Skip to content

Tag: animasi

Film Animasi Pendek Goutte d’Or

Apa jadinya jika seorang kapten perompak bertemu dengan seorang ‘ratu’ cantik di dunia orang mati, namun hati sang ratu sulit untuk taklukkan, ditambah dengan gurita menyebalkan yang menjadi pengawal ratu? Film animasi pendek Goutte d’Or menceritakan tentang kisah ini. Walau film ini sudah rilis pada tahun 2013, namun baru diunggah oleh CGI sebulan yang lalu. Film peraih sejumlah penghargaan ini menarik untuk ditonton. Continue reading Film Animasi Pendek Goutte d’Or

Naruto: The Last

Film Naruto: The Last bisa dikatakan film animasi penutup bagi kisah petualangan Naruto dan kawan-kawannya. Tapi sekaligus sebagai pembungkus resmi kisah asmara tokoh Naruto yang tidak pernah ‘dinyatakan’ secara gamblang dalam serial cerita sebelumnya oleh Masashi Kishimoto. Tentu saja dari banyak bocoran, orang sudah tahu sebelum film ini tayang perdana, bahwa Naruto akhirnya menempuh hidup bersama dengan Hinata. Continue reading Naruto: The Last

Film Song of the Sea

Come away, O human child!/To the waters and the wild/With a faery, hand in hand,/For the world’s more full of weeping than you can understand

Sajak karya William Butler Yeats juga terdengar dalam film animasi yang indah ini. Dan sudah lama saya tidak menyaksikan film animasi sebaik “Song of the Sea” ini, sebuah perpaduan antara cerita anak, mitologi dan dongeng rakyat yang dikemas begitu apiknya. Continue reading Film Song of the Sea

Planes: Fire & Rescue

Film awal Planes memang cukup menarik. Tapi kali ini lanjutannya Planes: Fire & Rescue menurut saya tidak begitu menarik. Namun setidakmenariknya film dari Disney, tetap saja cukup membuat kita senang menontonnya. Terutama anak-anak tentu saja; saya rasa anak-anak akan sangat menonton film ini di waktu libur mereka, karena kemasan memang ditujukan bagi anak-anak, terutama bagaimana mereka bisa menghargai para pemadam kebakaran. Continue reading Planes: Fire & Rescue

Planes dari Pixar

Disney Pixar kembali merilis film animasi terbaru mereka (sebenarnya sih sudah berita lama), yaitu Planes yang tayang dalam animasi 3D. Mungkin terinspirasi dari kesuksesan Cars 1 & 2, maka film Planes ini dibuat, karena karakternya di dalamnya hampir serupa, kecuali kali ini seputar pesawat udara. Cerita dalam film Planes ini sebenarnya klise saja, tapi kemasannya yang baru. Bagi yang sering menonton film berlatar sejenis mungkin akan jenuh menyaksikan film ini.

Kisahnya sederhana, tentang Dusty – pesawat penyemprot pestisida yang digunakan di ladang-ladang pertanian yang bermimpi menjadi pesawat pembalap. Dia pun sibuk berlatih aerobatik setelah dia selesai dari tugasnya menyemprot hama. Dan pada suatu ketika kesempatan itu datang padanya, di sinilah kisah Planes berlanjut pada balapan kelas dunia; sebagaimana film Cars sebelumnya. Continue reading Planes dari Pixar

The Garden of Words

Kata “jatuh cinta” memang tidak ada aslinya pada budaya Timur, serapan budaya Barat memberikan warna itu. Cinta dalam budaya Timur lebih lembut dan tak kentara. Setidaknya demikian yang diuangkapkan Makoto Shinkai dalam film terbarunya. Saya memang penggemar karya-karya Makoto Shinkai, karena yang dituangkannya ke dalam animasi adalah racikan seni yang sesungguhnya.

Berbeda dari karya sebelumnya, Children Who Chases the Lost Voices, karya ini mengembalikan kita ke dunia nyata hanya saja dengan sentuhan klasik yang begitu apik. Dalam bahasa Jepang, cinta aslinya ditulis sebagai “Koi”, yang bermakna “kesedihan yang menyendiri”, sedangkan kini ditulis sebagai “Ai”, makna cinta yang disetarakan saat ini di seluruh dunia. Continue reading The Garden of Words

Case Closed: The Eleventh Striker

Film Detective Conan ke-16 “The Eleventh Striker” sudah rilis 14 April tahun lalu, namun saya baru bisa menyaksikannya sekarang karena DCTP baru saja merilis fansub-nya, hanya saja mungkin ini adalah film terakhir yang akan di-sub oleh mereka. Film ke-17 “Private Eye in the Distant Sea” tidakan akan ditangani oleh DCTP lagi.

Dibandingkan film sebelumnya “Quarter of Silence“, maka “The Elevent Striker” tampaknya tidak begitu menggigit. Ah, jika saya membandingkan, lama kelamaan serial Case Closed atau Detective Conan ini malah seperti franchise serial James Bond, antara mana yang lebih enak, dan mana yang tidak. Saya bukan penggemar sepak bola, namun bagi para penggemar bola dan anime, mungkin ini adalah sebuah film yang ditunggu-tunggu karena memperlihatkan J-Lague (liga sepakbola utama Jepang) yang terlibat sebagai aktornya. Continue reading Case Closed: The Eleventh Striker

Tangled Ever After

Film Tangled sendiri cukup menarik saya dulu, dan sedikit kisah kecil yang menjadi penutupnya tentu cukup menarik. Kali ini bukan Eugine ataupun Rapunzel yang menjadi tokoh utama, namun para pendamping mereka di acara pernikahan kerajaan.

The short starts out with the film narrated by Eugene, similar to the first story, proclaiming dramatically that “This is the day my life ended”. Rapunzel corrects him and he then admits that it was actually the best day of his life. Rapunzel and Eugene (Flynn Rider) are about to be married. The entire kingdom prepares for what Eugene and Rapunzel state is the biggest shindig the kingdom has ever seen and that everything was perfect and went as planned, except for two things: Eugene’s nose once again not properly drawn and Pascal and Maximus losing their wedding rings. Continue reading Tangled Ever After

Ice Age: Continental Drift

Ini adalah seri keempat film “Ice Age” sejak perdana mengocok perut saya sepuluh tahun yang lalu. Mengambil judul “Ice Age: Continental Drift“. Dan sebagaimana film-film sebelumnya, secara klasik petualangan Manny dan kawan-kawan dimulai oleh bencana yang disebabkan oleh Scrat, dan memang bisa dibilang semua bencana memang dialah berang keroknya dalam film Ice Age, kecuali beberapa bencana kecil oleh Sid.

Pada film “Ice Age: Continental Drift” ini, Scrat membuat bencana luar biasa yang dikenal dengan “Scrat’s Continental Crack-Up”, bahkan saya tertawa menyaksikan cuplikannya yang sudah dirilis sejak setahun lalu. Ya, ini nostalgia pelajaran ilmu bumi dalam lelucon animasi 3D yang apik. Hanya saja jika terjadi sebenarnya seperti itu, mungkin tidak akan lucu lagi, Continue reading Ice Age: Continental Drift

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close