman adalah blog “<a href="http://ryosaeba.wordpress.com/">Things Left Unsaid</a>” setidaknya dalam dua tulisannya itu terlihat sangat jelas, yaitu “<a href="http://ryosaeba.wordpress.com/2010/08/16/membedah-artikel-jiplakan-di-koran-anak-indonesia/">Membedah Artikel Jiplakan di Koran Anak Indonesia</a>” dan “<a href="http://ryosaeba.wordpress.com/2010/08/12/blog-koran-anak-indonesia-memang-tidak-tahu-etika/">Blog Koran Anak Indonesia Memang Tidak Tahu Etika</a>.” Dan setidaknya mungkin ada dua tulisan lagi sebelumnya yang membahas hal serupa. Dan diskusinya pun cukup ‘panas’ di blog-blog tersebut.</p>
<p>Kemudian, baru-baru ini salah satu blog besar tentang astronomi di negeri ini juga mengeluarkan kecaman. “<a href="http://langitselatan.com/">Langit Selatan</a>” mengecam blog “Koran Anak Indonesia” melalui tulisan “<a href="http://langitselatan.com/2010/08/16/plagiasi-internet-pencurian-karya-di-dunia-maya/">Plagiasi Internet, Pencurian Karya di Dunia Maya</a>.” Redaksi blog “Langit Selatan” secara terang-terangan mengecam keras tindakan blog “Koran Anak Indonesia” yang setidaknya telah ‘<strong>mencuri</strong>’ dan ‘<strong>mengakui</strong>’ 21 tulisan di “Langit Selatan” sebagai hak ciptanya “Koran Anak Indonesia”.</p>
<p>Tulisan lainnya, “<a href="http://simplyvie.com/2010/08/16/lagi-lagi-tentang-plagiat/">Lagi-lagi tentang plagiat”</a> oleh <a href="http://simplyvie.com/">Avivah Yamani</a> juga menyoroti hal serupa.</p>
<p>Nah, apakah blog anda pernah menjadi korban plagiat? Atau mungkin malah pernah muncul di blog “Koran Anak Indonesia”?</p>
<p>Yang memprihatinkan adalah, walau sudah ada yang memberikan pernyataan tentang <em>duplicate content</em> di blog tersebut, namun tetap saja blog itu tetap berdiri dengan <em>cuek</em>–nya. Seakan-akan itu hanya gonggongan dari anjing ompong.</p>
<p>Negeri ini sudah 65 tahun merdeka, namun plagiarisme yang merupakan salah satu bentuk penjajahan terhadap etika kejujuran dalam menuangkan pendapat dan pikiran masih saja berkeliaran. Jumlah narablog di Indonesia sangat banyak, apakah pekikan kata “<strong>MERDEKA</strong>” mereka hanya simbolisasi ritual di dunia maya, sementara hal-hal yang mengonyak nilai kebebasan yang bertanggung jawab itu terkoyak dan mereka hanya diam saja?</p>
<p><del datetime="2010-08-17T10:38:31+00:00">Depkominfo</del> Kementrian Kominfo (ralat oleh Narablog Ryosaeba) sedang sibuk menjaring, menjerat dan menghalangi konten prono di dunia maya, namun pembangunan dan perlindungan kreativitas para pengguna teknologi informasi entah ada di mana. Internet adalah sesuatu yang selayaknya lebih dikontrol oleh komunitasnya, namun kalau komunitasnya diam dan pemerintahnya tidak berbuat apa-apa, yah perang-perang seperti ini akan selalu berlangsung di dunia maya.</p>
<p>Alasannya sederhana, sebagaimana yang <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> tuliskan dalam “<a href="http://catatan.legawa.com/2010/08/memberi-kredit-itu-manusiawi/">Memberi Kredit Itu, Manusiawi</a>” – pun demikian toh kebanyak mereka yang tidak menghargai jerih payah orang lain masih berserakan di mana-mana. Mau kesal? – silakan, mau marah? – silakan juga. Jadi, <em>quo vadis</em> etika penulisan di dunia maya itu?</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1354&amp;title=Perang+Plagiat+Lagi+di+Dunia+Blog"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 17 August 2010 10:41:28 UTC by Digiprove certificate P39918" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P39918" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove</span></a><!--706843849FA7F2A18B27F4128DB882EFE48763AB01BB66D947D891B49E385A3D--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/perang-plagiat-lagi-di-dunia-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Opera Mini dan Desain Blog</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/opera-mini-dan-desain-blog/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/opera-mini-dan-desain-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 06:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[aksesibilitas]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[opera]]></category>
		<category><![CDATA[peramban]]></category>
		<category><![CDATA[ponsel]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1340</guid>
		<description><![CDATA[Narablog yang memiliki blog pribadi (bukan blog komunitas) umumnya memilih desain blognya sendiri, baik dengan menggunakan cetakan yang sudah ada ataupun mendesain sendiri. Untuk mengetahui apakah blog juga tampak baik di peramban ponsel, maka saya juga perlu mengujinya. Kebanyakan saya menggunakan Opera Mini untuk melihat hasilnya, karena Opera Mini cukup luas digunakan. Pastikan versi Opera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Narablog yang memiliki blog pribadi (bukan blog komunitas) umumnya memilih desain blognya sendiri, baik dengan menggunakan cetakan yang sudah ada ataupun mendesain sendiri.</p>
<p>Untuk mengetahui apakah blog juga tampak baik di peramban ponsel, maka <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> juga perlu mengujinya. Kebanyakan saya menggunakan Opera Mini untuk melihat hasilnya, karena Opera Mini cukup luas digunakan.</p>
<p>Pastikan versi Opera Mini anda termutakhir saat melihat blog anda lewat ponsel. Jika tidak tahu versi yang terbaru saat ini, silakan <a href="http://www.opera.com/mobile/download/">unduh Opera untuk telepon</a>. Kalau tidak salah, saat tulisan ini dibuat, versi terkini Opera Mini adalah 5.1.21214.</p>
<p>Kalau Anda ingin melihatnya langsung di komputer, cobalah menggunakan <a href="http://www.opera.com/mobile/demo/">Opera Mini Simulator</a> dengan bantuan <a href="http://www.java.com/en/download/index.jsp">Java Runtime Environmet</a>. Simulator ini bekerja hampir di semua peramban terkini.</p>
<p><img style="margin: 0px auto 6px; display: block; float: none;" src="http://img225.imageshack.us/img225/9189/operaminisimulator.jpg" alt="Opera Mini Simulator" /></p>
<p>Gambar di atas menunjukkan sebuah contoh penggunaan Opera Mini Simulator, bagaimana sebuah blog akan tampil dalam peramban Opera Mini.</p>
<p>Jika Anda menemukan keraguan, jangan lupa mengecek keramahan blog anda (<em>level of mobile-friendliness</em>) dengan menggunakan <a href="http://validator.w3.org/mobile/">W3C mobileOK checker</a>. Keterangan singkat tentang hal ini bisa dibaca dalam tulisan ‘<a href="http://daniiswara.com/2010/03/pembaruan-w3c-mobileok-checker/">Pembaruan W3C MobileOK Checker</a>’ oleh <a title="Unessential Weblog" href="http://daniiswara.com">Dani Iswara</a>.</p>
<p>Dari sisi pengguna, jika Anda memiliki sumber daya yang sedikit lebih, saya sarankan menggunakan peramban Opera Mobile di ponsel.</p>
<p><img style="margin: 0px auto 6px; display: block; float: none;" src="http://img22.imageshack.us/img22/8031/operamobileemulator.jpg" alt="Opera Mobile Emulator" /></p>
<p>Gambar di atas menunjukkan penggunaan <a href="http://www.opera.com/developer/tools/">Opera Mobile Emulator</a> di Windows Vista. Penggunaan Opera Mobile memberikan pengalaman menjelajah web lebih baik dibandingkan dengan Opera Mini.</p>
<p>Sebagai tambahan, <a href="http://ardianzzz.com/">Mas Ardianzzz</a> juga menyebutkan bahwa tampilan blog dapat juga dilihat pada simulator iPad di <a title="iPad Peek" href="http://ipadpeek.com/">iPadPeek.com</a>. Silakan mencoba.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1340&amp;title=Opera+Mini+dan+Desain+Blog"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 15 August 2010 11:22:46 UTC by Digiprove certificate P39461" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P39461" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove</span></a><!--B104A51F8460878CB570445514A5B7A78B820F2F6C2A153C993ABC76A9A7E309--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/opera-mini-dan-desain-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memberi Kredit Itu, Manusiawi</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/memberi-kredit-itu-manusiawi/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/memberi-kredit-itu-manusiawi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 17:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[hak cipta]]></category>
		<category><![CDATA[karya]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[saduran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1336</guid>
		<description><![CDATA[Sore hingga malam ini, saya berbincang dengan dr. Dani Iswara (semoga kali ini pranalanya tidak salah sasaran lagi) – bukan sebagai bagian dari dunia rumah sakit, tapi hanya obrolan usil &#38; ringan ala narablog yang membahas hal-hal tidak penting. Sebagai sosok yang antusias menerapkan dan belajar bahasa Indonesia yang baik &#38; benar, saya sering dibuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore hingga malam ini, <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> berbincang dengan dr. <a title="Unessential Weblog" href="http://daniiswara.com">Dani Iswara</a> (semoga kali ini pranalanya tidak salah sasaran lagi) – bukan sebagai bagian dari dunia rumah sakit, tapi hanya obrolan usil &amp; ringan ala narablog yang membahas hal-hal tidak penting. Sebagai sosok yang antusias menerapkan dan belajar <a title="Bahasa Indonesia | Wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia">bahasa Indonesia</a> yang baik &amp; benar, saya sering dibuat keteteran dengan kuis-kuis ringan dari narablog yang sudah senior ini.</p>
<p>Hingga saya menyinggung tentang diskusi saya sebelumnya dengan Bapak <a title="Personfield .WEB.ID" href="http://personfield.web.id">Aldy M. Aripin</a> di blog Mas <a title="Rismaka .NET" href="http://www.rismaka.net/">Kharisma Adi</a> pada salah satu tulisan teranyarnya. Sepertinya Pak Aldy berusaha menyampaikan bahwa saya mungkin telah melewatkan sesuatu, namun saya tidak menemukan kejanggalannya, walau sudah saya pindai dengan laju yang dilambatkan.</p>
<p>Dan setelah perbincangan diteruskan, Bli Dani kemudian mengajak saya menulusuri sebuah blog di domain WordPress.com yang mengusung tema seputar dunia blog dan desain web. Saya melihat salah satu tulisan terbarunya, memindai dengan cepat, kemudian dengan mesin telusur Google saya mengetik kembali kata kunci judul artikel tersebut dalam bahasa Inggris. Dan saya menemukan sebuah web yang berisi artikel yang saya cari (modus operandi detektif).</p>
<p>Pasca membandingkan dengan saya bisa menangkap sesuatu, intinya adalah – ada sebuah artikel berbahasa Inggris, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dengan gaya bahasa &amp; komposisi serupa. Sehingga itu menjadi sebuah artikel saduran.</p>
<p>Tentu saja tidak ada yang keliru dengan menyadur artikel, saya sering kali menyadur artikel juga. Karena selain menambah wawasan saya sendiri, menyadur memberikan kesempatan bertukar pandang dengan orang-orang yang memiliki ide serupa. Namun, di bagian akhir saduran saya, biasanya saya menempatkan kredit pada si penulis atau sumber artikel.</p>
<p>Nah, blog yang saya telusuri tadi tidak menempatkan kredit sama sekali. Apa dia lupa mencatumkannya? Menurut gosip – yang sebaiknya Anda tidak percayai begitu saja – narablog ini sudah gemar sekali menyadur tanpa menyertakan sumbernya, seakan-akan ia-lah yang memiliki ide akan tulisan itu. Ia baru akan menambahkan sumbernya, jika ada yang ‘menegur’-nya.</p>
<p>Salahkah dia? Entahlah, itu mungkin hanya satu dari sekian banyak yang mungkin luput dari pandangan banyak pengguna internet. Saya sendiri sudah termasuk jenuh dengan isu-isu seperti ini. Karena seringnya terdengar. Namun saya ingin – bukan untuk siapa-siapa – setidaknya melalui tulisan ini, untuk mengingatkan diri saya sendiri, bahwa memberikan kredit itu adalah sesuatu yang manusiawi.</p>
<blockquote><p>Tidak ada salahnya menyadur karya orang lain, namun rasanya akan tetap saja keliru jika kita mengakui itu sebagai karya kita – atau setidaknya membuat sedemikian rupa itu tampak sebagai karya kita. Ada sesuatu yang jauh lebih bermakna daripada sekadar kebanggaan, dan itu adalah kejujuran yang polos.</p></blockquote>
<p>Kata-kata itu bukan untuk siapa-siapa, namun diri saya sendiri. Mengingatkan diri saya pada langkah-langkah awal saya ketika saya mulai menulis di dunia maya.</p>
<p>Maaf jika terlalu banyak pengaburan latar dalam tulisan ini, itu disengaja untuk maksud-maksud tertentu.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1336&amp;title=Memberi+Kredit+Itu%2c+Manusiawi"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 14 August 2010 17:13:13 UTC by Digiprove certificate P39324" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P39324" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010</span></a><!--FAF601D14E1F27295975FEA88463CA45990DEE04EBD30F9C554AB35FD6CD4814--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/memberi-kredit-itu-manusiawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa DISQUS?</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/mengapa-disqus/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/mengapa-disqus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 13:10:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>
		<category><![CDATA[borang]]></category>
		<category><![CDATA[DISQUS]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<category><![CDATA[tanggapan]]></category>
		<category><![CDATA[tumblr]]></category>
		<category><![CDATA[typepad]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1319</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang bertanya-tanya, mengapa memilih DISQUS dibandingkan sistem komentar pihak ketiga lainnya. Terus terang saya sudah mencoba setidaknya 3 sistem komentar sampai saat ini. Dari pengalaman penggunaannya, saya cenderung memilih DISQUS (dibaca seperti membaca discuss). DISQUS secara garis besar memiliki 2 fitur utama, pertama adalah ‘profil’ dan yang kedua adalah ‘komentar’. Profil di sini seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang bertanya-tanya, mengapa memilih <a title="DISQUS Commenting System" href="http://www.disqus.com">DISQUS</a> dibandingkan sistem komentar pihak ketiga lainnya. Terus terang <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> sudah mencoba setidaknya 3 sistem komentar sampai saat ini. Dari pengalaman penggunaannya, saya cenderung memilih DISQUS (dibaca seperti membaca <em>discuss</em>).</p>
<p>DISQUS secara garis besar memiliki 2 fitur utama, pertama adalah ‘profil’ dan yang kedua adalah ‘komentar’. Profil di sini seperti kita membuat profil pada jejaring sosial <em>facebook</em>, <em>twitter</em>, <em>yahoo</em>, dan lain sebagainya, hanya saya namanya profil <em>disqus</em>. Dan itu berarti seseorang tidak perlu memiliki <em>blog</em>, <em>facebook</em>, <em>twitter</em> dan lain sebagainya untuk membuat profil disqus, karena semua yang diperlukan adalah alamat surat elektronik (surel). Namun jika Anda memiliki blog, facebook, dan akun jejaring sosial lainnya, maka akun-akun tersebut dapat diintegrasikan ke dalam profil disqus (dan blognya boleh menggunakan alamat blog manapun).</p>
<p>Kedua adalah yang menjadi dasar dibangunnya DISQUS, yaitu ‘sistem komentar disqus’. Sistem ini adalah sistem komentar mesin blog yang bisa menggantikan sistem komentar utama/bawaan mesin blog. Sistem komentar ini bisa dipasang di beberapa mesin blog umum seperti Blogger/Blogspot, WordPress (<em>self-hosted</em>), tumblr, MovableType, TypePad secara otomatis, dan secara manual pada jenis CMS seperti Drupal, Joomla, Squarespace, Yola/SythaSite, DokuWiki, Storytlr, Sweetcron, Sandvox dan chi.mp. Jadi ada banyak sekali kemungkinan mesin situs yang bisa menggunakan DISQUS sebagai sistem komentarnya.</p>
<p>Ada beberapa alasan keuntungan mengapa orang memilih DISQUS, berikut adalah beberapa di antaranya:</p>
<ul>
<li>Anda bisa menyesuaikan model komentar bergalur (<em>threaded comment</em>) atau yang tipe rata (<em>flat</em>) dengan tetap menyertakan alur diskusi dengan rapi. Bahkan bisa memaksa mesin blog yang tidak mendukung galur komentar untuk menampilkan komentar bergalur.</li>
<li>Meningkatkan interaksi sosial antara pemberi tanggapan, karena tidak menutup diri komunikasi antara penulis dan pengunjung saja.</li>
<li>Dapat memberikan tanggapan dengan menggunakan akun jejaring sosial seperti <em>facebook</em>, <em>twitter</em>, <em>yahoo</em> dan <em>OpenID</em>. Jadi tidak hanya narablog yang bisa berinteraksi dengan membuka potensi jejaring sosial yang dimiliki seorang pengguna internet.</li>
<li>Atau hanya memberi tanggapan sebagai tamu, masukkan nama &amp; surel, maka itu sudah cukup. Namun jika Anda memiliki blog/website, bisa tambahkan sebagai kolom isian pilihan (<em>optional</em>) – tidak ditampilkan secara langsung.</li>
<li>Anda bisa menemukan, di mana saja seseorang meninggalkan tanggapan, termasuk blog yang lainnya. Sehingga menemukan topik-topik yang mungkin Anda dan orang tersebut memiliki kemiripan untuk didiskusikan (<em>similar interest</em>).</li>
<li>Bagi pemilik profil disqus, Anda bisa melanjutkan komunikasi, bertukar tanggapan, hanya melalui surel. Sehingga tidak perlu mengunjungi blog &amp; tulisan terkait lagi, percakapan bisa berlanjut seperti balas membalas surat, namun tetap terdokumentasi dengan baik di blog tersebut sebagai tanggapan yang saling bersahutan. Tentu saja ini berarti pemilik blog juga tidak perlu bulak-balik membuka halaman blognya untuk membalas komentar, cukup via surel dan membalas setiap tanggapan yang ingin dibalas, bahkan bisa dilakukan sambil Anda potong rambut di salon dengan <em>push email</em> di ponsel anda!</li>
<li>Mendukung sebagian besar penanda HTML seperti code, pre, a, sup, strong, em, dan lain sebagainya, walau beberapa tidak didukung seperti misalnya del (lha, mengapa juga mencoret kalau bisa dihapus?).</li>
<li>Sistem keamanan yang unik, memiliki sistem keamanan tersendiri untuk serangan spam, dan juga dukungan komunitas untuk menandai tanggapan-tanggapan yang tidak santun/sesuai dengan tata krama. Tidak memerlukan CAPTCHA, jadi bagi yang tidak suka CAPTCHA tidak perlu khawatir. Dapat diintegrasikan dengan akismet langsung di dashboard disqus. Dan jika Anda suka dengan antispam lain, mengapa tidak? — saya masih menggunakan Antispam Bee di blog ini.</li>
<li>Pemasangannya mudah dan sederhana, integrasi ke dalam blog tidak memerlukan keterampilan sebagaimana seorang ahli markah. Cukup sontek caranya dari halaman panduan pemasangan.</li>
</ul>
<p>Banyak situs besar menggunakan DISQUS sebagai mesin komentarnya, karena kesederhanaannya namun juga kelengkapannya dalam mewujudkan interaksi antara pengguna secara lebih sistematis. Dua blog Harvard misalnya, Tinjauan Bisnis Harvard (hbr .ORG) dan Blog Berita Harvard (thecrimson .COM) misalnya sudah menggunakan DISQUS. Karenanya juga DISQUS tidak hanya menyedot peminat dari kalangan narablog, namun juga portal berita kelas atas, walau mungkin di Indonesia belum ada yang tertarik menggunakan sistem komentar pihak ketiga. Ah, bayangkan saja misalnya kalau detik.com menggunakan DISQUS sebagai sarana memberi tanggapan, pasti akan tampak bedanya.</p>
<p>Tentu saja ada kekurangannya, dan tentu saja ada yang tidak menyukainya. Dan hal itu adalah wajar, semakin banyak kritik yang masuk, maka semakin baik pengembangannya ke depan.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1319&amp;title=Mengapa+DISQUS%3f"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 13 August 2010 13:11:28 UTC by Digiprove certificate P39039" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P39039" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010</span></a><!--AE524F07B74E5A2EFE1AA5F6041D2A4CD39F9C9D6757DC7616C1244F869C7593--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/mengapa-disqus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komentar Blog Perlu Ditutup?</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/komentar-blog-perlu-ditutup/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/komentar-blog-perlu-ditutup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 04:36:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[borang]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[tanggapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1316</guid>
		<description><![CDATA[Siang ini saya tidak begitu heran mendapati pengumuman bahwa borang komentar pada ‘unessential weblog’ ditutup oleh administratornya. Bagi saya tidak masalah menutup komentar, bahkan jika sampai menutup blog sekaligus juga masih sah-sah saja kan? Biasanya ada beberapa alasan untuk menutup fungsi/fitur borang komentar dalam sebuah blog. Beberapa di antaranya adalah: Serangan spam Jika antispam tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang ini <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> tidak begitu heran mendapati pengumuman bahwa borang komentar pada ‘<a title="Menutup Komentar Blog | UnEssential Weblog" href="http://daniiswara.com/2010/08/menutup-komentar-blog">unessential weblog</a>’ ditutup oleh administratornya. Bagi saya tidak masalah menutup komentar, bahkan jika sampai <a title="Berhenti Ngeblog? Sah-Sah Saja, Lakukanlah! | Rismaka .NET" href="http://www.rismaka.net/2010/08/berhenti-ngeblog-sah-sah-saja-lakukanlah.html">menutup blog</a> sekaligus juga masih sah-sah saja kan?</p>
<p>Biasanya ada beberapa alasan untuk menutup fungsi/fitur borang komentar dalam sebuah blog. Beberapa di antaranya adalah:</p>
<h3>Serangan spam</h3>
<p>Jika antispam tidak berfungsi, dan perlindungan lain tidak hendak dicoba, maka ada baiknya menutup borang tanggapan. Ini akan menghentikan serangan spam, tentu saja juga menutup kemungkinan masuknya tanggapan yang positif.</p>
<p>Tapi dikembalikan, kinerja server sangat dipengaruhi oleh serangan spam dalam jumlah besar. Jika ingin mengoptimalkan kinerja server, maka mau tidak mau di saat ‘musim’ serangan spam, borang tanggapan sebaiknya ditutup.</p>
<h3>Ruangan terbatas</h3>
<p>Biasanya pemilik blog pribadi hanya menyewa beberapa puluh hingga ratus <em>megabyte</em> ruang di <em>hard disk</em> server. Kadang ruang ini begitu terbatasnya, sehingga dengan menutup borang tanggapan, maka diharapkan ruang yang tersedia tidak semakin menyempit.</p>
<p>Jika ruang <em>hosting</em> anda serasa menyempit, silakan memilih antara <em>upgrade</em> ruang atau menutup borang tanggapan.</p>
<h3>Privasi dan ketenangan</h3>
<p>Beberapa narablog memang hanya menyukai menulis, dan membiarkan detail yang lain ‘terlupakan’. Seperti melukis keindahan senja di pinggiran pantai yang hening, beberapa narablog tidak begitu mengharapkan keramaian.</p>
<p>Menggantung lukisannya di galeri pribadi dan membiarkan orang datang melihat, namun tidak menambahkan coretan ke dalamnya, hanya jika memang ada yang benar-benar berminat bisa menghubungi si pelukis langsung, baik hanya sekadar untuk berbincang atau pun mengapresiasi karyanya.</p>
<p>Narablog yang seperti itu juga ada, yah ditutup saja borang tanggapannya, selesai menulis kemudian – lupakan!</p>
<p>Masih banyak sebenarnya alasan lain mengapa seorang narablog menutup borang tanggapannya. Namun ketika itu dirasa diperlukan, mengapa tidak. Tutup saja.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1316&amp;title=Komentar+Blog+Perlu+Ditutup%3f"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 13 August 2010 04:37:34 UTC by Digiprove certificate P38962" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P38962" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010</span></a><!--72C5732442EB244835BF8876011C1ED0D5E3652091C478DBAADD98AA80C2DAE2--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/komentar-blog-perlu-ditutup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why CAPTCHA?</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/why-captcha/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/why-captcha/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 08:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[captcha]]></category>
		<category><![CDATA[comment]]></category>
		<category><![CDATA[form]]></category>
		<category><![CDATA[popular]]></category>
		<category><![CDATA[security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1292</guid>
		<description><![CDATA[Many people dislike CAPTCHA as a part of form submit policy. Indeed this thing so-called CAPTCHA gave a better security improvement when we apply it, but it doesn’t give a nicer user experience since CAPTCHA pushes someone to read it correctly when it makes itself harder to read properly. But somehow, I just don’t thing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Many people dislike <abbr title="Completely Automated Public Turing Test To Tell Computers and Humans Apart">CAPTCHA</abbr> as a part of form submit policy. Indeed this thing so-called CAPTCHA gave a better security improvement when we apply it, but it doesn’t give a nicer user experience since CAPTCHA pushes someone to read it correctly when it makes itself harder to read properly.</p>
<p>But somehow, I just don’t thing to use CAPTCHA only for security reason. CAPTCHA can lowering comments rate on many pages/posts, including the old and the new one.</p>
<p>Why someone would want that? Well, if you have not much time to manage a blog or two, and you didn’t wish to close the comment forms, I think CAPTCHA would help greatly.</p>
<p>Even you write many posts/articles once a time – since you love to write obviously, has tons of archives already. But with this methods, the comment rate would always stays as lower as possible, so you don’t have to manage it so often. And saving a lot of time in the future now.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1292&amp;title=Why+CAPTCHA%3f"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 8 August 2010 09:01:53 UTC by Digiprove certificate P38002" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P38002" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010</span></a><!--DC89A8D2FB5B81BBA58390DB2D89A6DF174A97F1F7F0002064BF2CDCB6874CD4--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/why-captcha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indeks Blog di Mesin Telusur</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/08/indeks-blog-di-mesin-telusur/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/08/indeks-blog-di-mesin-telusur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 08:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[indeks]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[konten]]></category>
		<category><![CDATA[mesin telusur]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1259</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa narablog menerapkan optimalisasi mesin telusur (SEO) untuk mempermudah blognya terindeks di pelbagai mesin telusur seperti Google, Yahoo, ataupun Bing. Bhyllabus tidak menerapkan ‘aliran’ SEO, bukan karena tidak mau – tapi memang saya tidak tahu cara melakukannya :). Namun setahu saya, pasca tulisan di blog ini dipublikasikan, maka dalam kurun waktu 30 menit sudah dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa narablog menerapkan optimalisasi <a title="Mesin Pencari atau Mesin Telusur? | Bhyllabus" rel="nofollow" href="http://catatan.legawa.com/2010/04/mesin-pencari-atau-mesin-telusur/">mesin telusur</a> (SEO) untuk mempermudah blognya terindeks di pelbagai mesin telusur seperti Google, Yahoo, ataupun Bing. Bhyllabus tidak menerapkan ‘aliran’ SEO, bukan karena tidak mau – tapi memang <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> tidak tahu cara melakukannya :).</p>
<p>Namun setahu saya, pasca tulisan di blog ini dipublikasikan, maka dalam kurun waktu 30 menit sudah dapat terindeks di mesin pencari Google (tapi kurang tahu untuk mesin pencari lainnya). Jadi sebenarnya saya rasa tidak perlu terlalu direpotkan dengan masalah pengindeksan blog di mesin telusur, karena pekerjaan itu sudah dilakukan oleh mesin telusur dengan baik.</p>
<p>Namun karena saya biasanya menelusuri berkas-berkas lama di blog ini dengan memanfaatkan mesin telusur Google, maka saya juga wajib memastikan bahwa indeks-nya sudah cukup lengkap sedemikian hingga saya tidak kesulitan memanggil beberapa tulisan dengan kata kunci sederhana.</p>
<p>Ada dua konsep – menurut apa yang bisa saya tangkap – untuk dijadikan metode mempermudah mesin pencari mengindeks berkas blog kita. Walau sebenarnya keduanya sama saja menurut saya.</p>
<p>Pertama adalah menggunakan ‘<em>ping service</em>’, pemilik blog WordPress dapat menemukan ini melalui halaman <code>wp-admin/options-writing.php</code> yang berisi daftar <em>update service</em>. Misalnya blog ini menggunakan beberapa layanan pembaruan yang masuk dalam daftar, antara lain:</p>
<pre>http://rpc.pingomatic.com/

http://ping.amagle.com/

http://ping.bitacoras.com

http://ping.blo.gs/

http://ping.bloggers.jp/rpc/

http://ping.blogmura.jp/rpc/

http://ping.cocolog-nifty.com/xmlrpc

http://ping.exblog.jp/xmlrpc

http://ping.feedburner.com

http://ping.myblog.jp

http://ping.rootblog.com/rpc.php

http://ping.syndic8.com/xmlrpc.php

http://ping.weblogs.se/

http://pingoat.com/goat/RPC2

http://www.popdex.com/addsite.php

http://rcs.datashed.net/RPC2/

http://rpc.blogbuzzmachine.com/RPC2

http://rpc.blogrolling.com/pinger/

http://rpc.icerocket.com:10080/

http://rpc.weblogs.com/RPC2

http://www.snipsnap.org/RPC2

http://trackback.bakeinu.jp/bakeping.php

http://topicexchange.com/RPC2

http://www.weblogues.com/RPC/

http://xmlrpc.blogg.de/

http://1470.net/api/ping

http://xping.pubsub.com/ping/

http://rpc.pingomatic.com/

http://blogcast.simplaris.com/ping/592b62a52cbfcf6dc43f7e4b998b6393/

http://rpc.technorati.com/rpc/ping

http://ping.feedcat.net/175589-301352-100103</pre>
<p>Tentu saja daftar layanan ini tidak baku, tergantung layanan pihak ketiga yang Anda gunakan – dan mungkin kebanyakan daftar di atas tidak tersedia lagi untuk blog ini. Sementara jika tidak perlu terlalu banyak, maka gunakan beberapa saja, <a title="Manvahana: Pèlerins au-dessus des nuages" href="http://cahya.legawa.com/">Manvahana</a> misalnya – hanya menggunakan dua layanan standar, yaitu:</p>
<pre><code>http://rpc.pingomatic.com/

http://rpc.odiogo.com/ping/</code></pre>
<p>Karena hanya memang kedua layanan itu yang digunakan oleh blog tersebut. Selain dari mesin blog terkait (WordPress, Blogspot dan lain sebagainya) ‘<em>ping service</em>’ juga bisa diatur oleh layanan pihak ketiga, semisal Feedburner, atau jejaring sosial seperti Plurk dan Twitter.</p>
<p>Cara yang lain yang tidak jauh berbeda dengan ‘<em>ping service</em>’ adalah menggunakan layanan <em>webmaster</em> di masing-masing mesin telusur. Beberapa layanan <em>webmaster</em> memberikan pilihan untuk mengajukan halaman peta situs atau arsip situs ke dalam penyetelan yang sepertinya akan memberikan prioritas pada mesin <em>crawl</em> untuk melakukan pembaruan indeks berkala pada halaman tersebut.</p>
<p>Saya rasa ini sudah lebih dari cukup untuk membuat indeks blog pada mesin telusur. Sisanya, ya seperti apa yang narablog kerjakan – yaitu menulis konten bermutu (ah, tentunya tidak bisa disamakan masing-masing selera tiap narablog tentang konten bermutu).</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1259&amp;title=Indeks+Blog+di+Mesin+Telusur"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 3 August 2010 08:05:51 UTC by Digiprove certificate P37097" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P37097" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--0EC22CE8DCABE025015EA5B3F548ED8AB54DD24F162C52443C59D20006BC5CF5--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/08/indeks-blog-di-mesin-telusur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untung Blog Tidak Populer</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/untung-blog-tidak-populer/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/untung-blog-tidak-populer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 18:40:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[narablog]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[popular]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1222</guid>
		<description><![CDATA[Menyulap blog menjadi sebuah halaman yang populer mungkin merupakan ‘godaan’ bagi banyak narablog, sesuatu yang membuat eksistensi nge-blog itu menjadi serasa nyata bukan sesamar dunia mayanya. Namun tidak semua narablog memiliki paradigma seperti itu. Tentu saja bagi saya pribadi ini bukannya tanpa pertimbangan. Blog yang tidak populer is fun in other terms. Beberapa keuntungan blog [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyulap blog menjadi sebuah halaman yang populer mungkin merupakan ‘godaan’ bagi banyak narablog, sesuatu yang membuat eksistensi nge-blog itu menjadi serasa nyata bukan sesamar dunia mayanya. Namun <a title="Tidak Semua Narablog | Unessential Weblog" href="http://daniiswara.com/2010/07/tidak-semua-narablog/">tidak semua narablog</a> memiliki paradigma seperti itu.</p>
<p>Tentu saja bagi <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> pribadi ini bukannya tanpa pertimbangan. Blog yang tidak populer <em>is fun in other terms</em>. Beberapa keuntungan blog yang tidak populer adalah…</p>
<h4>Minim keluhan</h4>
<p>Tidak ada yang sering mengeluh ini &amp; itu, misal terlalu banyak artikel yang diterbitkan dalam sekali waktu-lah, atau sebaliknya blog terlalu jarang diperbarui. Bahkan sampai keluhan yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.</p>
<h4>Minim tanggapan</h4>
<p>Tidak akan ada banyak tanggapan yang masuk, jadi artinya lebih banyak waktu pengelolaan blog untuk fokus pada konten yang benar-benar ingin kita tuangkan. Kecuali mau membiarkan saja tanggapan itu – pun demikian rasanya juga tidak masalah.</p>
<h4>Minim anggaran</h4>
<p>Sudah memiliki lebar pita bulanan bergiga-giga, tapi masih khawatir itu tidak cukup? Ya, jika blog tidak populer, maka semua itu tidak perlu dikhawatirkan. Kita bisa ngeblog dengan anggaran seadanya.</p>
<h4>Minim godaan</h4>
<p>Kalau sudah tidak populer mau digoda bagaimana lagi coba. Ingin memasang ‘<em>ads</em>’ (iklan) tapi tidak ada yang lihat, ya percuma saja. Bayangkan saja WordPress konon hanya menawarkan kerja sama pemasangan iklan pada domain gratisnya jika lalu lintas kunjungan harian mencapai angka minimal 50.000 kunjungan per harinya – kalau WordPress saja menerapkan angka kunjungan per hari yang baru bisa dicapai blog ini dalam jangka waktu 3 tahun lebih, buat apa memasang iklan jika begitu (tidak mau kalah standar ceritanya).</p>
<h4>Minim ancaman</h4>
<p>Blog yang populer biasanya cenderung – menurut analisis saya – jadi sasaran tangan usil peretas. Kalau blog tidak populer ya sudah, ada atau tidak ada di dunia maya, tidak akan ada yang cukup acuh. Bisa terus ngeblog dengan tenang.</p>
<p>Nah, apakah blog anda termasuk blog yang populer atau tidak?</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1222&amp;title=Untung+Blog+Tidak+Populer"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 27 July 2010 18:43:31 UTC by Digiprove certificate P35655" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35655" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--CF636122A2B92E3F361D1B3A096791499F3BB0E3C40E9834A7EEB8C5AB78EF6A--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/untung-blog-tidak-populer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Thingamablog pada OpenSUSE 11.3</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/thingamablog-pada-opensuse-11-3/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/thingamablog-pada-opensuse-11-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 19:31:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[FTP]]></category>
		<category><![CDATA[Gnome]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[klien]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[thingamablog]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1215</guid>
		<description><![CDATA[Namanya mungkin terdengar aneh, Thingamablog — sebuah peranti lunak klien blog multiplatform yang berjalan pada lingkungan berbasis Java. Hal ini membuat Thingamablog dapat dijalankan di Windows &#38; Linux. Kali ini saya memasangnya untuk Desktop Gnome OpenSUSE 11.3 sebagai alternatif Windows Live Writer. Sebelumnya saya sudah mencoba Blogilo di Gnome OpenSUSE 11.2, namun karena memerlukan depedensi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namanya mungkin terdengar aneh, <a title="Thingamablog - A Desktop Blogging Platform" href="http://www.thingamablog.com/">Thingamablog</a> — sebuah peranti lunak klien blog <em>multiplatform</em> yang berjalan pada lingkungan berbasis Java. Hal ini membuat Thingamablog dapat dijalankan di Windows &amp; Linux. Kali ini saya memasangnya untuk Desktop Gnome OpenSUSE 11.3 sebagai alternatif Windows Live Writer. Sebelumnya saya sudah mencoba <a title="Blogilo di Gnome OpenSUSE 11.2 | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/">Blogilo di Gnome OpenSUSE 11.2</a>, namun karena memerlukan depedensi KDE, maka kali ini saya berusaha untuk tidak menggunakannya pada Dekstop Gnome saya.</p>
<p>Ada sesuatu yang belum saya pahami tentang Thingamablog, sepertinya dia tidak memerlukan peranti lunak blog pihak ketiga seperti WordPress, Blogspot dan lain sebagainya. Namun — jika saya tangkap dari apa yang disampaikan — peranti lunak ini menciptakan langsung blog di FTP server.</p>
<blockquote><p><strong>Thingamablog</strong> is a cross-platform, standalone blogging  application that makes authoring and publishing your weblogs almost  effortless. Unlike most blogging solutions, Thingamablog does <strong>NOT</strong> require a third-party blogging host, a cgi/php enabled web host, or a  MySQL database. In fact, all you need to setup, and manage, a blog with  Thingamablog is <strong>FTP</strong>, <strong>SFTP</strong>, or <strong>network access</strong> to a web server.</p></blockquote>
<p>Jadi sepertinya kita hanya perlu menyiapkan sebuah webserver, dan Thingamablog melakukan sisanya.</p>
<p>Untuk memasangnya pada OpenSUSE 11.3, ada dua cara yang bisa digunakan. Pertama memasang langsung dari repositori ‘<em>Contrib Standard</em>’, caranya dengan menggunakan baris perintah (via Gnome terminal), berikan perintah berikut:</p>
<pre>sudo zypper install thingamablog-1.5.1-0.noarch.rpm</pre>
<p>Cara kedua adalah mengunduh manual dari situs Thingamablog dan memasang manual di komputer. Cara ini sesuai untuk yang komputernya tidak tersambung langsung ke internet, atau yang memanfaatkan yang mengunduh di komputer lain untuk dipasang di komputernya. Untuk mengunduh, silakan gunakan pranala berikut:</p>
<p><a title="Thingamablog - Download" href="http://www.thingamablog.com/download.html">Halaman Unduh Thingamablog</a></p>
<p><a title="Thingamablog RPM Package" href="http://www.thingamablog.com/thingamablog-1.5.1-0.noarch.rpm">Unduh Berkas Instalasi RPM Thingamablog</a></p>
<p>Anda akan mendapatkan sebuah berkas RPM bernama thingamablog-1.5.1–0.noarch.rpm, lalu pemasangan bisa dilakukan melalui Gnome Terminal, dengan perintah:</p>
<pre><code>cd /opt

sudo rpm -Uvh thingamablog-1.5.1-0.noarch.rpm</code></pre>
<p>Baik cara pertama maupun yang kedua memerlukan mengunduh berkas instalasi sebesar kurang lebih 11 MB. Dan pasca pemasangan Anda bisa melakukan penyetelan blog sebagaimana yang dipandu dalam <a title="Thingamablog - Getting Started With Thingamablog" href="http://www.thingamablog.com/tutorial.html">manualnya</a>.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 299px"><a href="http://www.thingamablog.com/index.html"><img title="Thingamablog" src="http://www.thingamablog.com/images/pic01-small.png" alt="Thingamablog for Linux" width="289" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Build a free blog using Thingamablog</p></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 26 July 2010 19:31:51 UTC by Digiprove certificate P35461" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35461" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--45808C1CBAD5FB8FCC4CB5F5D4D39A6DEC09942E3923DD8D4AF76E4D57571BB6--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/thingamablog-pada-opensuse-11-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog dan Jurnalisme</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/blog-dan-jurnalisme/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/blog-dan-jurnalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 20:29:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalisme]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[narablog]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[unsur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1205</guid>
		<description><![CDATA[Apakah blog adalah bentuk jurnalisme? Ini adalah pertanyaan klasik yang masih banyak betebaran sampai sekarang, dan masih jadi perdebatan yang hangat di mana-mana. Apakah sebuah blog mesti mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik dalam penulisannya? Sehingga tepat dikatakan blog sebagai karya jurnalistik? Kita sudah mengetahui sebuah blog, dan ini adalah contoh sebuah blog. Lalu apa itu jurnalisme? – [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah blog adalah bentuk jurnalisme? Ini adalah pertanyaan klasik yang masih banyak betebaran sampai sekarang, dan masih jadi perdebatan yang hangat di mana-mana. Apakah sebuah blog mesti mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik dalam penulisannya? Sehingga tepat dikatakan <a title="Blog Sebagai Karya Jurnalistik? | Andaka.com" href="http://www.andaka.com/blog-sebagai-karya-jurnalistik.php">blog sebagai karya jurnalistik?</a></p>
<p>Kita sudah mengetahui sebuah blog, dan ini adalah contoh sebuah blog. Lalu apa itu jurnalisme? – sebuah kata yang cukup sering terdengar oleh banyak orang, namun artinya sedikit samar-samar. <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">Saya</a> bukan orang yang mendalami jurnalisme, sehingga saya perlu mengutip dari sumber lain, semisal <a title="Jurnalism | Wikipedia" rel="nofollow" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Journalism">Wikipedia</a> memberikan pengertian sebagai berikut:</p>
<blockquote><p><em>Journalism is the investigation and reporting of events, issues, and trends to a broad audience. Although there is much variation within journalism, the ideal is to inform the citizenry. Besides covering organizations and institutions such as government and business, journalism also covers cultural aspects of society such as arts and entertainment. The field includes jobs such as editing, photojournalism, and documentary.</em></p></blockquote>
<p>Jadi secara sederhana saya bisa tangkap bahwa jurnalisme adalah suatu aksi menyelidiki dan (kemudian) melaporkan kejadian-kejadian, isu (topik pembicaraan) dan tren (topik-topik hangat).</p>
<p>Dan kita sering menemukan blog-blog yang menuliskan hal-hal seperti itu, misal kejadian sehari-hari (jurnal), pendapatnya (narablog) tentang seputar isu-isu politik, sosial dan lain sebagainya. Bahkan ada situs-situs blog yang memuat tulisan berbasis <a title="Citizen Journalism | Wikipedia" rel="nofollow" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Citizen_journalism">Citizen Journalism</a> seperti blog <a title="Bale Bengong" href="http://www.balebengong.net/">BaleBengong.Net</a>. Lalu apakah ini berarti nge-blog adalah bentuk jurnalisme dan membuat seorang narablog (<em>blogger</em>) adalah jurnalis?</p>
<p>Menurut Dana Blankenhorn dalam tulisannya di <a rel="nofollow" href="http://www.corante.com/">Corante</a> yang berjudul ‘<em><a href="http://mooreslore.corante.com/archives/2005/04/29/is_blogging_journalism.php">Is Blogging Journalism?</a></em>’ Memberikan jawaban singkat: <strong>tidak</strong>. Dalam pendapatnya, blog bisa jadi sebuah catatan harian biasa, bisa jadi sebuah komunitas sosial, namun lebih tepatnya blog adalah sebentuk media publikasi instan di internet yang bisa dilakukan oleh setiap orang bahkan mereka yang tidak mengenal pembahasaan web.</p>
<p>Jurnalisme dapat hadir di blog sebagaimana di banyak tempat lainnya. Namun sebagaimana halnya bukan semua media yang dicetak adalah bentuk jurnalisme, dan tidak semua yang disiarkan adalah bentuk jurnalisme – pun jurnalisme hadir dalam media cetak dan penyiaran, demikian halnya dengan kegiatan seputar blog. Kadang kebingungan muncul dari pencampur-adukan antara media dan pesannya.</p>
<p>Jadi sepertinya kita bisa melihat, bahwa blog adalah sebuah alat/media, tepatnya alat pembawa pesan yang sangat unik. Kini tergantung, apakah pesan yang disampaikan lewat blog apakah mengandung unsur jurnalistik, sebagaimana yang ditulis dalam ‘<a rel="nofollow" href="http://www.bu.edu/cdaly/whoisajournalist.html"><em>Are Bloggers Journalist? – Let’s Ask Thomas Jefferson</em></a>’ oleh Christopher B. Daly, seorang profesor jurnalisme dari Universitas Boston.</p>
<p>Lalu apakah unsur jurnalistik yang harus dipenuhi sehingga sebuah blog bisa disebut mengandung pesan jurnalisme? Mungkin kita bisa mengambil panduan sederhana dari buku ‘<em>The Elements of Journalism</em>’ oleh Bill Kovach &amp; Tom Rosenstiel. Ada sepuluh elemen (disebutkan dalam buku edisi April 2007) yang harus dipenuhi.</p>
<ol>
<li><em>Journalism’s first obligation is to the truth</em>.</li>
<li><em>Its first loyalty is to the citizens</em>.</li>
<li><em>Its essence is discipline of verification</em>.</li>
<li><em>Its practitioners must maintain an independence from those they cover</em>.</li>
<li><em>It must serve as an independent monitor of power</em>.</li>
<li><em>It must provide a forum for public criticism and compromise</em>.</li>
<li><em>It must strive to make the significant interesting, and relevant</em>.</li>
<li><em>It must keep the news comprehensive and proportional</em>.</li>
<li><em>Its practitioners must be allowed to exercise their personal conscience</em>.</li>
<li><em>Its the rights and responsibilities of citizens</em>.</li>
</ol>
<p>Mungkin elemen-elemen di atas terdengar sederhana, namun bagaimana aplikasinya di lapangan atau di dunia blog tentunya tidak akan mudah. Seperti halnya poin pertama, tentang menyampaikan ‘kebenaran’, kesannya mudah, namun jika seorang narablog tidak terbiasa, maka campur aduk antara opini &amp; fakta bisa menjadikan tulisan tidak objektif, apalagi ditambah mungkin hobi mencari sensasi semata sehingga lebih tertarik menulis gosip populer untuk mencari popularitas daripada menulis kritik sosial akan fakta yang benar-benar terjadi di masyarakat.</p>
<p>Oleh karena menyadari kapabilitas saya di ranah jurnalisme sangat minim, maka saya tidak hendak menempelkan logo jurnalisme warga di blog ini. Sebagaimana halnya juga <a title="Validitas Sebuah Blog Sebagai Referensi | Bhyllabus" rel="nofollow" href="http://catatan.legawa.com/2010/04/validitas-sebuah-blog-sebagai-referensi/">validitas sebuah blog sebagai referensi</a>, saya pun tidak menyarankan tulisan-tulisan saya dijadikan sebagai rujukan.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1205&amp;title=Blog+dan+Jurnalisme"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align: middle; display: inline-table; padding: 3px; line-height: normal; border: 0px;" title="certified 25 July 2010 20:31:53 UTC by Digiprove certificate P35279"><a style="border: 0px; float: none; display: inline; text-decoration: none;" href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35279" target="_blank"><img style="vertical-align: middle; display: inline; border: 0px; margin: 0px; float: none; background-color: transparent;" src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" border="0" alt="" /><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size: 11px; color: #757572; border: 0px; float: none; display: inline; text-decoration: none; letter-spacing: normal;" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';"> Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--893DD109E1B2315E84C1C0CE8BA7462C56C7D62DE2B38DBDA5F477DDF544AD84--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/blog-dan-jurnalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Bisa Memuaskan Semua</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/tidak-bisa-memuaskan-semua/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/tidak-bisa-memuaskan-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 14:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1202</guid>
		<description><![CDATA[Narablog adalah sebuah persona yang memiliki kelebihan &#38; kekurangannya di saat yang bersamaan. Dan aspek-aspek tersebut akan muncul dalam blognya baik dalam lingkup desain/corak blog atau pun warna isi blog itu sendiri. ‘Tiada gading yang tak retak’, demikianlah dalam bahasa lama diungkapkan. Beberapa orang menyukai desain blog yang lebih bercorak, menambahkan unsur estetik berselera seni, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Narablog adalah sebuah <em>persona</em> yang memiliki kelebihan &amp; kekurangannya di saat yang bersamaan. Dan aspek-aspek tersebut akan muncul dalam blognya baik dalam lingkup desain/corak blog atau pun warna isi blog itu sendiri.</p>
<p>‘<em>Tiada gading yang tak retak</em>’, demikianlah dalam bahasa lama diungkapkan. Beberapa orang menyukai desain blog yang lebih bercorak, menambahkan unsur estetik berselera seni, beberapa lagi lebih memilih tampilan yang sederhana nan mudah dipahami.</p>
<p>Beberapa narablog suka menggunakan tulisan berwarna-warni, <em>banner</em> berkelip-kelip, bahasa <em>alay</em> untuk menunjukkan ekspresi &amp; eksistensinya. Sementara yang lain mempertimbangkan dengan hati-hati tulisan monokromatik dengan kontras latar yang tepat, sedemikian hingga menyisihkan sedikit unsur kemanusiaan bagi mereka yang kurang mampu mencerna tulisan warna-warni karena menyandang disabilitas penglihatan tertentu, atau menggunakan bahasa secara tepat, bijak dan wajar dengan tanda baca yang tertata rapi sedemikian hingga ada harapan dapat berbagi juga dengan mereka yang menyandang disabilitas kognitif yang mungkin sulit mencerna bahasa <em>alay</em> dan penggunaan tanda baca serampangan.</p>
<p>Sebuah blog seperti sekotak kue coklat, tergantung yang memegangnya, apakah akan dihabiskan sendiri ataukah hendak berbagi pada mereka yang ada di sekitar kita. Pun demikian dengan berbagai kekurangan, bahkan pembagian pun mungkin tidak akan memuaskan semua orang.</p>
<p><a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">Saya</a> berusaha secara berkala menguji kecepatan pembukaan halaman blog dengan sederhana melalui <a rel="nofollow" href="http://www.websiteoptimization.com/services/analyze/">Web Page Analyzer</a> atau <a rel="nofollow" href="http://tools.pingdom.com/">Pingdom Tools</a>, sedemikian hingga blog ini tidak terlalu berat dibuka di koneksi lambat. Namun tentu saja masih jauh dari sebuah blog yang bisa diakses dengan cepat.</p>
<p>Menguji pada tulisan dengan jumlah karakter banyak dan tampilan tanpa gambar, apakah masih dapat dibaca dengan baik. Namun sayang, karena tolok ukurnya adalah saya sendiri, belum tentu akan baik di mata orang lain.</p>
<p>Sering juga mendapat masukan dan kritik mengenai blog ini, walau tidak jarang karena kedangkalan pengetahuan saya – masukan dan kritik yang baik itu tidak bisa saya optimalkan sepenuhnya. Dan kembali, halaman ini hadir dengan berbagai kekurangannya. Dan karena itu tidak bisa memuaskan semua orang.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1202&amp;title=Tidak+Bisa+Memuaskan+Semua"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 25 July 2010 14:37:20 UTC by Digiprove certificate P35247" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35247" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--2D0DDE6581DA469B49E3ECAF4BA02429CC4E748CC9F3CBF6A8E5AD2A1C2DBB68--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/tidak-bisa-memuaskan-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjaga Komunitas WP.COM</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/menjaga-komunitas-wp-com/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/menjaga-komunitas-wp-com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 08:41:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[konten]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1152</guid>
		<description><![CDATA[WordPress adalah sebuah komunitas narablog yang cukup ramai di internet. Salah satu tempat favorit bagi banyak orang untuk nge-blog. Saya juga memiliki sebuah blog di WordPress.com dan blog ini sendiri menggunakan mesin WordPress saat ini. Automattic menyediakan server blog yang baik, ruang yang cuma-cuma, dan perlindungan privasi yang cukup memuaskan. Banyak narablog yang menyukai menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WordPress adalah sebuah komunitas narablog yang cukup ramai di internet. Salah satu tempat favorit bagi banyak orang untuk nge-blog. <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">Saya</a> juga memiliki sebuah blog di WordPress.com dan blog ini sendiri menggunakan mesin WordPress saat ini.</p>
<p>Automattic menyediakan server blog yang baik, ruang yang cuma-cuma, dan perlindungan privasi yang cukup memuaskan. Banyak narablog yang menyukai menggunakan WordPress untuk tempat nge-blog pribadi-nya, karena tentu saja menjadikan wp.com sebagai lahan bisnis berarti melanggar perjanjian pengguna akhir WordPress.</p>
<p>Sebagai pengguna tentu setidaknya kita perlu ikut menjaga komunitas, beberapa pengguna yang memiliki keahlian di dalam pengembangan web akan turut menyumbangkan ide di ranahnya. Namun pengguna biasa seperti saya mungkin tidak dapat memberikan sumbangsih sebesar itu, namun sebagai upaya turut menjaga komunitas ada beberapa hal yang dapat saya lakukan.</p>
<p>Blog dengan domain WordPress.Com memiliki kontrol komunitas yang unik &amp; mudah digunakan. Katakan saja seperti fitur <a title="Report Mature | WordPress.Com" rel="nofollow" href="http://en.wordpress.com/report-mature/">halaman pelaporan konten dewasa</a>. Halaman ini memudahkan kita melaporkan blog-blog yang memuat konten (baik teks atau pun multimedia) yang berbau dewasa (tidak hanya sebatas pornografi) ke pihak WordPress.</p>
<p><span id="more-1152"></span></p>
<p>Ada memang oknum/pihak yang sengaja menulis atau mengunggah konten dewasa ke dalam blog mereka, berbagai motifnya bisa jadi, baik dari sekadar untuk bersenang-senang, mencari popularitas, hingga menjebak pengunjung dan mengarahkannya ke situs tertentu. Namun saya tidak begitu peduli dengan motifnya, karena yang termuat dalam blog itu tetap saja sesuatu yang tidak baik. Dan saya rasa, saya tidak akan suka ada konten dewasa di sepanjang blog WordPress – demikian juga penyedia jasa dari pihak WordPress jelas-jelas tidak menginginkannya.</p>
<p>Ketika ada waktu luang, semisal saat menunggu unduhan. Kadang saya cukup “usil” untuk mengobrak-abrik arsip WordPress guna menemukan  artikel konten dewasa. Dan entah karena si pengunggah ini kelewat cerdas atau sebaliknya, mereka membredeli tulisan mereka dengan berbagai kata kunci yang bisa dengan mudah ditemukan – bahkan dengan metode asal tembak.</p>
<p>Mungkin itu seperti senjata makan tuan, kata kunci mereka saya gunakan untuk menemukan artikel mereka dan kemudian melaporkan ketidakpantasannya ke WordPress (tentu dengan rinciannya). Ha ha, mencari dengan kata kunci dewasa bukan untuk menikmati halamannya, tapi untuk melenyapkan blognya – kejam memang, tapi seperti petani jika ingin ladang bagus, maka gulma harus disingkirkan.</p>
<p>Sayangnya, saya tidak memiliki banyak waktu untuk hal-hal semacam ini, jadi sumbangan saya dalam menjaga komunitas WordPress hanya sebatas ini, melaporkan blog dengan konten dewasa atau mengandung unsur spam. Paling hanya bisa saya kerjakan sekali dalam satu bulan, dan sekali proses saya bisa memasukkan belasan alamat blog bermasalah ini. Katakanlah seperti musim berburu, dari pada saya menembaki dan membunuh satwa di alam terbuka, mending saya berburu blog bermasalah dan membunuhnya di alam maya. <em>Am I a predator</em>? He he….</p>
<p>Kemudian tinggal menunggu satu atau dua hari, laporan balik pun datang dari pihak WordPress yang mengonfirmasikan bahwa blog-blog tersebut telah ditutup karena mengandung konten yang tidak pantas. Bulan ini setidaknya lebih dari 10 blog ditutup setelah saya laporkan.</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://yfrog.com/n3wordpressreportj"><img style="margin: 0px 0px 6px;" title="Suspended report from WordPress" src="http://img831.imageshack.us/img831/7859/wordpressreport.jpg" alt="Laporan balik dari WordPress" /></a></p>
<p>Ada baiknya jika kita tergantung pada pihak lain untuk menjaga komunitas kita. Kalau dibiarkan saja, jumlah blog dengan konten dewasa akan bertambah banyak di internet, hasil-hasil (pasca didramtisir) nanti malah keluar laporan pelarangan blog karena lebih banyak efek buruknya dibandingkan efek baiknya.</p>
<p>Jadi untuk pengguna WordPress.com, apakah yang sudah Anda lakukan untuk menjaga komunitas anda?</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1152&amp;title=Menjaga+Komunitas+WP.COM"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 19 July 2010 10:29:37 UTC by Digiprove certificate P34221" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P34221" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--9BB566D9F0B6649A89C1C66DACB69F5B1070C15D25D8E7F14E4B277C3D089154--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/menjaga-komunitas-wp-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blok Iklan Pada Peramban</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/blok-iklan-pada-peramban/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/blok-iklan-pada-peramban/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 20:36:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cyber Newbies]]></category>
		<category><![CDATA[adblock]]></category>
		<category><![CDATA[ads]]></category>
		<category><![CDATA[browser]]></category>
		<category><![CDATA[Chrome]]></category>
		<category><![CDATA[ekstensi]]></category>
		<category><![CDATA[Firefox]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[opera]]></category>
		<category><![CDATA[pengaya]]></category>
		<category><![CDATA[peramban]]></category>
		<category><![CDATA[Safari]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1141</guid>
		<description><![CDATA[Alasan saya memasang penghalang iklan (adblock) pada hampir semua peramban (web browser) saya adalah sangat sederhana, yaitu saya tidak suka iklan. Saya sebenarnya tidak masalah dengan iklan, kadang alasan mungkin terlalu pribadi. Iklan yang terletak pada kepala (header) sebuah situs membuat konten situs lebih lama dibuka, iklan munculan (pop up ads) membuat tidak nyaman saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alasan <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> memasang penghalang iklan (<em>adblock</em>) pada hampir semua peramban (<em>web browser</em>) saya adalah sangat sederhana, yaitu saya tidak suka iklan. Saya sebenarnya tidak masalah dengan iklan, kadang alasan mungkin terlalu pribadi.</p>
<p>Iklan yang terletak pada kepala (<em>header</em>) sebuah situs membuat konten situs lebih lama dibuka, iklan munculan (<em>pop up ads</em>) membuat tidak nyaman saat membuka konten, iklan pada bilah sisi (<em>sidebar ads</em>) maupun pada sisipan konten (<em>inline ads</em>) membuat distraksi saat mencoba menelusuri konten. Walau demikian memasang iklan pada blog kadang menyenangkan dan membuat tangan gatal – dalam makna tertentu.</p>
<p>Untungnya pada beberapa peramban kita bisa mencegah munculnya iklan-iklan ini pada halaman yang kita kunjungi. Selain mempercepat proses pembukaan halaman pada yang punya jaringan <em>low bandwidth</em>, tampilan halaman akan lebih bersih dan tidak banyak gangguan.</p>
<p>Pengguna Mozilla Firefox dapat menggunakan pengaya/ekstensi yang bernama ABP (<a title="Adblock Plus: Save Your Time and Traffic" rel="nofollow" href="http://adblockplus.org/en/">AdBlock Plus</a>) yang sudah ada sejak dulu sekali. Rasanya ekstensi ini merupakan salah satu ekstensi wajib pada peramban Firefox. Silakan membaca <a title="AdBlock Plus | Installation" rel="nofollow" href="http://adblockplus.org/en/installation">cara pemasangan ABP</a>.</p>
<p>Untuk pengguna Google Chrome dapat menggunakan ekstensi <a title="AdThwart: An ad blocker for Google Chrome" rel="nofollow" href="http://qux.us/adthwart/">AdThwart</a>, sebuah penghadang iklan yang menggunakan mesin penyaring AdBlock Plus dari Firefox. Bedanya, pada Firefox mungkin pengguna akan diminta memperbarui ekstensi secara manual, sedangkan pada Chrome dilakukan dengan otomatis saat ada daftar filter yang baru. Ekstensi ini bisa didapatkan dengan mudah di gudang ekstensi milik Google Chrome.</p>
<p>Bagi pengguna Opera for Windows, mungkin perlu perjuangan lebih. Karena mesin penghadang iklan pada Opera dijalankan secara manual (sejak rilis Opera 9.x), namun bagusnya, Opera dapat menghadang iklan tanpa memerlukan ekstensi tambahan. Teknik manual ini dijelaskan pada <em><a rel="nofollow" href="http://operawiki.info/BlockAdvertisements">Opera Browser Wiki: Block Advertisments</a></em> atau pada tulisan “<a rel="nofollow" href="http://blog.om4g.us/2010/04/memblok-iklan-di-opera-adblock/">Memblok Iklan di Opera</a>”. Kode-kode bisa ditambahkan secara manual sebagaimana yang dijelaskan dalam artikel “<a rel="nofollow" href="http://my.opera.com/Tamil/blog/ad-block">Opera ad block filters</a>”.</p>
<p>Atau Anda bisa menggunakan setelan tanpa gambar pada peramban Chrome maupun Opera secara aslinya (<em>default</em>). Ini lumayan mempercepat pembukaan sebuah halaman web dan menghemat waktu anda. Saya tidak menggunakan penghalang iklan pada peramban Safari, namun bagi pengguna Apple Safari mungkin bisa mencoba <a rel="nofollow" href="http://my.opera.com/Tamil/blog/ad-block">Adblock for Safari</a>, walau sementara ini saya juga kurang yakin akan kinerjanya. Karena setahu saya, Safari belum lama ini memperkenankan pengembang untuk membangun ekstensi webkit untuk peramban yang satu ini. Atau mencoba sebuah <em>open source</em> untuk perangkat Mac OS X 10.5+ yaitu “<a rel="nofollow" href="http://burgersoftware.com/en/safariadblock">Safari Adblock</a>”.</p>
<p>Bagaimana dengan Internet Explorer? Ah, sebaiknya kita lupakan saja yang satu ini…</p>
<p><img class="wlEmoticon wlEmoticon-smilewithtongueout" style="border-style: none;" src="http://catatan.legawa.com/wp-content/uploads/2010/07/wlEmoticonsmilewithtongueout.png" alt="Smile with tongue out" /></p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1141&amp;title=Blok+Iklan+Pada+Peramban"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 16 July 2010 20:39:40 UTC by Digiprove certificate P33749" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P33749" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--EC696935C8910EAFBFDB3A059F9DD5079592B9627BBE9EFF5FDFD7AD9E6EB551--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/blok-iklan-pada-peramban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rilis Opera 10.60</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/rilis-opera-10-60/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/rilis-opera-10-60/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 16:30:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cyber Newbies]]></category>
		<category><![CDATA[piranti lunak]]></category>
		<category><![CDATA[freeware]]></category>
		<category><![CDATA[opera]]></category>
		<category><![CDATA[peramban]]></category>
		<category><![CDATA[rilis]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[unduh]]></category>
		<category><![CDATA[UNIX]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/07/rilis-opera-10-60/</guid>
		<description><![CDATA[Kabar gembira bagi para pengguna peramban Opera – termasuk saya tentunya – dengan dirilisnya versi terbaru peramban ini. Opera 10.60 menggunakan mesin Presto 2.6.30 terbaru yang meningkatkan stabilitas &#38; dukungannya terhadap berbagai fungsi. Opera terbaru juga mendukung dengan baik layanan geolokasi. Layanan geolokasi yang dapat dihadirkan oleh pengguna melalui GLS (Google Location Service). Semisal penambahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kabar gembira bagi para pengguna peramban Opera – termasuk <a title="Cahya Legawa&#39; Homepage" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> tentunya – dengan dirilisnya versi terbaru peramban ini. Opera 10.60 menggunakan mesin Presto 2.6.30 terbaru yang meningkatkan stabilitas &amp; dukungannya terhadap berbagai fungsi.</p>
<p>Opera terbaru juga mendukung dengan baik layanan geolokasi. Layanan geolokasi yang dapat dihadirkan oleh pengguna melalui GLS (<a title="Cahya&#39;s Google Profile" href="http://www.google.com/profiles/haridiva" rel="nofollow">Google</a> Location Service). Semisal penambahan implementasi pengenalan alamat IP dan WiFi. Pengenalan alamat IP berdasarkan GLS yaitu mengenali alamat IP anda dan melacak titik koordinatnya berdasarkan alamat tersebut. Pengenalan WiFI via GLS dengan cara mengumpulkan dan kemudian mengirimkan seluruh daftar jaringan nirkabel terdekat termasuk alamat MAC (Media Access Control), nama SSID (Service Set Identifier), dan kekuatan sinyal, yang kemudian menghasilkan lokasi koordinat anda. Pada bar alamat akan tampak ikon tempel peta kecil yang menandakan bahwa sebuah web sedang mengakses API geolokasi.</p>
<p>Geolaksi akan membantu mereka yang banyak memanfaatkan fitur dunia web ini, seperti para pengguna <a title="Cahya on foursquare" href="http://foursquare.com/user/haridiva" rel="nofollow">foursquare</a> misalnya. Bagi para penggemar standar web jangan khawatir, karena sistem ini juga mendukung “<a href="http://www.w3.org/TR/2008/WD-geolocation-API-20081222/">W3C Geolocation API Specification</a>”. Silakan lihat <a href="http://html5demos.com/geo" rel="nofollow">halaman demo geolokasi</a>.</p>
<p>Mesin JavaScript Opera kini hingga lebih dari 50% lebih cepat dibandingkan versi 10.50 sebelumnya. Penyempurnaan juga diberikan pada dukungan HTML 5 dan video web yang mengusung format WebM yang terdiri dari codecs untuk VP8 Video &amp; Vorbis Audio dalam format .webm (jika tidak salah mereka menyusunnya berdasarkan format media Matroska).</p>
<p>Pengguna UNIX juga mendapat beberapa kejutan, seperti integrasi yang lebih mengarah ke sistem asli UNIX. Opera tidak lagi menggunakan Qt; kini ada native integration melalui apa yang disebut Opera’s “Quick” toolkit yang memanfaatkan kepustakaan GTK atau KDE4 jika tersedia. Jangan lupa bahwa versi UNIX dipersenjatai dengan <a href="http://my.opera.com/core/blog/2009/12/22/carakan-revisited">Opera Carakan Javascript Engine</a>. Dan pengguna UNIX juga bisa menikmati Opera Vega Graphic Library untuk pengolah grafis lebih optimal, tentunya merujuk pada web yang berisi unsur SVG dan elemen <code>&lt;canvas&gt;</code> dari HTML5.</p>
<p><a href="http://yfrog.com/6fopera1060j" rel="nofollow"><img style="margin: 0px 0px 6px" title="Pratampil Opera 10.60" alt="Opera 10.60" src="http://img231.imageshack.us/img231/6872/opera1060.jpg" width="480" height="189" /></a></p>
<p>Tertarik mencoba Opera yang baru? Silakan kunjungi website Opera untuk mengunduh, atau pengguna Windows dapat mengunduh via pranala berikut:</p>
<p><a href="http://get.opera.com/pub/opera/win/1060/int/Opera_1060_int_Setup.exe" rel="nofollow">Unduh Opera 10.60 untuk Windows</a></p>
<p><a href="http://www.opera.com/" rel="nofollow">Kunjungi Situs Opera</a></p>
<p><a href="http://www.opera.com/docs/changelogs/windows/1060/" rel="nofollow">Changelog Opera 10.60 untuk Windows</a></p>
<p><a href="http://www.opera.com/docs/changelogs/unix/1060/" rel="nofollow">Changelog Opera 10.60 untuk UNIX</a></p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 1 July 2010 16:30:27 UTC by Digiprove certificate P22248" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P22248" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--988F2C6CF25AAA20C5F4E01C76D229E78F053D982695C4D71675C1E12BABA0C4--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/rilis-opera-10-60/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
