Skip to content

Kategori: Linux

Stabilitas Bersama openSUSE Leap Gnome

Sudah berapa bulan sejak rilis openSUSE Leap 42.1? Selama ini saya masih cukup betah menggunakan Antergos, meskipun bersifat rolling release, Arch dan turunannya memang sudah membuktikan stabilitas mereka. Namun beberapa hari yang lalu saya mendapatkan wangsit, entah mengapa tiba-tiba ada suara yang membisikkan, “Hei…, mengapa tidak mencoba Leap dan stabilitasnya?” Maka dari sana saya menyapu bersih seluruh isi cakram keras pada notebook Asus saya, dan memasang openSUSE Leap 42.1 dengan fitur otomatis penuhnya – Tancap! Continue reading Stabilitas Bersama openSUSE Leap Gnome

Remix OS – Android untuk Komputer Kita

Apakah pernah berpikir untuk memasang (sistem operasi) Android yang biasanya ada di dalam ponsel pintar kita ke dalam komputer atau laptop atau macbook yang kita punya? Kita semuanya bisa mudah dilakukan dengan menggunakan Remix OS for PC.

Dibangun pada proyek Android-x86, maka Remix OS bisa digunakan hampir di semua sistem komputer yang ada saat ini, baik komputer lama maupun baru. Persyaratannya tentu saya menggunakan komputer/notebook berbasis Intelâ„¢ di dalamnya. Continue reading Remix OS – Android untuk Komputer Kita

Selamat Datang openSUSE Leap

Seberapa lama kita mendambakan sistem operasi yang stabil? Karena stabilitas adalah dambaan banyak orang jika mengingat ketergantungan kita pada teknologi terkomputerasasi semakin tidak terpisahkan. Kecuali saya, yang mungkin lebih menyukai “bleeding edge” dengan sedikit berkompromi pada stabilitas. Kabar baik bagi pengguna “kadal hijau” di seluruh belahan bumi, kini telah diterbitkan openSUSE Leap – rilis teratur openSUSE yang menitikberatkan pada stabilitas sistem operasi secara keseluruhan. Continue reading Selamat Datang openSUSE Leap

Menulis dalam ODT

Open Document Text (ODT) atau tulisan dokumen terbuka merupakan standar dalam menulis sebuah dokumen elektronik, baik – jika tidak salah sesuai standar Uni Eropa, maupun standar nasional Indonesia (SNI). Untuk bisa menghasilkan dokumen ini, aplikasi populer seperti Microsoft Office 2013 (ke atas, bukan ke bawah) dan – mungkin – Microsoft Office 365 bisa menghasilkan, tapi biaya untuk lisensi mereka juga layak dipertimbangkan.

Saya sendiri sudah lama menggunakan aplikasi Writer dari Document Foundation, mudah digunakan dan gratis tanpa biaya lisensi untuk digunakan di manapun. Continue reading Menulis dalam ODT

Antivirus untuk Linux

Sebagai pengguna Linux selama bertahun-tahun, dan pengguna Microsoft Windows juga, saya merasakan kebutuhan antivirus bukanlah keniscayaan pada pelbagai distribusi Linux dibandingkan pada Windows. Lalu orang bisa bertanya, apakah orang menggunakan Linux karena tidak ada virus dibandingkan Windows? Bagaimana kita menjawabnya? Continue reading Antivirus untuk Linux

Enggan ke KDE 5 – Bertahan pada Gnome 3.16

Banyak yang sudah mulai mencoba dan beralih ke Plasma Desktop milik KDE 5, namun saya masih ada di Gnome 3.16 dengan menggunakan Gnome Shell tentu saja – walau kadang melirik Budgie Desktop juga. Juga dengan resminya openSUSE Tumbleweed menggunakan KDE 5 – Plasma Desktop, berarti sebentar lagi pengguna KDE akan melejit lebih banyak lagi, karena tidak bisa dipungkiri banyak pratilik yang tersebar di dunia maya membuat penasaran akan keindahan yang ditampilkan Plasma Desktop. Continue reading Enggan ke KDE 5 – Bertahan pada Gnome 3.16

Rilis elementary OS 3.0 – Freya

Tulisan ini mungkin terlambat terbit, dan beberapa dari Anda mungkin sudah mencoba Elementary OS terbaru – “Freya”. Tapi di antara banyak distribusi, mungkin elementary OS adalah salah satu distribusi yang bisa yakin saya tanamkan di sebuah komputer baru (selain openSUSE, dan Antergos). Alasannya sangat sederhana, yaitu pengembangan dan stabilitas, serta karya seni dan cita rasa sebuah sistem operasi. Menggunakan elementary OS, tidak memberikan kesan seperti menggunakan Mac OS, namun ekosistem yang dibangun bisa dibilang benar-benar sesuatu yang tertata, dan kadang mungkin malah eksklusif. Berbeda dengan Mint yang berusaha tampil dengan Cinnamon atau MATE, maka elementary OS selalu tampak elegan dengan Pantheon-nya. Continue reading Rilis elementary OS 3.0 – Freya

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close