<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bhyllabus &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://catatan.legawa.com/category/teknologi/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatan.legawa.com</link>
	<description>Our Short Pilgrims - Sebuah Catatan Kaki Cahya: Sentuhan Relung Angan dan Ungkapan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 12:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Flying Guns</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/flying-guns/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/flying-guns/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 21:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[perang dunia]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[simulasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1225</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa orang berkata bahwa Linux tidak dipilih selain tidak familiar namun juga tidak memiliki permainan (game) yang menarik. Jika dibandingkan dengan sistem operasi seperti Windows® dan Macintosh® mungkin saja ada benarnya, namun tidak menarik sama sekali, ah masa sih? Sebagian besar permainan di linux dikembangkan oleh komunitas dengan kode sumber terbuka, prinsip non-profit mungkin menyebabkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa orang berkata bahwa Linux tidak dipilih selain tidak familiar namun juga tidak memiliki permainan (game) yang menarik. Jika dibandingkan dengan sistem operasi seperti Windows® dan Macintosh® mungkin saja ada benarnya, namun tidak menarik sama sekali, ah masa sih?</p>
<p>Sebagian besar permainan di linux dikembangkan oleh komunitas dengan kode sumber terbuka, prinsip non-profit mungkin menyebabkan banyak permainan dikembangkan dengan kendala biaya. Tapi tentu saja tidak sepenuhnya tidak menarik.</p>
<p>Sebut saja salah satu permainan yang bernama ‘<em><a href="http://www.flyingguns.com/">Flying Guns</a></em>’ – sebuah <em>game</em> simulasi penerbangan dan pertempuran udara dengan menggunakan pesawat-pesawat tempur di era perang dunia I.</p>
<blockquote><p><em>FlyingGuns is a flight– and battlefield simulator used to develop and test approaches for low-resource, internet enabled games and distributed simulation. Areas of application might be industrial and military simulation or entertainment. </em></p>
<p><em>The same time, FlyingGuns is a 3D action computer game capable of single– and multiplayer gaming. </em></p>
<p><em>FlyingGuns lets the player enter a WW1 fighter plane and fight against human or AI opponents. Having slow planes keeps the gameplay compact. The game is capable to handle a real lot of opponents the same time. Fighting against 100 AI opponents solves the ‘where is the enemy’ problem, which is quite common to flightsim today, in an extraordinary manner.</em></p>
</blockquote>
<p>Anda bisa bermain dengan jaringan atau-pun bermain sendiri di komputer, sederhana memang – tapi ternyata tidak mudah. Kontrol dengan tetikus atau <em>joystick</em> memang bisa membantu, daripada navigasi dengan papan ketik untuk memudahkan simulasinya.</p>
<p><a href="http://drts.sourceforge.net/fg/flyingguns/screenshots.html" rel="nofollow"><img style="margin: 0px auto 6px; display: block; float: none" title="Pertempuran udara 3D dengan efek yang sudah baik" alt="Flying Guns" src="http://drts.sourceforge.net/fg/images/screenshot_02.10.06_2.jpg" width="240" height="205" /></a></p>
<p> 
<p>Pengguna OpenSUSE bisa memasangnya melalui ‘<em>add/remove programs</em>’ di YaST, tinggal mencari per judulnya dan memasang langsung. Tentu saja ini gratis. Berkasnya-pun tidak besar-besar amat, jika <a title="Author: Cahya Legawa" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> tidak salah hanya sekitar 24 MB.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align:right; margin:0px; padding:4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1225&amp;title=Flying+Guns"><img src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" width="16" height="16" alt="Digg This" title="Digg This" border="0" style="border: 0" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 27 July 2010 21:53:03 UTC by Digiprove certificate P35716" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35716" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--E834ED1BF78662507A08E296D8364A1D952F8D6FE31F57B56FD5988893D766FD--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/flying-guns/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudoku di OpenSUSE</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/sudoku-di-opensuse/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/sudoku-di-opensuse/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 05:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[angka]]></category>
		<category><![CDATA[asah otak]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[sudoku]]></category>
		<category><![CDATA[uji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1220</guid>
		<description><![CDATA[Selain GBrainy, permainan lain di OpenSUSE yang cukup untuk mengasah otak adalah Sudoku. Pada desktop Gnome, permainan ini sudah langsung terpasang (kecuali ada perubahan setelan saat instalasi linux sebelumnya). Sudoku adalah teka-teki angka, yang dipopulerkan pertama kali di Jepang pada era 1986-an oleh Nikoli. Prinsipnya sederhana, ada kotak besar dengan isi 9x9 kotak kecil, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain <a title="GBrainy - Permainan Mengasah Otak | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/05/gbrainy-permainan-mengasah-otak/">GBrainy</a>, permainan lain di OpenSUSE yang cukup untuk mengasah otak adalah <a title="Sudoku | Wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sudoku">Sudoku</a>. Pada desktop Gnome, permainan ini sudah langsung terpasang (kecuali ada perubahan setelan saat instalasi linux sebelumnya). Sudoku adalah teka-teki angka, yang dipopulerkan pertama kali di Jepang pada era 1986-an oleh Nikoli.</p>
<p>Prinsipnya sederhana, ada kotak besar dengan isi 9x9 kotak kecil, dan terbagi atas 3x3 kotak sedang yang berisi 3x3 kotak kecil. Kita harus mengisi kesembilan kotak mendatar dan menurun dengan angka 1–9 tanpa ada angka yang berulang, dan setiap kotak sedang juga harus berisi angka 1–9 tanpa ada yang berulang di dalam kotak tersebut. Panduan yang lebih mudah dipahami saya baca di <a title="Sudoku Instruction - How to play Sudoku" href="http://www.sudokudaily.net/instructions/"><em>Sudoku Instruction</em></a>.</p>
<p>Awalnya saya mencoba dengan tingkat mudah (<em>level easy</em>), dan saya cuma mampu menyelesaikannya dalam 16 menit 34 detik (tanpa menggunakan petunjuk/<em>hints</em>). Senang sekali memang rasanya bisa menyelesaikan permainan ini, berarti setiap angka sudah tersusun secara tepat — ah, tapi waktunya itu lho, hampir 20 menit untuk tingkat mudah. Otak saya pasti sudah karatan, atau saya memang tidak berbakat dalam matematika.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 515px"><a href="http://yfrog.com/7fsudokuj"><img class=" " title="Sudoku" src="http://a.imageshack.us/img267/2554/sudoku.jpg" alt="Sudoku on OpenSUSE" width="505" height="507" /></a><p class="wp-caption-text">Pratampil Suduko pada Distro OpenSUSE</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/sudoku-di-opensuse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Thingamablog pada OpenSUSE 11.3</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/thingamablog-pada-opensuse-11-3/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/thingamablog-pada-opensuse-11-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 19:31:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[FTP]]></category>
		<category><![CDATA[Gnome]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[klien]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[thingamablog]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1215</guid>
		<description><![CDATA[Namanya mungkin terdengar aneh, Thingamablog — sebuah peranti lunak klien blog multiplatform yang berjalan pada lingkungan berbasis Java. Hal ini membuat Thingamablog dapat dijalankan di Windows &#38; Linux. Kali ini saya memasangnya untuk Desktop Gnome OpenSUSE 11.3 sebagai alternatif Windows Live Writer. Sebelumnya saya sudah mencoba Blogilo di Gnome OpenSUSE 11.2, namun karena memerlukan depedensi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namanya mungkin terdengar aneh, <a title="Thingamablog - A Desktop Blogging Platform" href="http://www.thingamablog.com/">Thingamablog</a> — sebuah peranti lunak klien blog <em>multiplatform</em> yang berjalan pada lingkungan berbasis Java. Hal ini membuat Thingamablog dapat dijalankan di Windows &amp; Linux. Kali ini saya memasangnya untuk Desktop Gnome OpenSUSE 11.3 sebagai alternatif Windows Live Writer. Sebelumnya saya sudah mencoba <a title="Blogilo di Gnome OpenSUSE 11.2 | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/">Blogilo di Gnome OpenSUSE 11.2</a>, namun karena memerlukan depedensi KDE, maka kali ini saya berusaha untuk tidak menggunakannya pada Dekstop Gnome saya.</p>
<p>Ada sesuatu yang belum saya pahami tentang Thingamablog, sepertinya dia tidak memerlukan peranti lunak blog pihak ketiga seperti WordPress, Blogspot dan lain sebagainya. Namun — jika saya tangkap dari apa yang disampaikan — peranti lunak ini menciptakan langsung blog di FTP server.</p>
<blockquote><p><strong>Thingamablog</strong> is a cross-platform, standalone blogging  application that makes authoring and publishing your weblogs almost  effortless. Unlike most blogging solutions, Thingamablog does <strong>NOT</strong> require a third-party blogging host, a cgi/php enabled web host, or a  MySQL database. In fact, all you need to setup, and manage, a blog with  Thingamablog is <strong>FTP</strong>, <strong>SFTP</strong>, or <strong>network access</strong> to a web server.</p></blockquote>
<p>Jadi sepertinya kita hanya perlu menyiapkan sebuah webserver, dan Thingamablog melakukan sisanya.</p>
<p>Untuk memasangnya pada OpenSUSE 11.3, ada dua cara yang bisa digunakan. Pertama memasang langsung dari repositori ‘<em>Contrib Standard</em>’, caranya dengan menggunakan baris perintah (via Gnome terminal), berikan perintah berikut:</p>
<pre>sudo zypper install thingamablog-1.5.1-0.noarch.rpm</pre>
<p>Cara kedua adalah mengunduh manual dari situs Thingamablog dan memasang manual di komputer. Cara ini sesuai untuk yang komputernya tidak tersambung langsung ke internet, atau yang memanfaatkan yang mengunduh di komputer lain untuk dipasang di komputernya. Untuk mengunduh, silakan gunakan pranala berikut:</p>
<p><a title="Thingamablog - Download" href="http://www.thingamablog.com/download.html">Halaman Unduh Thingamablog</a></p>
<p><a title="Thingamablog RPM Package" href="http://www.thingamablog.com/thingamablog-1.5.1-0.noarch.rpm">Unduh Berkas Instalasi RPM Thingamablog</a></p>
<p>Anda akan mendapatkan sebuah berkas RPM bernama thingamablog-1.5.1–0.noarch.rpm, lalu pemasangan bisa dilakukan melalui Gnome Terminal, dengan perintah:</p>
<pre><code>cd /opt

sudo rpm -Uvh thingamablog-1.5.1-0.noarch.rpm</code></pre>
<p>Baik cara pertama maupun yang kedua memerlukan mengunduh berkas instalasi sebesar kurang lebih 11 MB. Dan pasca pemasangan Anda bisa melakukan penyetelan blog sebagaimana yang dipandu dalam <a title="Thingamablog - Getting Started With Thingamablog" href="http://www.thingamablog.com/tutorial.html">manualnya</a>.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 299px"><a href="http://www.thingamablog.com/index.html"><img title="Thingamablog" src="http://www.thingamablog.com/images/pic01-small.png" alt="Thingamablog for Linux" width="289" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Build a free blog using Thingamablog</p></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 26 July 2010 19:31:51 UTC by Digiprove certificate P35461" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35461" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--45808C1CBAD5FB8FCC4CB5F5D4D39A6DEC09942E3923DD8D4AF76E4D57571BB6--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/thingamablog-pada-opensuse-11-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terlambat 3 Tahun</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/terlambat-3-tahun/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/terlambat-3-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 05:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[paket]]></category>
		<category><![CDATA[pengiriman]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1210</guid>
		<description><![CDATA[George Washington]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang ini <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> mendapatkan sebuah kiriman dari pos, terbungkus rapi dan sekilas saya lihat dikirim dari luar negeri. Saya yang sedang duduk dengan buku teks dan kepala sudah pusing dibuat cukup kaget. Seingat saya, saya tidak sedang memesan apapun dari luar negeri, dan tidak ada seorang sahabat atau kolega saya di luar di negeri yang memberi kabar akan mengirim sesuatu pada saya.</p>
<p>Setelah membayar Rp 3.000,00– untuk cukai masuk (atau apapun itu), saya melihat salah satu sisinya, saya kaget, dan saya merasa tidak pernah memesan benda ini (sambil siap-siap ngecek apa kartu kredit saya masih di tempatnya, walau ternyata yang saya punya selama ini hanya kartu debit, hi hi).</p>
<p>Amplop persegi itu tersegel rapi, dengan lapisan plastik kedap guncangan di bagian dalamnya. Dapatkah Anda menebak isinya? Walau saya bisa menebaknya, tapi yang membuat saya kaget setengah mati adalah angka yang tertera dalam barang yang saya terima – <strong>7.04</strong>!</p>
<p>Ya, saya menerima sebuah keping diska instalasi Ubuntu seri 7.04 – yang berarti kepingan itu diproduksi untuk Ubuntu seri April tahun 2007. Dan sekarang sudah Juli 2010, rasanya membuat <em>de’ javu</em> juga, apa saya memang memesan kepingan ini 3 tahun yang lalu.</p>
<p>Kepingan ini datang terlambat 3 tahun lebih, dan saya tidak tahu bagaimana bisa begini, pun saya tidak ingin memikirkan lebih jauh apa alasannya. Toh sekarang saya menggunakan distro Green Gecko, sudak tidak menyentuh Ubuntu lagi, he he…, maaf untuk para penggemar Ubuntu. Mungkin ini-lah salah satu alasan saya berhenti mencoba distro ini dulu sekali – karena dia terlambat datang, ha ha untungnya gratis.</p>
<p>Ya, sudahlah keanehan hari ini, kini saya harus kembali ke buku teks tebal saya lagi.</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://yfrog.com/6eubuntu704j"><img style="margin: 0px auto 6px; display: block; float: none;" title="Paket Ubuntu 7.04" src="http://img230.imageshack.us/img230/6921/ubuntu704.jpg" alt="Ubuntu 7.04" width="360" height="272" /></a></p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1210&amp;title=Terlambat+3+Tahun"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 27 July 2010 01:14:34 UTC by Digiprove certificate P35553" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35553" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--FE67CB374B563F8F3416C57EC7411CEFE5651B9C7EAEA43B942AAA7A7E87CB88--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/terlambat-3-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BitDefender Free Pada OpenSUSE 11.3</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/bitdefender-free-pada-opensuse-11-3/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/bitdefender-free-pada-opensuse-11-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 12:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[antivirus]]></category>
		<category><![CDATA[bitdefender]]></category>
		<category><![CDATA[freeware]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[malware]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[proprietary]]></category>
		<category><![CDATA[scanner]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1196</guid>
		<description><![CDATA[OpenSUSE 11.2 yang lalu saya memasang avast! sebagai antivirus di Linux tersebut. Kali ini saya ingin mencoba sesuatu yang berbeda untuk OpenSUSE 11.3. BitDefender adalah pilihan saya kali ini untuk diujicobakan, dengan merujuk pada tulisan Mas Vavai: “Instalasi BitDefender Anti Virus &#38; Malware Scanner pada openSUSE”. Saya menggunakan cara yang sama untuk proses instalasinya, lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OpenSUSE 11.2 yang lalu <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> memasang <a title="avast! antivirus | Be Free" rel="nofollow" href="http://www.avast.com">avast</a>! sebagai antivirus di Linux tersebut. Kali ini saya ingin mencoba sesuatu yang berbeda untuk OpenSUSE 11.3. BitDefender adalah pilihan saya kali ini untuk diujicobakan, dengan merujuk pada tulisan Mas Vavai: “<a href="http://vavai.com/v2/2010/01/instalasi-bitdefender-anti-virus-malware-scanner-pada-opensuse/">Instalasi BitDefender Anti Virus &amp; Malware Scanner pada openSUSE</a>”.</p>
<p>Saya menggunakan cara yang sama untuk proses instalasinya, lebih tepatnya saya “mencontek” yang sudah dituliskan Mas Vavai di blognya. Dan akhirnya saya bisa memasang BitDefender dengan lancar pada OpenSUSE 11.3. Saya belum menemukan adanya kejanggalan pada peranti lunak ini.</p>
<p>BitDefender memiliki antarmuka pengguna grafis yang lebih “cantik” dibandingkan avast!, meski sama-sama memiliki periode lisensi 1 tahun (namun saya tidak tahu apakah lisensi BitDefender bisa diperbarui secara gratis lagi tahun berikutnya – sebagaimana halnya dengan avast!).</p>
<p><span id="more-1196"></span></p>
<p><a rel="nofollow" href="http://yfrog.com/jtbitdefenderj"><img style="margin: 0px 0px 6px;" title="BitDefender Antivirus on OpenSUSE 11.3" src="http://img713.imageshack.us/img713/1824/bitdefender.jpg" alt="BitDefender for Linux" width="480" height="377" /></a></p>
<p>BitDefender versi Linux ini memiliki antar muka pengguna yang sederhana, termasuk setelannya. Saya rasa akan mudah dimengerti untuk pengguna Linux pemula sekali pun.</p>
<p>Namun perlu diperhatikan bahwa versi gratis ini hanya diizinkan untuk penggunaan di komputer pribadi, bukan komputer untuk keperluan bisnis, kerja atau kantoran.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1196&amp;title=BitDefender+Free+Pada+OpenSUSE+11.3"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 24 July 2010 13:04:35 UTC by Digiprove certificate P35066" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P35066" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0" alt=""/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--C3563C307B48E7E1C4A9AF77080BB643BDCD719B7DBA35F6BD5E39E99BE0A085--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/bitdefender-free-pada-opensuse-11-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kill Pid</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/kill-pid/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/kill-pid/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 13:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[command]]></category>
		<category><![CDATA[kill]]></category>
		<category><![CDATA[line]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[PID]]></category>
		<category><![CDATA[process]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1182</guid>
		<description><![CDATA[Kadang ada saja proses yang berjalan dan tidak mau dimatikan dengan cara standar pada antarmuka pengguna. Sehingga proses ini mungkin perlu diterminasi dengan jalan yang lebih kejam. ‘Kill Pid’ merupakan salah satu perintah yang paling sering digunakan oleh seorang newbie seperti saya saat bersentuhan dengan kompleksitas sistem operasi Linux/Unix. ‘Kill’ sendiri merupakan sebuah perintah (command) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang ada saja proses yang berjalan dan tidak mau dimatikan dengan cara standar pada antarmuka pengguna. Sehingga proses ini mungkin perlu diterminasi dengan jalan yang lebih kejam. ‘<strong>Kill Pid</strong>’ merupakan salah satu perintah yang paling sering digunakan oleh seorang newbie seperti saya saat bersentuhan dengan kompleksitas sistem operasi Linux/Unix.</p>
<p>‘<a title="Kill | Linux Command" href="http://linux.about.com/od/commands/l/blcmdl1_kill.htm">Kill</a>’ sendiri merupakan sebuah perintah (<em>command</em>) yang bersifat universal pada hampir semua jenis shell, dan PID menunjukkan identitas sebuah proses yang sedang berjalan secara numerik. Jadi perintah ‘<em>kill pid</em>’ adalah perintah untuk membunuh sebuah proses sesuai dengan identitas numeriknya.</p>
<p>Dalam pengalaman saya, ada beberapa proses yang sering tumpang tindih dalam menjalankan program di Linux. Misalnya antara <em>automatic update</em> dengan <em>manual update</em>. Ketika pembaruan otomatis berjalan di balik layar, maka pembaruan secara manual tidak bisa dijalankan karena proses dihalangi oleh pembaruan otomatis. Jadi jika saya ingin menjalankan pembaruan secara manual, maka proses pembaruan otomatis harus diterminasi terlebih dahulu.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 500px"><a href="http://yfrog.com/50killpidp"><img class=" " title="Kill Pid on GNOME Command Line" src="http://img180.imageshack.us/img180/8308/killpid.png" alt="Kill Pid Sample" width="490" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh terminasi proses dengan kill pid melalui baris perintah di OpenSUSE</p></div>
<p>Ada sebuah contoh kasus yang unik — mungkin karena saya tidak sepenuhnya paham. Baik dalam tampilan antarmuka pengguna maupun baris perintah ada sebuah proses yang berjalan sehingga proses lain tidak bisa dimulai, namun ketika ditelusuri melalui ‘<em>system monitor</em>’ PID untuk proses itu tidak tampak sedang berjalan/dijalankan.</p>
<p>Pada contoh gambar di atas sebuah proses dengan ID 8749 sedang bekerja dan menghalangi pemasangan repositori melalui baris perintah. Maka untuk membunuh proses ini, saya menuliskan perintah:</p>
<pre><code>sudo kill pid 8749</code></pre>
<p>Walau kemudian tampil bahwa proses ID dinyatakan tidak valid, namun pasca perintah ini diberikan, permasalahan atau isu konflik sebelumnya sudah tidak ditemukan lagi. Tapi karena saya tidak begitu memahaminya, saya rasa tidak ada gunanya memikirkan hal ini terlalu keras (atau parahnya, saya-lah yang selama ini salah menggunakan <em>command</em> yang sesuai, he he).</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 22 July 2010 13:42:06 UTC by Digiprove certificate P34746" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P34746" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--BD65D0DB6EEBA5E125202EE9F6C66DEBAECE8185670FDFA538A0366C12FB0058--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/kill-pid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Multimedia Codecs OpenSUSE 11.3</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/multimedia-codecs-opensuse-11-3/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/multimedia-codecs-opensuse-11-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 17:04:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[codecs]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[multimedia]]></category>
		<category><![CDATA[open source. openSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[panduan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1173</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menjalankan beberapa berkas multimedia yang tidak didukung secara default oleh Linux OpenSUSE 11.3 maka saya perlu memasang codecs tambahan. Secara aslinya, OpenSUSE hanya mendukung formta-format bebas, non-paten, terbuka sepert Ogg Theora, Ogg Vorbis dan Flac karena alasan hukum legal (DMCA &#38; Paten Peranti Lunak Amerika). Sedangkan beberapa multimedia lain seperti MP3, DVD, AVI dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjalankan beberapa berkas multimedia yang tidak didukung secara <em>default</em> oleh Linux OpenSUSE 11.3 maka <a title="Author: Cahya Legawa" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">saya</a> perlu memasang <em>codecs</em> tambahan. Secara aslinya, OpenSUSE hanya mendukung formta-format bebas, non-paten, terbuka sepert Ogg Theora, Ogg Vorbis dan Flac karena alasan hukum legal (DMCA &amp; Paten Peranti Lunak Amerika).</p>
<p>Sedangkan beberapa multimedia lain seperti MP3, DVD, AVI dan lain sebagainya akan memerlukan dukungan <em>codecs</em> tambahan. Berkas tambahan akan diunduh dari vendor ‘Packman’ dan mengganti vendor asli ‘OpenSUSE’.</p>
<p>Menurut <a href="http://www.opensuse-guide.org/codecs.php">Unofficial Guite to OpenSUSE 11.3: Multimedia Codecs</a>, ada 3 cara dalam memasang <em>codecs</em> ini di sistem operasi OpenSUSE 11.3. Menggunakan ‘<em>1-click install’</em>, pemasangan manual atau menggunakan baris perintah (<em>command line</em>), tergantung tipe mana yang lebih pas untuk kita.</p>
<h3>1– Click Install</h3>
<p>Pemasangan ini adalah metode yang paling sederhana, cukup klik tombol/gambar di bawah untuk memasangnya, dan Anda akan dibawa langsung menuju instalasi <em>multimedia codecs</em>.</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://opensuse-community.org/codecs-kde.ymp"><img style="margin: 0px auto 6px; display: block; float: none;" src="http://www.opensuse-guide.org/images/oneclick/codecs.png" alt="Multimedia Codecs 1-Click Install" /></a></p>
<p>Berkas yang akan dipasang akan menghabiskan ruang sekitar 178 MB, Anda mungkin memerlukan internet akses yang cukup bagus untuk mulai memasangnya, karena jika tidak beberapa pemasangan bisa terhenti di tengah jalan.</p>
<p>Jika Anda mendapat jendela peringatan untuk mengubah vendor dari ‘OpenSUSE’ ke ‘Packman’, tinggal pilih opsi paling atas dan coba lagi dengan memilih ‘<em>OK – try again</em>!’.</p>
<h3>Pemasangan Manual</h3>
<p>Jika Anda ingin memasang secara manual, jangan lupa memasang ‘repository packman’ terlebih dahulu. Jika Anda tidak begitu paham tentang konsep ‘paket manajer’ &amp; ‘repositori’, silakan melihat panduan tentang  ‘<a rel="nofollow" href="http://www.opensuse-guide.org/installpackage.php">Memasang Peranti Lunak</a>’ dan ‘<a rel="nofollow" href="http://www.opensuse-guide.org/repositories.php">Repositori Peranti Lunak</a>’ – dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Lalu pasanglah paket-paket berikut secara manual:</p>
<ul>
<li><code>libxine1-codecs</code></li>
<li><code>w32codec-all</code></li>
<li><code>k3b-codecs</code></li>
<li><code>ffmpeg</code></li>
<li><code>lame</code></li>
</ul>
<p>Untuk video dalam format DVD, karena bentuknya terenkripsi, maka guna memainkannya (misal dengan Kaffeine), perlu dipasang terlebih dahulu <code>libdvdcss</code>. Tambahan repositori secara manual: <a title="http://opensuse-guide.org/repo/11.3/ " href="http://opensuse-guide.org/repo/11.3/ ">http://opensuse-guide.org/repo/11.3/ </a>ke YaST dan pasang paket <code>libdvdcss</code>.</p>
<h3>Pemasangan dengan Terminal</h3>
<p>Untuk memasang <em>codecs</em> via terminal, lakukan langkah berikut (ingat untuk menyalin-tempel kode di bawah, saat menempel gunakan klik kanan tetikus dan pilih ‘<em>paste</em>’ atau gunakan papan ketik: <strong>Ctrl+Shift+V</strong>).</p>
<p>Pertama tambahkan respositori yang diperlukan:</p>
<pre><code>zypper ar -f http://ftp.gwdg.de/pub/linux/packman/suse/11.3 packman</code></pre>
<pre><code>zypper ar -f http://opensuse-guide.org/repo/11.3 dvd</code></pre>
<p>Lalu pasang paket yang diperlukan:</p>
<pre><code>zypper in libxine1-codecs k3b-codecs ffmpeg lame libdvdcss w32codec-all</code></pre>
<p>Anda akan diminta apakah akan mengizinkan perubahan vendor atau tidak – izinkan saja. Dan pemasangan akan selesai.</p>
<div class="wlWriterHeaderFooter" style="text-align: right; margin: 0px; padding: 4px 0px 4px 0px;"><a href="http://digg.com/submit?url=http%3a%2f%2fcatatan.legawa.com%2f%3fp%3d1173&amp;title=Multimedia+Codecs+OpenSUSE+11.3"><img style="border: 0;" title="Digg This" src="http://digg.com/img/badges/16x16-digg-guy.png" border="0" alt="Digg This" width="16" height="16" /></a></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 21 July 2010 22:16:23 UTC by Digiprove certificate P34645" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P34645" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--D022B250D3D2DCB661949AC7622EE8D4EAE0C94C14C068628974881287575C06--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/multimedia-codecs-opensuse-11-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memasang OpenSUSE 11.3</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/07/memasang-opensuse-11-3/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/07/memasang-opensuse-11-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 20:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[banshee]]></category>
		<category><![CDATA[evolution]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[Pasca menunggu beberapa hari setelah rilisnya pada tanggal 15 Juli 2010 yang lalu, akhirnya saya berhasil memasang OpenSUSE terbaru di notebook saya. Instalasinya cukup mudah, bahkan rasanya lebih sederhana dibandingkan ketika saya mencoba OpenSUSE 11.2 dulu. Hanya saja ada satu peringatan di awal instalasi, dan pasca konsultasi via milis komunitas OpenSUSE Indonesia, instalasi bisa dilanjutkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasca menunggu beberapa hari setelah rilisnya pada tanggal 15 Juli 2010 yang lalu, akhirnya saya berhasil memasang OpenSUSE terbaru di notebook saya. Instalasinya cukup mudah, bahkan rasanya lebih sederhana dibandingkan ketika saya <a title="Mecoba OpenSUSE 11.2 | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2009/12/mencoba-opensuse-11-2/">mencoba OpenSUSE 11.2</a> dulu. Hanya saja ada satu peringatan di awal instalasi, dan pasca konsultasi via milis komunitas OpenSUSE Indonesia, instalasi bisa dilanjutkan.</p>
<p>Notebook yang saya gunakan masih sama, yaitu Acer TravelMate 6293, dengan spesifikasi:</p>
<ul>
<li>Intel Core2 Duo processor P8600 (2,4 GHz, 1066 MHz FSB, 8 MB L2 cache)</li>
<li>12,1″ WXGA LED LCD</li>
<li>Up to 732MB Mobile Intel Gaphic Media Accelerator 4500MHD</li>
<li>4GB DDR3</li>
<li>250 HDD (Windows Vista Business SP2 genuine inside, untuk Linux 23 GB alokasi ruang)</li>
<li>DVD Super Multi DL</li>
<li>802.11 a/b/g/Draft-N 3x3 WLAN</li>
<li>Bluetooth 2.0 + EDR</li>
<li>Tambahan eksternal modem Pantech PX500 Express Card (ISP MOBI Mobile-8, jaringan EVDO Rev A)</li>
</ul>
<p>Persiapan saya untuk memasang OpenSUSE 11.3 sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Termasuk menginapkan <em>notebook</em> saya di pusat servis resmi Acer untuk cek lengkap <em>hardware</em> dan <em>upgrade</em> RAM. Sehingga saat pemasangan OpenSUSE saya mendapatkan performa optimal dari <em>notebook</em> tua ini.</p>
<p>Persiapan selanjutnya adalah mendapatkan berkas instalasi OpenSUSE 11.3. Kali ini saya mengunduhnya dari salah satu server lokal di dalam negeri. Mungkin saya tidak terlalu beruntung, berkas instalasi sebesar 4,05 GB walau diunduh dengan kecepatan 100 kbps masih memerlukan waktu lebih dari 20 jam. Saya berpikir seandainya sudah tersedia di repo lokal UGM, mungkin saya bisa lebih menghemat waktu dan sumber daya.</p>
<p>Tapi jangan khawatir, dengan perjuangan panjang — yang mungkin Anda tidak ingin mendengarkan kisahnya — saya pun mendapatkan berkas ISO untuk Linux Green Gecko ini. Kalau kebetulan ada di Jogja dan seputaran UGM, di belakang Bank Bukopin (Jln. Kaliurang KM 4,5) ada sebuah penyewaan CD/DVD, mereka memiliki berkas ISO ini — saya kadang memilih ke sana daripada mengunduh lama, atau harus membeli DVD instalasinya dari toko linux.</p>
<p>Langkah selanjutnya adalah <a title="Menyediakan Partisi Tambahan | Daily Lhagima" href="http://lhagima.wordpress.com/2010/07/19/menyediakan-partisi-tambahan/">menyiadakan partisi tambahan</a> pada komputer saya ini. Saya memotong salah satu partisi, dan membuat ruang kosong dari potongannya tersebut, ruang inilah yang saya jadikan lokasi pemasangan OpenSUSE 11.3.</p>
<p>Setelah <em>notebook</em> dalam kondisi optimal, berkas pemasangan sudah ada, dan ruang pemasangan sudah disiapkan. Maka instalasi OpenSUSE 11.3 yang saya lakukan pun berjalan lancar — ah kali ini <em>background screen</em> untuk OpenSUSE 11.3 terkesan lebih misterius namun menawan. Saya memilih GNOME kali ini sebagai desktop utama, setelah kemarin sudah <a title="Memperbarui OpenSUSE 11.2 dengan KDE 4.4.1 | Bhyllabus" href="http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/">mencicipi plasma di KDE</a>. Saya rasa saya lebih cocok dengan GNOME yang sederhana. Kali ini saya juga tidak melakukan pelokalan ke dalam bahasa Indonesia, dan tetap menggunakan setelan asli. Pasca pengalaman bahwa paket pelokalan memerlukan sumber daya pemeliharaan yang lebih besar.</p>
<p>Dan viola…, selesai-lah Green Gecko, sebuah repo linux favorit saya…</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><a href="http://yfrog.com/n1screenshotbhyllabusmozip"><img title="Dekstop GNOME OpenSUSE 11.3" src="http://img829.imageshack.us/img829/1326/screenshotbhyllabusmozi.png" alt="OpenSUSE 11.3" width="320" height="237" /></a><p class="wp-caption-text">Tampilan Dekstop GNOME pada OpenSUSE 11.3 saat penukaran jendela</p></div>
<p>Kali ini saya hanya memanfaatkan fitur standar saja yang dibawa oleh GNOME, seperti Firefox sebagai peramban, Banshee untuk pemutar lagu, Evolution sebagai klien surel, OpenOffice edisi Novel/OpenSUSE yang tampak lebih cantik dibandingkan yang disajikan Oracle secara murni di Windows.</p>
<p>Pasca pemasangan tidak ada saya temukan isu berarti, semua peranti keras terdeteksi dengan baik. Bahkan seperti biasa, modem MOBI saya hanya tinggal colok dan gunakan tanpa perlu menyetel apapun termasuk nama pengguna dan kata sandi. Itulah salah satu yang saya suka dari GNOME — tidak membuat pusing. Pasca instalasi, saat menghubung ke internet via modem putar nomor saya, ada beberapa pembaruan yang dipasang, seperti Flash Player (Adobe), beberapa <em>fonts family</em>, dan fluendo-mp3, tampaknya OpenSUSE sekarang langsung mendeteksi apa yang kita perlukan dan langsung memasangnya dari aktivitas yang kita kerjakan sehari-hari, seperti sebuah konsep <em>smart user experience</em>.</p>
<p>Saya juga merasa setelan <em>font</em> dan kontras latar (baik pada jendela, tab, dan bar) lebih pas dan lebih mudah saya baca dibandingkan SUSE yang lama.</p>
<p>Banyak hal yang baru pada OpenSUSE 11.3, seperti dukungan yang lebih baik untuk <em>netbook</em> (<em>mini notebook</em>), yang berbasis pada Plasma Netbook Workspace, jadi para pecinta netbook bisa menikmati Linux dalam versi yang ringan namun handal. Ada juga Meegoo Desktop hasil kerja sama antara Intel dan Nokia. Bukan hanya itu, dukungan untuk ponsel cerdas juga semakin ditingkatkan, tentunya ponsel-ponsel seri Andriod, iPhone hingga Blackberry mendapat dukungan unik dari OpenSUSE — namun saya tentu belum bisa mencobanya, karena masih berbekal ponsel lawas.</p>
<p>Kali ini OpenSUSE juga mendukung <em>cloud computing</em>, di mana pengguna bisa melakukan pencadangan, sinkronisasi, berbagi, secara daring. Dan inilah yang mungkin ini akan jadi tatanan sistem komputasi awan di masa depan, OpenSUSE memperkenalkan <a title="OpenSUSE's SpiderOak" href="http://en.opensuse.org/SpiderOak">SpiderOak</a> untuk ini.</p>
<p>Beberapa fitur baru bisa dilihat di <a href="http://en.opensuse.org/Portal:11.3">Portal OpenSUSE 11.3</a> lebih detil, dan jika masih ragu, mungkin bisa membaca artile “<a title="Upgrade to OpenSUSE 11.3 | Linux.Com" href="http://www.linux.com/learn/tutorials/319054-seven-reasons-to-upgrade-to-opensuse-113">Seven Reasons to Upgrade to OpenSUSE 11.3</a>″.</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 19 July 2010 20:04:06 UTC by Digiprove certificate P34260" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P34260" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--66811EA1F2F2417499917562D0ED4F6084A06D987A73B36A13520A4B8412EE9A--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/07/memasang-opensuse-11-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menunggu Green Gecko yang Baru</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/06/menunggu-green-gecko-yang-baru/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/06/menunggu-green-gecko-yang-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 04:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[rilis]]></category>
		<category><![CDATA[versi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/06/menunggu-green-gecko-yang-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi rilis Green Gecko yang baru, kira-kira pertengahan bulan depan tepatnya. Sebagai alternatif dari Windows 6.0 yang saya gunakan saat ini, rasanya baru kemarin saya memasang versi terbarunya. Hmm…, tapi tidak sabar juga sih jadinya menunggu terlalu lama, namun jika hasilnya bagus mengapa tidak. Saya bukan pengguna native untuk sistem operasi yang satu ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebentar lagi rilis Green Gecko yang baru, kira-kira pertengahan bulan depan tepatnya. Sebagai alternatif dari Windows 6.0 yang <a title="Cahya Legawa&#39; Homepage" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> gunakan saat ini, rasanya baru kemarin saya memasang versi terbarunya. Hmm…, tapi tidak sabar juga sih jadinya menunggu terlalu lama, namun jika hasilnya bagus mengapa tidak.</p>
<p><a href="http://wiki.opensuse.org/Product_highlights_11.3"><img style="margin: 0px auto 6px; display: block; float: none" title="Countdown to the Next OpenSUSE releases" alt="Rilis OpenSUSE 11.3" src="http://counter.opensuse.org/small.id.png" /></a> Saya bukan pengguna <em>native</em> untuk sistem operasi yang satu ini, namun setidaknya saya cukup menyukainya untuk mengerjakan beberapa hal yang biasanya enggan saya kerjakan di Windows – seperti mengecek kandar eksternal yang kemungkinan terinfeksi virus berat atau rusak.</p>
<p>Saya juga bukan orang yang mahir berlari di dunia perangkat terbuka, sehingga sering jatuh bangun. Tapi perangkat lunak terbuka – saya rasa – kini menjadi pilihan wajib bagi banyak orang dan kalangan di negeri yang sedang membangun ini sebagai solusi untuk mewujudkan piranti lunak terjangkau dan berkualitas.    </p>
<p>Saya tahu saya tidak mahir, tidak juga saya tertarik menjadi ahli di bidang teknologi yang satu ini. Namun bisa menggunakannya untuk kegiatan perkantoran minimal adalah sesuatu yang sudah cukup saya perlukan untuk keseharian.</p>
<p>Jadi saya akan menunggu rilis Green Gecko yang selanjutnya, rasanya ada sesuatu imut dan lucu sambil belajar turorialnya di <a title="Komunitas OpenSUSE Indonesia" href="http://opensuse.or.id/" rel="nofollow">situs komunitas</a>.     </p>
<p><a href="http://catatan.legawa.com/wp-content/uploads/2010/06/minigreengecko.png"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px auto 6px; display: block; float: none; border-top: 0px; border-right: 0px" class="wlDisabledImage" title="mini green gecko" border="0" alt="mini green gecko" src="http://catatan.legawa.com/wp-content/uploads/2010/06/minigreengecko_thumb.png" width="154" height="117" /></a></p>
<p> 
<p>Siapa yang akan ikut bersama seorang amatir ini untuk jatuh bangun belajar di dunia peranti lunak terbuka?</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 26 June 2010 04:28:06 UTC by Digiprove certificate P21583" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P21583" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#757572; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#757572';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--7059477147FF0350D430FA55E150B592C45B73D62E795F2EBFF225B6CC530B47--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/06/menunggu-green-gecko-yang-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GBrainy — Permainan Mengasah Otak</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/05/gbrainy-permainan-mengasah-otak/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/05/gbrainy-permainan-mengasah-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 22:40:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[brain]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[gbrainy]]></category>
		<category><![CDATA[Gnome]]></category>
		<category><![CDATA[test]]></category>
		<category><![CDATA[unduh]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=987</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang jika sistem operasi linux tidak memiliki permainan yang menarik? Walau mungkin tidak sekeren permainan grafis tinggi di sistem operasi Windows yang mesti dibeli dengan harga mahal, maka permainan gratisan di Linux kadang tidak kalah menarik dan menantangnya. Sebut saja salah satunya adalah gbrainy yang aslinya didesain untuk desktop gnome, namun bisa digunakan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang jika sistem operasi linux tidak memiliki permainan yang menarik? Walau mungkin tidak sekeren permainan grafis tinggi di sistem operasi Windows yang mesti dibeli dengan harga mahal, maka permainan gratisan di Linux kadang tidak kalah menarik dan menantangnya. Sebut saja salah satunya adalah <a href="http://live.gnome.org/gbrainy" title="GBrainy on gnome live">gbrainy</a> yang aslinya didesain untuk desktop gnome, namun bisa digunakan pada desktop KDE sebagaimana yang saya gunakan pada OpenSUSE 11.2 saya.</p>
<p>Gbrainy adalah permainan kecil dan ringan untuk mengasah otak, menarik untuk anak-anak dan orang dewasa, ada kuis-kuis berunsur matematika, logika dan yang menguji daya ingat kita, ataupun analisis verbal. Dan Anda bisa terkaget-kaget bahwa tidak semuanya semudah yang Anda bayangkan.</p>
<p><span id="more-987"></span>
<p>Menurut situs resminya:</p>
<blockquote><p><em>gbrainy provides different difficulty levels making gbrainy enjoyable for kids, adults or senior citizens. It also features player’s game history, player’s personal records, tips for the player, or fullscreen mode. gbrainy can be also extended easily with new games developed by third parties.</em></p>
</blockquote>
<p>Coba lihat pratampil gbrainy berikut:</p>
<p><a href="http://yfrog.com/7dgbrainyj"><img src="http://img265.imageshack.us/img265/5286/gbrainy.jpg" title="gbrainy" alt="gbrainy on OpenSUSE" /></a></p>
<p>Jika tertarik Anda dapat mengunduh sumber kode untuk versi rilis stabil yang terakhir: <a href="http://gent.softcatala.org/jmas/gbrainy/gbrainy-1.42.tar.gz">gbrainy-1.42.tar.gz</a>. Untuk masing-masing distro adalah sebagai berikut:</p>
<p>Packages for <a href="http://packages.debian.org/sid/main/gbrainy">Debian</a>. </p>
<p>Packages for <a href="http://packages.ubuntu.com/gbrainy">Ubuntu</a> </p>
<p>Packages for <a href="http://rpmfind.net">Fedora</a> (Also build with <a href="http://download.opensuse.org/repositories/home:/jordimas/">OpenSuse build service</a>). </p>
<p>Packages for <a href="http://download.opensuse.org/repositories/home:/jordimas/">Suse</a>. </p>
<p>Packages for <a href="http://rpmfind.net/">Mandriva</a>. </p>
<p>Packages for <a href="http://wiki.laptop.org/go/GBrainy">One Laptop Per Child</a>. </p>
<p>Packages for <a href="http://pkgsrc.se/games/gbrainy">NetBSD</a>, <a href="http://www.freshports.org/games/gbrainy/">FreeBSD</a> and <a href="http://openports.se/games/gbrainy">OpenBSD</a> </p>
<p>Packages for <a href="http://repository.slacky.eu/gnome-slacky-12.2/games/gbrainy/">Slackware</a></p>
<p>Apakah Anda pengguna Windows? Yah, jika penasaran Anda juga bisa mencobanya, silakan unduh versi <a href="http://live.gnome.org/gbrainy/Windows">GBrainy Win32</a>. Nah selamat mengasah otak Anda tentunya.</p>
</p>
<p>=-=-=-=-=<br /><i>Powered by <b><a href='http://blogilo.gnufolks.org/'>Blogilo</a></b></i></p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 29 May 2010 05:40:57 UTC by Digiprove certificate P18118" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P18118" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#FAFAF2; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A39912';" onmouseout="this.style.color='#FAFAF2';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--95B496977A92FF8FFC1069CEC8681A3CD5CDD70E2F484C9B14655B79830C7CC0--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/05/gbrainy-permainan-mengasah-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memasang VirtualBox pada OpenSUSE</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/04/memasang-virtualbox-pada-opensuse/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/04/memasang-virtualbox-pada-opensuse/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 04:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[install]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[unduh]]></category>
		<category><![CDATA[VBox]]></category>
		<category><![CDATA[virtualisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/04/memasang-virtualbox-pada-opensuse/</guid>
		<description><![CDATA[VirtualBox adalah aplikasi virtualisasi antar platform. Aplikasi ini dapat dipasang di berbagai komputer berbasis Intel atau AMD yang Anda miliki, tidak peduli apakah sistem operasinya adalah Windows, Mac, Linux atau pun Solaris. Kemudian aplikasi ini dapat memperluas kemampuan komputer anda untuk menjalankan berbagai sistem operasi dalam satu komputer melalui mesin virtualisasi. Artinya, Anda bisa menjalankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>VirtualBox adalah aplikasi virtualisasi antar <em>platform</em>. Aplikasi ini dapat dipasang di berbagai komputer berbasis Intel atau AMD yang Anda miliki, tidak peduli apakah sistem operasinya adalah Windows, Mac, Linux atau pun Solaris. Kemudian aplikasi ini dapat memperluas kemampuan komputer anda untuk menjalankan berbagai sistem operasi dalam satu komputer melalui mesin virtualisasi. Artinya, Anda bisa menjalankan Linux dari dalam Windows, atau menjalankan Windows dari dalam Mac OS, atau menjalankan Mac Os dari dalam Linux dan seterusnya, bersama dengan semua aplikasinya. Anda dapat memasang lebih dari satu sistem operasi, dan menjalankan banyak mesin virtualisasi sekaligus, walau tentu ada kelemahannya – yaitu batas ruang diska dan memori yang dimiliki komputer anda.</p>
<p><span id="more-886"></span></p>
<p>VirtualBox merupakan aplikasi yang sederhana, namun juga sangat tangguh. Bisa dijalankan dari dekstop biasa hingga ke super komputer sekalipun.</p>
<p>Pemasangan (Install):<br />
Klik openSUSE 11.1/11.2 <a rel="nofollow" href="http://download.virtualbox.org/virtualbox/3.1.6/VirtualBox-3.1-3.1.6_59338_openSUSE111-1.i586.rpm">i386</a> | <a rel="nofollow" href="http://download.virtualbox.org/virtualbox/3.1.6/VirtualBox-3.1-3.1.6_59338_openSUSE111-1.x86_64.rpm">AMD64</a></p>
<p>Klik tersebut akan mengunduh berkas YMP dan secara otomatis dibuka oleh Manajer Paket YaST. Tampilan jendela awal akan meminta Anda untuk menambahkan repo VirtualBox dan repo update openSUSE. Klik lanjutkan (<em>next</em>)? klik lanjutkan di jendela berikutnya ? Dan klik lanjutkan lagi di jendela <em>summary</em> yang memberikan informasi repo tambahan dan instalasi peranti lunak VirtualBox ? ini akan mengunduh dan memasang VirtualBox beserta <em>dependencies</em> yang diperlukan termasuk modul kernel untuk VirtualBox (<em>virtualbox-ose-kmp-default</em>) ? klik selesai (<em>finish</em>) di akhir instalasi.</p>
<p>Anda juga bisa memasang paket tambahan <code>virtualbox-ose-guest-tools xorg-x11-driver-virtualbox-ose</code> untuk driver Xorg X11 bagi video dan tetikus.</p>
<p>Untuk memasang paket tambahan,</p>
<p>Dari komputer, klik <em>install software</em> (dari <em>start menu</em>) dan cari virtualbox.</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_VN8zHqq8Ns8/S8LDSGhSy8I/AAAAAAAADXw/yLSD48YCtuk/s800/virtualbox30.png"><img title="Instalasi VBox" src="http://2.bp.blogspot.com/_VN8zHqq8Ns8/S8LDSGhSy8I/AAAAAAAADXw/yLSD48YCtuk/s800/virtualbox30.png" alt="Instalasi VBox" width="410" height="275" /></a></p>
<p>Maka paket-paket yang ditemukan akan tampak seperti gambar di atas (klik gambar guna memperbesar pratampil). Pilih paket-paket di atas, klik “accept” guna memasang paket yang diinginkan.</p>
<p>Saat instalasi selesai Anda perlu menambahkan user anda ke “vboxusers group”, yang dapat dilakukan dengan menggunakan:</p>
<pre>sudo su -c ‘usermod -G vboxusers‘</pre>
<p>catatan: Anda harus log off terlebih dahulu, kemudian logon lagi sedemikian hingga ini dapat berfungsi.</p>
<p>Nah, silakan bereksperimen dengan VirtualBox. Lebih banyak informasi tentang VirtualBox, silakan kunjungi situsnya di <a title="Welcome to VirtualBox.org!" href="http://www.virtualbox.org/">VirtualBox.Org</a> dan bagi pengguna Windows dapat mengunduh VirtualBox versi Windows <a title="Download VBox for Windows at FileHippo" rel="nofollow" href="http://www.filehippo.com/download_virtualbox/">di sini</a>.</p>
<p>Artikel ini diadaptasi dari: <a href="http://linuxpoison.blogspot.com/2010/04/how-to-install-virtualbox-on-opensuse.html">How To Install VirtualBox on OpenSUSE Linux</a>.</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 27 April 2010 04:50:17 UTC by Digiprove certificate P15241" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P15241" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--07910DF331811978E933D5E2F00F45FBCF523B1C1EE2ACFFC97040E28ABD560C--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/04/memasang-virtualbox-pada-opensuse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuju Lucid Lynx</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/04/menuju-lucid-lynx/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/04/menuju-lucid-lynx/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 17:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[aero]]></category>
		<category><![CDATA[desktop]]></category>
		<category><![CDATA[Gnome]]></category>
		<category><![CDATA[lucid lynx]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[pratampil]]></category>
		<category><![CDATA[rilis]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/04/menuju-lucid-lynx/</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu lagi adalah rilis Lucid Lynx atau Ubuntu 10.04 salah satu sistem operasi terbuka yang memiliki banyak penggemar. Saya mungkin bukan pengguna Ubuntu, tapi rasanya di banyak forum Linux, euforia dan antusiasme melihat kemampuan sistem operasi terbaru Ubuntu sudah mulai merambah ke mana-mana. Ya, mungkin karena Lucid Lynx akan menjadi LTS ketiga yang dirilis oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seminggu lagi adalah rilis <a href="https://wiki.ubuntu.com/LucidLynx">Lucid Lynx</a> atau <a href="http://www.ubuntu.com/">Ubuntu</a> 10.04 salah satu sistem operasi terbuka yang memiliki banyak penggemar. <a title="Cahya Legawa' Homepage" rel="nofollow" href="http://www.legawa.com">Saya</a> mungkin bukan pengguna Ubuntu, tapi rasanya di banyak forum Linux, euforia dan antusiasme melihat kemampuan sistem operasi terbaru Ubuntu sudah mulai merambah ke mana-mana.</p>
<p>Ya, mungkin karena Lucid Lynx akan menjadi <abbr title="Long Term Support">LTS</abbr> ketiga yang dirilis oleh Ubuntu (karena dirilis hanya setiap dua tahun sekali, dan menyediakan dukungan selama 3 tahun untuk <em>desktop</em> dan 5 tahun untuk <em>server</em>) sejak rilis LTS terakhir – Hardy Heron.</p>
<p><span id="more-845"></span></p>
<p>Saya bukan pengguna Ubuntu, juga bukan ahli Linux – saya hanya kebetulan punya si Green Gecko yang imut di <em>dekstop</em> saya. Dan kini masih berkutat dengan <a title="Memperbaharui OpenSUSE 11.2 dengan KDE 4.4.1" href="http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/">dekstop KDE</a> yang baru.</p>
<p><script type="text/javascript" src="http://www.ubuntu.com/files/countdown/display2.js"></script></p>
<p>Saya dengar Lucid Lynx masih akan menggunakan Gnome 2.x sebagai desktop <em>default</em>, walau pada versi sebelumnya Gnome 3 sudah bisa dicicipi, namun tampaknya Ubuntu belum siap menanamkan ini di LTS yang akan datang ini secara <em>default</em>. Namun sebagai gantinya mungkin akan ada pembaharuan <abbr title="GIMP Toolkit">GTK+</abbr> yang mendukung <abbr title="Red Green Blue Alpha">RGBA</abbr> sehingga akan tampak seperti menggunakan versi Aero terbaik milik Windows Vista atau 7.</p>
<p>Lucid Lynx juga katanya akan dibuat cepat dan ringan, semisal untuk kecepatan <em>boot</em>, mereka menargetkan untuk sebuah <em>netbook</em> standar seperti Dell Mini 9 adalah 10 detik waktu <em>booting</em>, bayangkan jika PC anda memiliki <em>quad core</em> di dalamnya.</p>
<p>Coba lihat pratampilnya yang cantik berikut pada versi betanya yang saya ambil dari <a rel="nofollow" href="http://www.clickonf5.org">clickkonf5</a>.</p>
<p><a title="Ubuntu Aero Style" rel="nofollow" href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/iiquOQ6lTRBvsRMcaRB03w?authkey=Gv1sRgCJDukvavr-XuCA&amp;feat=directlink"><img title="Ubuntu Aero Style" src="http://lh4.ggpht.com/_Hd5imL9eh-8/S7k-Ddll4oI/AAAAAAAAAzE/sIQ4ngT9CpQ/s400/ubuntu_aero_style_thumb.jpg" alt="Ubuntu Aero Style" /></a></p>
<p>Silakan klik gambar untuk memperbesar.</p>
<p>Ada yang juga turut menunggu kehadiran si Lucid Lynx ini? Maka jangan lupa kedatangannya seminggu lagi. Atau malah justru lebih tertarik menunggu <a href="http://www.markshuttleworth.com/archives/336">Maverick Meerkat</a> si 10.10 yang katanya akan rilis Oktober mendatang.</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align: middle; display: inline-table; padding: 3px; line-height: normal; border: 0px;" title="certified 5 April 2010 01:39:04 UTC by Digiprove certificate P13636"><a style="text-decoration: none;" href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P13636" target="_blank"><img style="vertical-align: middle; display: inline; border: 0px; margin: 0px; float: none; background-color: transparent;" src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" border="0" alt="" /><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size: 11px; color: #636363; border: 0px; float: none; display: inline; text-decoration: none; letter-spacing: normal;" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';"> Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--127752A2D3FAF5069339E9FF1C56958D5171C16F840D6CFB6A91B88F15B7ECE7--></span><!--Digiprove_End--> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/04/menuju-lucid-lynx/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malas Dengan KNetwork Manager</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/04/malas-dengan-knetwork-manager/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/04/malas-dengan-knetwork-manager/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 01:48:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[CDMA]]></category>
		<category><![CDATA[GSM]]></category>
		<category><![CDATA[KDE]]></category>
		<category><![CDATA[KNetwork]]></category>
		<category><![CDATA[manager]]></category>
		<category><![CDATA[modem]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[pantech]]></category>
		<category><![CDATA[ZTE MF622]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=862</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini saya masih belum menemukan solusi yang baik untuk mengakali KNetwork Manager di Desktop KDE pada OpenSUSE 11.2 yang sedang saya gunakan sekarang. Dengan menggunakan modem Pantech PX-500 CDMA sebenarnya tidak masalah dengan koneksi internet, dalam jaringan wifi-pun baik-baik saja. Tapi masalahnya adalah saat menggunakan modem yang tidak langsung terdeteksi sebagai modem, tapi sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini saya masih belum menemukan solusi yang baik untuk mengakali KNetwork Manager di <a href="http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/">Desktop KDE pada OpenSUSE 11.2</a> yang sedang saya gunakan sekarang. Dengan menggunakan modem Pantech PX-500 CDMA sebenarnya tidak masalah dengan koneksi internet, dalam jaringan wifi-pun baik-baik saja.</p>
<p>Tapi masalahnya adalah saat menggunakan modem yang tidak langsung terdeteksi sebagai modem, tapi sebagai kandar penyimpanan (<em>storage driver</em>) terlebih dahulu, seperti modem ZTE MF622 GSM yang saya miliki. Jadi saat dicolok via porta USB, tidak mau terdeteksi sebagai modem, padahal teorinya kernel-nya sudah mendukung apa yang disebut sebagai USB Swicth.</p>
<p><span id="more-862"></span>
<p>Saya tidak suka membongkar berkas .config tidak juga suka melakukan adaptasi via terminal dengan semua perintah yang bikin bingung itu. Ya, saya tahu modem ini terdeteksi dengan vendor yang tepat jika dilihat di profil peranti keras yang terpasang di komputer. Tapi mengapa dia tidak mau “switching” dari “storage device” ke “modem”, arrgghh…</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/TpMIYVIAPhX_pwiPpLlCM8FGvNSKt0Y-PcNDGReqAD4?feat=directlink"><img src="http://lh3.ggpht.com/_Hd5imL9eh-8/S8GIcbaEKSI/AAAAAAAAA3I/Ws53ODbNrPg/s400/KNetwork%20Manager.png" title="KNetwork Manager" alt="KNetwork Manager on OpenSUSE" /></a></p>
<p>Beberapa solusi “under hood” di internet tidak menarik minat saya. Mungkin karena saya tipe orang yang lebih cenderung mengerjakan semuanya melalui antar muka grafis karena itu Linux tampaknya agak menyindir saya dalam artian tertentu. Karena jika saya beruntung, saat booting maka “switching” akan terjadi dengan sendirinya, dan KNetwork Manager melakukan dial-up dengan sendirinya, woalla…, sambungan pun tercipta. Namun hanya jika si newbie ini beruntung.</p>
<p>Itulah mengapa saya lebih suka menggunakan Gnome dibandingkan dengan KDE, sembari setengah berharap jika Gnome 3.0 akan cepat meluncur ke dunia ini, he he…</p>
<p>Jika ada yang punya solusi dalam masalah ini silakan memberi tanggapan, tapi ingat, bukan solusi “under hood”.</p>
<p>=-=-=-=-=<br /><i>Powered by <b><a href='http://blogilo.gnufolks.org/'>Blogilo</a></b></i></p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 11 April 2010 10:40:45 UTC by Digiprove certificate P14091" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P14091" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--BE0DF3E588A6E6778187751A8884ABAD33FF3DCC9DC9564C7DB8623FA8B5BFC0--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/04/malas-dengan-knetwork-manager/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbaharui OpenSuSE 11.2 Dengan KDE 4.4.1</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 17:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[11.2]]></category>
		<category><![CDATA[desktop]]></category>
		<category><![CDATA[install]]></category>
		<category><![CDATA[KDE]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[panduan]]></category>
		<category><![CDATA[screenshot]]></category>
		<category><![CDATA[upgrade]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya memperbaharui sistem OpenSUSE 11.2 saya dari Desktop KDE 4.3.x ke versi KDE 4.4.1, walau sebenarnya saya lebih tertarik menggunakan Gnome. Awalnya ketika saya menerima newsletter dari Linux Poison tentang adanya rilis Desktop KDE 4.4.0, ternyata setelah saya cek, rilis terbaru adalah versi 4.4.1 dengan nama sandi “Clara”. Saat dulu saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu <a title="Cahya Legawa&#39; Homepage" href="http://www.legawa.com" rel="nofollow">saya</a> memperbaharui sistem OpenSUSE 11.2 saya dari <a title="KDE - Experience Freedom!" href="http://www.kde.org/">Desktop KDE</a> 4.3.x ke versi KDE 4.4.1, walau sebenarnya saya lebih tertarik menggunakan Gnome. Awalnya ketika saya menerima <em>newsletter</em> dari <a href="http://linuxpoison.blogspot.com/">Linux Poison</a> tentang adanya rilis Desktop KDE 4.4.0, ternyata setelah saya cek, rilis terbaru adalah versi 4.4.1 dengan nama sandi “<a title="Pengumuman Rilis KDE 4.4.1 Codename Clara" href="http://www.kde.org/announcements/announce-4.4.1.php">Clara</a>”.</p>
<p>Saat dulu saya merusakkan <a title="GNOME: The Free Software Desktop Project" href="http://www.gnome.org/">Desktop Gnome</a> saya, saya beralih ke KDE sementara saya masih harus belajar sangat banyak tentang Linux – sembari jalan dengan masih bergantung pada Windows Vista untuk pekerjaan sehari-hari, seperti menulis artikel blog ini. Karena <a title="Mencoba Blogilo di OpenSuSE 11.2" href="http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/">Bilbo Blogger</a> terbaru tidak dapat saya gunakan di KDE, sepertinya ada <em>bugs</em> dengan kode API.</p>
<p> <span id="more-769"></span>
<p>Saya mengambil panduan instalasi KDE 4.4.x pada OpenSuSE dari artikel “<a href="http://linuxpoison.blogspot.com/2010/03/installing-kde-44-on-opensuse.html">Installing KDE 4.4 on openSuSe</a>” oleh Linux Poison. Jika saya tidak salah, seri ini sebenarnya disiapkan untuk OpenSuSE 11.3 yang akan rilis kemudian, namun versi pabrikannya sudah dapat digunakan pada OpenSuSE 11.2/11.1/11.0.</p>
<p>Proses pembaharuan (<em>upgrade</em>) ini tidak didukung oleh OpenSuSE – mungkin karena bukan versi dekstop yang cukup stabil dengan versi OpenSuSE saat ini. Ada dua cara yang bisa dipilih dalam pembaharuan kali ini.  Pertama adalah cara standar yang menerapkan prosedur keamanan untuk menjamin stabilitas sistem. Kedua adalah cara cepat dengan memanfaatkan “<em>one click installer</em>” dari antar muka YaST milik OpenSuSE.</p>
<p>Jika Anda tertarik untuk menggunakan cara aman, maka silakan ikuti panduannya yang ada di <a href="http://en.opensuse.org/KDE/Upgrade">Panduan OpenSUSE: KDE/upgrade.</a> Sedangkan saya sendiri memilih menggunakan metode cepat. Untuk itu, silakan klik pranala berikut sesuai dengan versi OpenSUSE yang Anda gunakan.</p>
<ul>
<li><a title="Install KDE 4.4 on OpenSUSE 11.2 with YaST/YMP" href="http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/KDE4:/Factory:/Desktop/openSUSE_11.2/KDE4-DEFAULT.ymp" rel="nofollow">KDE 4.4 untuk OpenSUSE 11.2</a></li>
<li><a title="Install KDE 4.4 on OpenSUSE 11.1 with YaST/YMP" href="http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/KDE4:/Factory:/Desktop/openSUSE_11.1/KDE4-DEFAULT.ymp" rel="nofollow">KDE 4.4 untuk OpenSUSE 11.1</a></li>
<li><a title="Install KDE 4.4 on OpenSUSE 11.0 with YaST/YMP" href="http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/KDE4:/Factory:/Desktop/openSUSE_11.0/KDE4-DEFAULT.ymp" rel="nofollow">KDE 4.4 untuk OpenSUSE 11.0</a></li>
</ul>
<p>Berkas yang dipasang kira-kira sebesar 500 MB (kurang lebihnya), dengan jumlah paket sekitar 150-an. Beberapa setelan saya memilih memasang paket terbaru yang ditawarkan dengan perubahan vendor jika saat pemasangan ada peringatan ketidakcocokan dengan paket dari versi sebelumnya.</p>
<p>Berikut adalah beberapa pratampil dekstop KDE 4.4.</p>
<p><a title="Dekstop KDE 4.4 OpenSUSE 11.2" href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/IwQoN-s2RroOj56ZBdx7ew?authkey=Gv1sRgCJDukvavr-XuCA&amp;feat=directlink"><img src="http://lh3.ggpht.com/_Hd5imL9eh-8/S5MGgRDuWAI/AAAAAAAAAog/jTI4Fn5Q4Fs/s400/snapshot2.jpg" /></a> </p>
<p>Di atas adalah tampilan yang ada sistem operasi OpenSUSE 11.2 saya, keren bukan? Dengan Desktop Plasma yang cantik dan mudah diatur, belum lagi efek <em>compiz fusion</em> yang tidak tampak di sini, rasanya bahkan efek <em>Aero Glass</em> milik Vista-pun tertinggal jauh. Jika Anda lihat dengan seksama, di bagian <em>bottom workbar</em> (bilah kerja bawah) ada tiga jendela yang terbuka, tapi di desktop hanya tampak dua, satunya lagi samar-samar terlihat menumpuk pada yang lain – inilah salah satu efek yang dimiliki oleh <em>compiz fusion</em> untuk menampilkan desktop yang lebih efektif dan cantik. Untuk melihat gambar ukuran besar, silakan menengok ke halaman <a title="Screenshot KDE 4.4 On OpenSUSE 11.2" href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/IwQoN-s2RroOj56ZBdx7ew?authkey=Gv1sRgCJDukvavr-XuCA&amp;feat=directlink">album picasa</a>.</p>
<p><a href="http://www.kde.org/announcements/4.4/screenshots/thumbs/general-desktop_thumb.jpg"><img src="http://www.kde.org/announcements/4.4/screenshots/thumbs/general-desktop_thumb.jpg" width="400" height="250" /></a> </p>
<p>Yang satu di atas ini adalah pratampil lain yang saya ambil dari situs KDE yang menyatakan rilis resmi versi 4.4.1.</p>
<p><img src="http://3.bp.blogspot.com/_VN8zHqq8Ns8/S4oN9EzJoYI/AAAAAAAADUw/_0l_4mbcgoM/s320/KDE4.5_2.png" /> </p>
<p>Nah, sedangkan gambar mini di atas adalah pratampil yang saya ambil dari blog Linux Poison. Ini adalah yang diambil si empunya blog dari komputernya. Di bagian bawah gambar ada diperlihatkan opsi pemilihan <em>widget plasma desktop</em> yang bermacam-macam.</p>
<p>Tertarik dengan Linux? Jadikan dirimu lebih bebas bersama Linux – itulah slogan para pengguna Linux.</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 7 March 2010 02:33:34 UTC by Digiprove certificate P10572" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P10572" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--5FD69E9A3F750D1EFDA0CB8301DA03DEF4830E56FFB2F5AF6EB5EB98C19D68FD--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/03/memperbaharui-opensuse-11-2-dengan-kde-4-4-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai Aplikasi Twitter Client untuk Linux OpenSuSE</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/01/berbagai-aplikasi-twitter-client-untuk-linux-opensuse/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/01/berbagai-aplikasi-twitter-client-untuk-linux-opensuse/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 14:11:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[adobe AIR]]></category>
		<category><![CDATA[applications]]></category>
		<category><![CDATA[client]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/01/berbagai-aplikasi-twitter-client-untuk-linux-opensuse/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya kita sudah membahas tentang aplikasi Plurk Client di Linux OpenSuSE. Sekarang mari kita lihat saingannya, layanan microblogging Twitter. Siapa yang tidak kenal Twiter, dari pengguna personal hingga perusahaan bonafit memanfaatkan Twitter untuk berbagai kepentingan. Sehingga tidak salah jika aplikasi Twitter Client lebih banyak dibandingkan dengan saingannya yang lain. Dan Anda bisa jadi kebingungan memilih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya kita sudah membahas tentang aplikasi <a href="http://catatan.legawa.com/2010/01/plurk-client-opensuse-11-2/">Plurk Client</a> di Linux OpenSuSE. Sekarang mari kita lihat saingannya, layanan <em>microblogging</em> Twitter. Siapa yang tidak kenal Twiter, dari pengguna personal hingga perusahaan bonafit memanfaatkan Twitter untuk berbagai kepentingan. Sehingga tidak salah jika aplikasi Twitter Client lebih banyak dibandingkan dengan saingannya yang lain. Dan Anda bisa jadi kebingungan memilih aplikasi yang tepat.</p>
<p><span id="more-607"></span>
<p>Beberapa aplikasi klien yang menarik pernah saya sebutkan di tulisan sebelumnya — <a href="http://catatan.legawa.com/2010/01/amazed-with-opensuse-11-2/">Amazed with OpenSuSE 11.2</a>. Jika ada yang paling saya minati, mungkin itu adalah choqoK — aplikasi klien Twitter berbasis dekstop KDE (meski saya menggunakan desktop Gnome). Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan klien ini di OpenSuSE?</p>
<p>Beberapa klien sudah dibawa dengan sendirinya di OpenSuSE, jika ingin melihat yang lain coba tambahkan programnya melalui YaST: Pilih Komputer » Install Software » Ketik Kata Kunci: Tweet atau Twitter, nanti akan diperlihatkan berbagai aplikasi yang tersedia untuk kita. Jika kurang berminat dengan layanan yang sudah disediakan, jangan khawatir, masih banyak lagi aplikasi lain yang bisa kita install. Silakan merujuk kembali ke laman <a href="http://twitter.pbworks.com/LinuxApps" title="Linux Twitter Apps">Aplikasi Klien Twitter untuk Linux</a> yang merupakan Wiki Penggemar Twitter.</p>
<p>Beberapa aplikasi mungkin memerlukan Adobe AIR (lihat kembali cara menginstal Adobe AIR di OpenSuSE pada artikel mengenai Plurk Client di atas), kemudian cobalah beberapa aplikasi terkenal seperti <a href="http://www.tweetdeck.com/">TweetDeck</a>, <a href="http://seesmic.com/">Seesmic</a>, atau <a href="http://www.tweetpocket.com/">TweetPocket</a> dan lihat bagaimana GUI menawan yang diberikan oleh aplikasi berbasis AIR ini.</p>
<p>Jadi, apa klien Twitter favorit Anda?</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 7 January 2010 14:11:43 UTC by Digiprove certificate P5773" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P5773" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  This blog post has been Digiproved © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--223FF387F1838DF2D84D8DC72A093AAF9BF1FDF85CE0FA7A987040CF7FE6C869--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/01/berbagai-aplikasi-twitter-client-untuk-linux-opensuse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plurk Client — OpenSuSE 11.2</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/01/plurk-client-opensuse-11-2/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/01/plurk-client-opensuse-11-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 03:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[adobe AIR]]></category>
		<category><![CDATA[client]]></category>
		<category><![CDATA[gambas]]></category>
		<category><![CDATA[gplurk]]></category>
		<category><![CDATA[microblogging]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[plurkit]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/01/plurk-client-opensuse-11-2/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana diketahui banyak orang, Plurk adalah salah satu layanan microblogging yang cukup banyak digunakan dan digemari — walau mirip dengan saingannya yaitu Twitter, Plurk memiliki keunikannya sendiri. Sedemikian hingga Plurk memiliki banyak pengguna yang loyal. Hanya saja bedanya, Twitter lebih terkenal dibandingkan dengan layanan Plurk — mungkin karena kesederhanaannya — Twitter menjadi lebih mudah digunakan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagaimana diketahui banyak orang,<a href="http://www.plurk.com/haridiva" title="Cahya on Plurk"> Plurk</a> adalah salah satu layanan <em>microblogging</em> yang cukup banyak digunakan dan digemari — walau mirip dengan saingannya yaitu <a href="http://www.twitter.com/haridiva" title="Cahya on Twitter">Twitter</a>, Plurk memiliki keunikannya sendiri. Sedemikian hingga Plurk memiliki banyak pengguna yang loyal. Hanya saja bedanya, Twitter lebih terkenal dibandingkan dengan layanan Plurk — mungkin karena kesederhanaannya — Twitter menjadi lebih mudah digunakan, apalagi Twitter memiliki banyak aplikasi klien baik di Windows maupun di Linux.</p>
<p><span id="more-606"></span>
<p>Di Linux OpenSuSE 11.2 sendiri tidak ada aplikasi yang mendukung Plurk secara langsung. Namun bukan berarti tidak bisa memanfaatkan layanan <em>microblogging</em> ini dengan baik. Karena ada beberapa trik yang bisa kita kerjakan. Kita bahasa dari cara yang paling mudah dulu.</p>
<p><strong>Pertama</strong> dengan memanfaatkan peramban Mozilla Firefox. Lho, apa ini maksudnya kita masuk ke halaman Plurk.Com? Masuk ke halaman Plurk.Com mungkin salah satu yang paling saya hindari karena untuk lebar pita yang kecil, situs ini sangat sulit dibuka. Saya bahkan lebih sering menggunakan <a href="htt://www.plurk.com/m" title="Akses ke Plurk Mobile">Plurk Mobile</a> untuk akses yang lebih nyaman.</p>
<p>Tentu kita sudah tidak asing lagi bahwa peramban yang paling banyak digunakan ini memiliki kelebihan, karena terdapat fitur pengaya (<em>plugin, extention</em>). Yang akan kita gunakan kali ini adalah sebuah pengaya yang akan tampil di bagian bilah samping (<em>sidebar</em>) tampilan layanan Plurk seperti <em>chatbox</em>. Pengaya ini adalah <em>Plurk Extention for Firefox</em> (<a href="http://www.twistermc.com/downloads/plurk1.0.1.xpi" title="Plurk Extention for Firefox - Download ver. 1.0.1!">klik untuk mengunduh</a>). Sayangnya pengaya ini masih dalam pengembangan, mungkin tidak akan sesuai dengan peramban yang terkini. Anda mungkin bisa menemukan pembaharuannya <a href="http://www.twistermc.com/" title="Twistermc">di sini</a>.</p>
<p><strong>Kedua</strong> dengan memanfaatkan API Plurk dan pembaharuan status via <em>messenger</em>. Jika Anda sudah menggunakan Plurk untuk beberapa lama, maka Anda pasti tahu bahwa status Plurk bisa diperbaharui (<em>update</em>) melalui <em>messenger</em> (Yahoo Messenger atau Google Talk). Jika Anda sudah mengaktifkan fitur ini sebelumnya, maka tidak ada banyak lagi yang bisa kita kerjakan. Hanya saja di Linux, messenger yang paling nyaman adalah Pidgin — Jadi status Plur diperbaharui melalui Pidgin di Linux (he he, maaf saya menggunakan Gnome — saya tidak tahu yang menggunakan KDE).</p>
<p>Masih kurang paham? Silakan tengok <a href="http://heric.web.id/">cah Bojonegoro</a>, di sana ada tulisan berjudul: <a href="http://heric.web.id/2009/01/27/menggunakan-pidgin-untuk-nge-plurk/">Menggunakan Pidgin untuk “nge-Plurk”</a>, saya rasa tulisan ini sudah cukup menjelaskan dengan baik trik apa yang perlu kita lakukan.</p>
<p><strong>Ketiga</strong> dengan menggunakan aplikasi Plurkit yang berbasis Adobe AIR. Terdengar menyeramkan? Kalau saya pertama kali membacanya juga agak menyeramkan, namun jangan khawatir, mari kita coba selangkah demi selangkah — sesama <em>Newbie</em> mesti saling membantu :D</p>
<ol>
<li>Anda perlu memasang Adobe AIR di OpenSuSE 11.2, untuk itu kita perlu melongok kembali ke panduan di <a href="http://en.opensuse.org/AdobeAir_HOWTO">Adobe AIR — HOWTO</a> pada OpenSuSE 11.2. Namun perhatikan bahwa itu adalah untuk sistem 64-bit, bagi yang menggunakan sistem 32-bit — mari kita tutup mata dan jalan saja, siapa tahu selamat tiba di tempat. Menurut panduan itu inilah langkah-langkah yang kita perlukan:</li>
<li>Pastikan paket minimal untuk menginstall Adobe AIR sudah terpasang di sistem Anda, jika belum <em>install</em> paket berikut: <code>zypper install libasound2-32bit libgcc44-32bit libncurses5-32bit libstdc++33-32bit libstdc++44-32bit libxml2-32bit mozilla-nss-32bit mozilla-nspr-32bit gtk2-devel gnome-keyring-32bit libxml2-devel-32bit libxml2-devel libxslt-32bit rpm-32bit rpm-devel</code></li>
<li>Unduh Adobe AIR untuk Linux: <code>http://get.adobe.com/air/</code> jangan lupa melihat <a href="http://www.adobe.com/products/air/systemreqs/" title="System Reqs for Adobe AIR">spesifikasi sistem yang diperlukan</a>.</li>
<li>Buka terminal dan jalankan sebagai <em>super user</em>, masuk ke map/folder di mana berkas/file instalasi berada, lalu lakukan perintah berikut secara berturut-turut: <code>chmod +x AdobeAIRInstaller.bin</code> dan kemudian perintah <code>./AdobeAIRInstaller.bin</code> kemudian akan muncul jendela instalasi, ikutilah hingga selesai — maka Adobe AIR sudah terpasang pada sistem Anda.</li>
<li>Unduh <a href="http://www.twistermc.com/blog/2008/06/22/plurkit-on-adobe-air/">instalasi AIR untuk Plurkit</a> melalui situs resminya <a href="http://www.twistermc.com/downloads/Plurkit.air" title="Download Plurkit AIR">di sini</a>.</li>
<li>Gunakan Adobe AIR Application Installer untuk memasang Plurkit di sistem Anda — jika mendapat peringatan bahwa aplikasi belum bisa diverifikasi, lewati saja — karena ini bukan aplikasi resmi.</li>
<li>Jalan Plurkit dan nikmati menggunakannya.</li>
</ol>
<p>Silakan melihat tambahannya <a href="http://upkfe.web.id/2009/05/13/bermain-air-dengan-plurk-dan-facebook-di-linux/" title="Bermain AIR dengan Plurk dan Facebook di Linux">di sini</a> untuk poin yang ketiga ini, karena saya mengambil dasar ide-nya dari blog tersebut, di sana juga terdapat tambahan dengan aplikasi Facebook AIR :)</p>
<p><strong>Keempat</strong>, yaitu cara yang belum saya coba dan belum tahu apakah bisa berfungsi dengan baik atau tidak. Jika cara yang ketiga memanfaatkan arsitektur AIR dari Adobe, maka yang satu ini memanfaatkan arsitektur <a href="http://gambas.sourceforge.net/en/main.html">Gambas</a> yang berbasis GTK+, Gambas seharusnya sudah bisa diterapkan di berbagai distro seperti Arch Linux Overlord, Conectiva 10, Debian Woody/Sarge, Fedora Core 4/5/6, Gentoo 1.4, Linex, Mandriva di atas seri 2005, OpenSuSE mulai versi 9x, Qi Linux 1.2, RedHat 8/9, Slackware di atas 9.1, Ubuntu Dapper/Edgy/Feisty/Gutsy/Lucid Linx/(dan aku lupa apa yang terbaru, he he), serta pada Xandros 2.0.</p>
<p>Prinsipnya adalah memasang Gambas, dan ini tidak bisa otomatis di OpenSuSE 11.2 — harus manual (hiks, aku ga bisa manual — jadi cuma kukasih tahu basisnya saja). Unduh Gambas <a href="http://gambas.sourceforge.net/en/main.html">di sini</a>, dan pasang di OpenSuSE. Lalu kini kita perlu aplikasi yang bernama <a href="http://code.google.com/p/gplurk/">gplurk</a>, unduh dan pasang. Nah, seharusnya sekarang bisa ada aplikasi gplurk sebagai <em>Plurk Client</em> di Linux.</p>
<p>Ya, sedikit banyaknya seharusnya salah satu cara itu berhasil untuk kita — jika tidak — mau gimana lagi, kembali menggunakan peramban dan masuk ke situsnya secara manual :D</p>
</p>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 7 January 2010 03:41:18 UTC by Digiprove certificate P5736" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P5736" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  This blog post has been Digiproved © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--77767ECC3572509C3E5B5675511DF8AB4DEFC83C261FC277A0FCB0F39C263FB9--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/01/plurk-client-opensuse-11-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amazed With OpenSuSE 11.2</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/01/amazed-with-opensuse-11-2/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/01/amazed-with-opensuse-11-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 22:38:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[alternative]]></category>
		<category><![CDATA[application]]></category>
		<category><![CDATA[desktop]]></category>
		<category><![CDATA[how to]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[perfect desktop]]></category>
		<category><![CDATA[system operation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/?p=602</guid>
		<description><![CDATA[It has been a week since I was starting in touch with this Linux Distro — The OpenSuSE 11.2 (please read back about trying OpenSuSE — in Bahasa). I do very pleased with how this Green Gecko works, just watching the new GUI and some fixing about many stuffs those made me confuse long time [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>It has been a week since I was starting in touch with this Linux Distro — The OpenSuSE 11.2 (please read back about <a title="Mencoba OpenSuSE 11.2" href="http://catatan.legawa.com/2009/12/mencoba-opensuse-11-2/">trying OpenSuSE</a> — in Bahasa). I do very pleased with how this Green Gecko works, just watching the new GUI and some fixing about many stuffs those made me confuse long time ago — but now, it just amazing.<span id="more-602"></span>I chose Gnome Desktop instead KDE, yes I must admit KDE Desktop so grunge with its Plasma Desktop System. Even Plasma on KDE could look much better than Aero Desktop on Windows Vista or Windows 7. I search for simplicity this time, and Gnome could provide it with simple navigation — at least that what I believe — much people don’t.</p>
<p>I manage to use <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Compiz_Fusion">Compiz Fusion</a> on my Gnome Desktop — and <em>whoala</em>… its just like magic — a nice friendly 3D live desktop (thanks <a href="http://daniiswara.net">Bli Dani</a> for his help). With Emerald theme manager, its was a dream comes true — I can make my desktop just like any other desktop — Windows, MacOs, FreeBSD, and else with easy steps — but I prefer the simple one.</p>
<p>The other proportional change I made was based on “<a href="http://www.howtoforge.com/the-perfect-desktop-opensuse-11.2-gnome">The Perfect Desktop — OpenSuSE 11.2 (GNOME)</a>”. I can now type, write, paint, listening to music and watching videos by any formats was just easy as I were using Windows Vista.</p>
<p>Here is some settings I use:</p>
<ol>
<li>Open Office Org SuSE Edition — for office works;</li>
<li>Banshee and XMMS for audio media players; (you may use Amarok as well)</li>
<li>Totem and VLC for video media players; (you may use Kaffeine as well)</li>
<li>Cheese for Webcam — I use Acer Crystal Eye on my Windows Vista; (Crystal Eye works better, but Cheese have some extra features)</li>
<li>F-Spot and Google Picasa for Photo Album, I prefer Picasa since I use it on Windows too;</li>
<li>Gimp for Photo Editing (you may refer it as the substitution for Adobe Photoshop);</li>
<li>Ink for Graphic Editing (you may refer it as the substitution for Corel Draw);</li>
<li>Bilbo Blogger (or <a href="http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/">Blogilo</a>), as the substitution for Windows Live Writer;</li>
<li>Choqok, as the substitution for Tweet Deck on Windows (you may use Tweet Deck in Linux OpenSuSE too, but need to install Adobe Air for Linux firstly); you may use Twitux or Gwibber as alternative.</li>
<li>Web browsers still predominantly with Mozilla Firefox, next to Opera Web Browser and Google Chrome (not Chromium);</li>
<li>Mozilla Thunderbird still my favorite email client in Linux with IMAP setting for Gmail;</li>
<li>Pidgin was a good choice to replace much messengers on Windows, just put yahoo messenger, google talk, AIM in one place — and you should be chose Pidgin;</li>
<li>If you prefer to read feed, FeedRea is a nice application on OpenSuSE Gnome (you may use Akregator as well — from KDE);</li>
<li>Don’t forget Vuze for P2P or torrent downloader application; (in Windows I use micro torrent)</li>
<li>I use avast antivirus workstation for Linux in OpenSuSE — its free and good, but honestly Linux doesn’t need antivirus at all, but just in case I need it — I put in for preventive measurement;</li>
</ol>
<p>There are a lot of nice Game on Linux — in you are a gamer in Windows. TORCS is the choice for racing game, Treamulus and AlfaOne series is the best for shooting game, Warzone 2100 is the nice and simple RTS game in Linux. If you prefer you Windows Game on Linux, just use Wine for emulator — but proceed with cautions, since not all Windows applications supported with Wine. Need more? Just <a title="Search Best Linux Game with Google" href="http://www.google.co.id/search?q=best+linux+game">search this</a>.</p>
<p>With the system in my Acer TM 6293 there is no trouble with OpenSuSE 11.2 that I found. All peripherals seem just fine. And my modem Pantech PX-500 using MOBI — a broadband internet access from mobile-8 were automatically detected and works nicely — but still I need go to Windows to activating the unlimited access each month — there is only GUI to do this in Windows (And Macintosh probably).</p>
<p>Well, how about you? What Linux are you using? This picture bellow is the KDE Desktop for OpenSuSE Linux (I took the picture from OpenSuSE.or.id):</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 624px"><a href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2009/11/opensuse-11-2.jpeg"><img class="  " title="KDE Desktop OpenSuSE 11.2" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2009/11/opensuse-11-2.jpeg" alt="OpenSuSE 11.2" width="614" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">The Beautiful Desktop of OpenSuSE 11.2</p></div>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 6 January 2010 22:32:16 UTC by Digiprove certificate P5722" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P5722" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  This blog post has been Digiproved © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--EDAC33BC5525A64E25A0652D4DF6A2B6DA9F8F62AA7A7F2BA3930F635D956229--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/01/amazed-with-opensuse-11-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antivirus Untuk Linux OpenSuSE 11.2</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2010/01/antivirus-untuk-linux-opensuse-11-2/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2010/01/antivirus-untuk-linux-opensuse-11-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 03:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[antivirus]]></category>
		<category><![CDATA[avast]]></category>
		<category><![CDATA[install]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2010/01/antivirus-untuk-linux-opensuse-11-2/</guid>
		<description><![CDATA[Linux mungkin tidak begitu memerlukan antivirus, karena sebagian besar virus hanya menyerang sistem operasi Microsoft Windows. Namun beberapa pihak tetap sepakat bahwa antivirus pada Linux perlu, karena antivirus pada Linux juga memiliki database untuk berbagai signature virus yang menginfeksi OS Windows, mengapa…? Begini, jika ada orang yang membawa diska eksternal seperti UFD yang terinfeksi virus, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Linux mungkin tidak begitu memerlukan antivirus, karena sebagian besar virus hanya menyerang sistem operasi Microsoft Windows. Namun beberapa pihak tetap sepakat bahwa antivirus pada Linux perlu, karena antivirus pada Linux juga memiliki <em>database</em> untuk berbagai <em>signature</em> virus yang menginfeksi OS Windows, mengapa…?</p>
<p>Begini, jika ada orang yang membawa diska eksternal seperti UFD yang terinfeksi virus, kita bisa membantu membersihkannya di Linux dengan bantuan antivirus tanpa khawatir virus tersebut melompat ke dalam komputer sistem kita.</p>
<p><span id="more-580"></span>
<p>Beberapa antivirus seperti <a href="http://www.clamav.net">ClamAV</a> (yang aslinya memang berbasis di Linux) dan <a href="http://www.avira.com/">Avira/Antivir</a> memang bisa dipasang langsung melalui YaST di OpenSuSE 11.2. Jadi tidak perlu repot, tinggal masuk ke menu “install software” cari paket dengan kata kunci antivirus, nanti akan menemukan berkas yang diperlukan.</p>
<p>Sebanarnya tidak hanya itu, sepertinya masing-masing produsen sudah menyediakan versi antivirus sendiri untuk Linux.<a href="http://www.pandasoftware.com/download/linux/linux.asp"> Panda Antivirus for Linux</a>, <a href="http://www.f-prot.com/download/home_user/download_fplinux.html">F-Prot for Linux</a>, <a href="http://www.sophos.com/products/enterprise/endpoint/security-and-control/linux/">Sophos Anti-virus for Linux</a>, <a href="http://www.kaspersky.com/anti-virus_linux_workstation">Kaspersky Anti-virus for Linux</a>, <a href="http://www.mcafee.com/us/enterprise/products/system_security/servers/linuxshield.html">McAfee LinuxShield</a>, namun mungkin tidak semuanya gratis — saya belum melihat semua lisensinya.</p>
<p>Mas Vavai pernah menulis tentang <a href="http://vavai.com/v2/2010/01/instalasi-bitdefender-anti-virus-malware-scanner-pada-opensuse/" title="Instalasi BitDefender Anti virus dan Malware Scanner pada OpenSuSEpada">instalasi BitDeffender untuk OpenSuSE Linux</a>. Karena untuk personal lisensi ini bisa digunakan secara gratis.</p>
<p>Jika saya sendiri memilih Avast Antivirus Workstation (atau dikenal sebagai <a href="http://www.avast.com/eng/download-avast-for-linux-edition.html">Avast Linux Home Edition</a>) yang memang untuk Linux. Permasalahannya saya tidak bisa melakukan instalasi otomatis dengan paket instalasi, ada beberapa galat yang terjadi sebagaimana yang saya sampaikan di <a href="http://forum.avast.com/index.php?topic=52986.msg449205#msg449205">forum avast</a>. Setelah saya memeriksa kembali direktori yang menjadi galat tersebut, ternyata semuanya terkunci — artinya — dalam tebakan saya, hanya bisa dimodifikasi oleh <em>super user</em>.</p>
<p>Saya pun melakukan instalasi lewat terminal Gnome (karena saya menggunakan desktop Gnome) dengan menggunakan <code>zypper install (paket avast)</code> sebagai <em>super user</em>, dan kemudian avast bisa diinstal tanpa masalah. Berikut rinciannya pada terminal:</p>
<blockquote><p><code>zypper install avast4workstation-1.3.0-1.i586.rpm</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Loading repository data...</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Reading installed packages...</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Resolving package dependencies...</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>The following NEW packages are going to be installed:</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code> avast4workstation libexpat0 </code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>2 new packages to install.</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Overall download size: 27,9 MiB. After the operation, additional 41,5 MiB will </code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>be used.</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Continue? [y/n/?] (y): y</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Retrieving package libexpat0-1.95.8-102.2.i586 (1/2), 60,0 KiB (154,0 KiB unpacked)</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Retrieving: libexpat0-1.95.8-102.2.i586.rpm [done (35,0 KiB/s)]</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Installing: libexpat0-1.95.8-102.2 [done]</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Retrieving package avast4workstation-1.3.0-1.i586 (2/2), 27,8 MiB (41,3 MiB unpacked)</code></p>
</blockquote>
<blockquote><p><code>Installing: avast4workstation-1.3.0-1 [done]</code></p>
</blockquote>
<p><!--Digiprove_Start--><span style="vertical-align:middle; display:inline-table; padding:3px; line-height:normal;border:0px;" title="certified 3 January 2010 03:33:05 UTC by Digiprove certificate P5482" ><a href="http://www.digiprove.com/show_certificate.aspx?id=P5482" style="text-decoration:none" target="_blank" style="border:0px; float:none; display:inline; text-decoration: none;"><img src="http://www.digiprove.com/images/dp_seal_trans_16x16.png" style="vertical-align:middle; display:inline; border:0px; margin:0px; float:none; background-color:transparent" border="0"/><span style="font-family: Tahoma, MS Sans Serif; font-size:11px; color:#636363; border:0px; float:none; display:inline; text-decoration:none; letter-spacing:normal" onmouseover="this.style.color='#A35353';" onmouseout="this.style.color='#636363';">  This blog post has been Digiproved © 2010 Cahya Legawa</span></a><!--644FB453677A1B3D2B6483C22DA4E08328A9954EDCBC1F7FAC92BD51540FE396--></span><!--Digiprove_End--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2010/01/antivirus-untuk-linux-opensuse-11-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogilo di Gnome OpenSuSE 11.2</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 08:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[bilbo blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blog client]]></category>
		<category><![CDATA[blogilo]]></category>
		<category><![CDATA[Gnome]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mencoba beberapa saat Linux OpenSuSE 11.2, saya mulai agak lancar menggunakannya — walau sepenuhnya dalam tahap “always newbie”. Sekarang saya berusaha mencari apakah ada pengganti untuk WLW (Windows Live Writer) di OpenSuSE (atau Linux secara umum). Mungkin secara umum tidak ada blog client yang sebaiknya WLW bisa bekerja di Linux, karena sejak diluncurkan WLW [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mencoba beberapa saat Linux OpenSuSE 11.2, saya mulai agak lancar menggunakannya — walau sepenuhnya dalam tahap “<em>always newbie</em>”. Sekarang saya berusaha mencari apakah ada pengganti untuk WLW (Windows Live Writer) di OpenSuSE (atau Linux secara umum). Mungkin secara umum tidak ada blog client yang sebaiknya WLW bisa bekerja di Linux, karena sejak diluncurkan WLW sudah memiliki banyak penggemar — bahkan tidak sedikit narablog yang bergantung “mood”-nya nge-blog dengan WLW ketika menggunakan Windows, menjadi tidak aktif ketika migrasi ke Linux. Karena saya sendiri tidak begitu “mood” ketika harus menggunakan dasbor huda wordpress secara daring.</p>
<p><span id="more-572"></span>
<p>Saya berusaha mencari <em>blog client</em> yang cukup ramah di Linux. Ada beberapa pilihan memang yang bisa digunakan di Linux, seperti yang tertulis dalam “<a href="http://canmasagi.net78.net/info/blogging-tools-untuk-desktop-linux/">Blogging Tools untuk Dekstop Linux</a>” oleh Can Masagi. Tentu saja saya tidak bisa mencoba semuanya, saya memutuskan — setelah berselancar lebih lama, dan mengumpulkan informasi — untuk mencoba <a href="http://www.kde-apps.org/content/show.php?content=102196">Blogilo</a> (atau katanya dulu disebut Bilbo).</p>
<p>Saya mencoba mengunduh paket yang sesuai untuk OpenSuSE — yaitu RPM, tapi tidak ada. Kemudian saya menemukan <a href="http://www.google.co.id/search?q=bilbo.ymp" title="Temukan Bilbo.ymp dengan Google">bilbo.ymp</a> (berkas <em>one-click-install</em> khas milik OpenSuSE). Tapi tetap tidak bisa. Mungkin karena aslinya Bilbo dibangun untuk Dekstop KDE, sedangkan saya menggunakan Desktop Gnome. Kemudian saya mengunduh berkas instalasinya (paketnya) di <a href="http://aur.archlinux.org/packages.php?ID=25262" title="Paket Blogilo di ArchLinux">archlinux.org</a>. Paketnya berbentuk tarbal (tar.gz). Tidak lupa juga menginstal <em>dependecies</em> yang diperlukan yaitu KDE4-workspace dan kdepimslibs (CMIIW).</p>
<p>Setelah itu sambil makan siang di Q-Cafe (masuk di gang kecil sebelah Selatannya Dezzel — Jakal/Perempatan Kentungan), sebuah angkringan ber-wifi. Beruntung Bli <a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara</a> membantu mendiktekan langkah demi langkah instalasi paket tar.qz di Desktop Linux saya.</p>
<p>Pertama, pindahkan berkas paket (dalam hal ini yang saya dapatkan bernama “102196-bilbo-1.0-src.tar.gz”) ke dalam berkas temporasi (/tmp). Kemudian diekstraksi dengan command line <code>tar xvzf</code> sehingga saya mendapatkan sebuah folder bernama bilbo.</p>
<p>Kedua, menginstal bilbo (ternyata cara ini ada di berkas README):</p>
<blockquote><p><strong>How To Build The Project</strong></p>
</blockquote>
<blockquote><p>-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=</p>
</blockquote>
<blockquote><p>cd bilbo</p>
</blockquote>
<blockquote><p>mkdir build</p>
</blockquote>
<blockquote><p>cd build</p>
</blockquote>
<blockquote><p>cmake –DCMAKE_INSTALL_PREFIX=‘kde4-config –prefix‘ ..</p>
</blockquote>
<blockquote><p>make</p>
</blockquote>
<blockquote><p>sudo make install OR su –c ‘make install’</p>
</blockquote>
<p>Dan selesailah proses instalasinya. Program Bilbo kini bisa ditemukan di Aplications -&gt; Internet -&gt; Bilbo Blogger. Dan saya mencoba mempublikasikannya ke blog. Jika berhasil, sekalian memeriksa apakah plugin Copyright Proof bisa berfungsi dengan baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2009/12/blogilo-di-gnome-opensuse-11-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba OpenSUSE 11.2</title>
		<link>http://catatan.legawa.com/2009/12/mencoba-opensuse-11-2/</link>
		<comments>http://catatan.legawa.com/2009/12/mencoba-opensuse-11-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 15:14:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[install]]></category>
		<category><![CDATA[OpenSUSE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.legawa.com/2009/12/mencoba-opensuse-11-2/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan paket instalasi OpenSUSE 11.2 Linux dari Bli Dani Iswara. Saya pun memutuskan untuk mencobanya. Karena saya tidak terlalu paham dengan Linux dan masih khawatir jika salah langkah. Maka saya menengok kembali panduan yang pernah saya buat sendiri di “OpenSUSE 11.1 di Acer TravelMate 6293”. Hanya saja kali ini saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu <a title="Cahya Legawa&#39; Homepage" href="http://www.legawa.com" target="_blank">saya</a> mendapatkan paket instalasi OpenSUSE 11.2 Linux dari Bli <a title="Dani Iswara .Net" href="http://daniiswara.net" rel="nofollow" target="_blank">Dani Iswara</a>. Saya pun memutuskan untuk mencobanya. Karena saya tidak terlalu paham dengan Linux dan masih khawatir jika salah langkah. Maka saya menengok kembali panduan yang pernah saya buat sendiri di “<a href="http://catatan.legawa.com/2009/05/opensuse-11-1-di-acer-travelmate-6293/">OpenSUSE 11.1 di Acer TravelMate 6293</a>”. Hanya saja kali ini saya membiarkan jatah partisi lebih kecil, cuma dikasih jatah segitu soalnya sama Windows Vista.</p>
<p> <span id="more-556"></span>
<p>Saat instalasi, seperti biasa saya memilih Gnome sebagai dekstop, dan memilih lokak Indonesia. Hmm…, cuma hobi sih, tapi saya rasa pengaturan seperti itu jauh lebih baik untuk saya.</p>
<p>Desktop Open SUSE 11.2 kali ini lebih artistik dibandingkan edisi sebelumnya, <em>more dark green touch than before</em>. Saya melihat semuanya lancar dan stabil. Saya pun melakukan pengaturan modem Pantech PX-500 dan kartu MOBI unlimited saya untuk menjelajah internet, hmm…, hasilnya sangat bagus. Berselancar dengan peramban asli <a title="Spread Mozilla Firefox" href="http://www.mozilla.com/?from=sfx&amp;uid=208899&amp;t=321" rel="tag" target="_blank">Mozilla Firefox</a> sangat nyaman, walau saya rasa tidak terbiasa dengan <em>font</em>–nya yang sedikit berbeda dengan Vista.</p>
<p>Walau belum mencoba semua aplikasi yang ada, saya rasa saya cukup menyukainya. Sayang, belum ada fitur yang bisa menggantikan Windows Live Writer di Linux, jika ada pasti saya tidak akan sungkan pindah ke Linux. Namun hal itu bukan yang <em>urgent</em>, dari semua bagian yang ada, saya menyukai Linux yang mengambil Gecko sebagai logonya ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.legawa.com/2009/12/mencoba-opensuse-11-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
