Skip to content

Tag: anime

The Irregular at Magic High School

Salah satu serial anime yang selesai saya tonton minggu lalu adalah Mahouka Koukou no Rettousei, yang merupakan adaptasi dari novel pendek karya Satou Tsutomu. Berkisah tentang kakak beradik yang memiliki latar cukup pelik memasuki sekolah sihir, dan hingga sejumlah 26 episode musim pertama belum terungkapkan semua.

Tentu saja sekolah sihir di sini tidak seperti Hogwarts yang lekat dengan karakter populer Harry Potter, melainkan sekolah sihir yang memang tampak seperti sekolah (atau kampus) biasanya dengan banyak teknologi modern di dalamnya. Sehingga kita sedang diajak untuk melihat kemungkinan sihir modern ke dalam daya khayal kita. Continue reading The Irregular at Magic High School

The Wind Rises

Banyak yang mengatakan bahwa Studio Ghibli mengucapkan selamat tinggalnya, atau setidaknya vakum dalam waktu yang belum ditentukan. Maka film animasi “The Wind Rises” yang dirilis akhir tahun yang lalu akan menjadi sebuah karya berharga dari perpisahan sebuah studio yang banyak membawa mimpi anak-anak dan remaja di seluruh dunia melalui karya animasi mereka. Continue reading The Wind Rises

Patema Inverted

Film ini menculik perhatian saya karena saya dengar disutradarai oleh peracik Time of Eve, dan tema serupa dengan Upside Down – walau tidak tahu mana yang pasti duluan karena ceritanya sangat berbeda. Dan tidak sia-sia menantikannya rilis edisi sinema bulan Mei tahun ini, karena tidak mengecewakan.

Patema Inverted yang serinya dimulai sejak tahun 2012 ini mengambil cukup banyak perhatian. Sakasama no Patema ini memiliki citarasa yang serupa dengan Eve no Jikan, terutama bagi penggemar romantisme yang transedental. Misteri yang dibalut misteri, dan emosi yang diracik dengan emosi. Continue reading Patema Inverted

Case Closed: Private Eye in the Distant Sea

Film animasi Detective Conan ke-17 diberi judul Private Eye in the Distant Sea. Saya tidak hendak mengulasnya karena kepopuleran serial Conan, pasti sudah banyak banyak yang menonton dan membuat ulasan tentang film yang dirilis hampir setahun yang lalu ini.

Petualangan Conan dan teman-temannya kali ini membawa mereka ke atas kapal perang penghancur tipe Aegis; kapal perang serupa yang tampak di film laga penuh CGI “Battle Ship“. Apakah film Conan yang kali ini menarik? Karena edisi sebelumnya biasa-biasa saja, di mana saya merujuk pada film “the Eleventh Striker“. Continue reading Case Closed: Private Eye in the Distant Sea

Nerawareta Gakuen

Berdasarkan novel lama yang dipublikasikan tahun 1973, sekitar 40 tahun yang lalu, kisah fiksi ilmiah ini kini diangkat ke sebuah film animasi misteri yang romantis. Nerawareta Gakuen, saya sendiri tidak pernah memegang novelnya, namun karena berkali-kali didaur-ulang sebagai tayangan layar kaca, saya kira pastinya ada sesuatu yang menarik sehingga kemudian dirilis ke dalam film animasi dua tahun yang lalu.

Saya beruntung mendapatkan kualitas yang cukup baik untuk animasi ini. Dan awal-awal menyaksikannya, saya kira cukup membuat saya larut sebelum saya memahami mengapa banyak ulasan menarik tentang anime yang berdurasi 110 menit ini. Continue reading Nerawareta Gakuen

HAL – the Movie

Ini adalah film anime pertengahan tahun kemarin, belum sempat ditulis karena belum “mood” saat itu. Konsepnya cukup mirip dengan “Eve no Jikan” yang pernah saya ceritakan, hanya saja memiliki corak yang berbeda. Saya sendiri mungkin lebih menyukai Eve no Jikan, sedangkan HAL mungkin akan menjadi favorit para penggemar komik “serial cantik”. Continue reading HAL – the Movie

The Garden of Words

Kata “jatuh cinta” memang tidak ada aslinya pada budaya Timur, serapan budaya Barat memberikan warna itu. Cinta dalam budaya Timur lebih lembut dan tak kentara. Setidaknya demikian yang diuangkapkan Makoto Shinkai dalam film terbarunya. Saya memang penggemar karya-karya Makoto Shinkai, karena yang dituangkannya ke dalam animasi adalah racikan seni yang sesungguhnya.

Berbeda dari karya sebelumnya, Children Who Chases the Lost Voices, karya ini mengembalikan kita ke dunia nyata hanya saja dengan sentuhan klasik yang begitu apik. Dalam bahasa Jepang, cinta aslinya ditulis sebagai “Koi”, yang bermakna “kesedihan yang menyendiri”, sedangkan kini ditulis sebagai “Ai”, makna cinta yang disetarakan saat ini di seluruh dunia. Continue reading The Garden of Words

Serial Gargantia on the Verdurous Planet

Belakangan ini saya tidak punya banyak hiburan, saya kira tahun ini tidak banyak serial anime yang bisa disaksikan. Namun ternyata salah satu serial bergenre mecha yang biasanya tidak begitu saya sukai menjadi cukup menarik. Gargantia di Planet yang Hijau Segar adalah serial animasi tersebut.

Mengambil latar jauh-jauh sekali pasca bumi hilang dalam legenda yang menyebutkan ia membeku selamanya, manusia tersebar di seluruh galaksi dan membentuk aliansi untuk saling melindungi – salah satunya dari alien yang mereka perangi. Avalon adalah pusat aliansi galaksi ini. Memiliki teknologi yang sangat maju. Continue reading Serial Gargantia on the Verdurous Planet

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close