Clinica – Rekam Medis Sederhana Multiplatform

Rekam medis elektronik sudah menjadi tuntutan bagi penggemar paperless world saat ini, dan sediannya banyak sekali di pasaran. Clinica Project, salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh programer dari Italia mungkin termasuk yang paling sederhana yang bisa didapatkan dari pasaran. Aplikasi ini bisa berjalan di Linux dan Windows, dan bisa digunakan untuk sebuah jaringan Intranet.

Bisa dikatakan Clinica Project masih cukup hijau, tampilannya sangat sederhana, dan lembar rekam medisnya juga sederhana. Namun mereka sudah berencana mengembangkan open source ini agar terintegrasi dengan CNS Smart Card – semacam kartu JKN BPJS Kesehatan di Italia sana. Saya kadang berpikir, kapan di Indonesia ada yang mau membuat aplikasi seperti ini – bersemangat open source dan untuk mendukung keperluan banyak orang? Continue reading

Selamat Datang Indonesia di Gerbang Defensive Medicine

Isu kesehatan di negeri ini sedang memanas, mungkin tidak kalah panas dengan ObamaCare di negeri yang jauh di sana. Ketika Mahkamah Agung sudah mengetuk palu vonis pidana bagi kasus malpraktek dalam pandangan hukum, namun bukan malpraktek dalam pandangan kedokteran, maka kepercayaan dokter sedikit banyaklah telah luntur pada perlindungan hukum kita.

Percikan gelombangnya mulai memperlihatkan alur hukum aksi-reaksi di negeri ini. Saya memerhatikan beberapa hari belakangan ini, bahkan jam belakangan ini, praktek defensive medicine telah mulai berkembang di dalam negeri. Saya tidak bisa menyalahkan sejawat, karena saya mungkin akan mengambil pertimbangan yang serupa jika saya berada di sini mereka. Continue reading

Dokter, Hukum, dan Penjara

Saya percaya, setiap warga negara sama kedudukan di mata hukum, termasuk di dalamnya profesi dokter. Namun kasus baru di Manado yang muncul ke permukaan tentang seorang dokter kandungan & kebidanan yang menjalani vonis Mahkamah Agung berupa kurungan/penjara selama sepuluh bulan menjadi tanda tanya besar atas apa yang saya percayai.

Jika seorang dokter terbukti lalai, dia berhak diberikan sanksi atas kelailaiannya. Jika ia melakukan kejahatan kemanusiaan, seperti aborsi tanpa indikasi medis, maka hukum mesti bertindak dan dijatuhkan hukuman yang nyata. Tapi ketika prosedur berjalan dengan sesuai dengan standar, dan ada kondisi yang tidak dikehendaki terjadi, apa ini merupakan sebuah kesalahan yang mesti berada dalam ranah hukum? Continue reading

Meninggalkan Puskesmas Sempu

Memang seperti kata orang, waktu berlalu dengan cepat tak terasa. Sudah empat bulan kami berada di Puskesmas Sempu, Kota Kecamatan wilayah Jawa Timur. Selain beberapa tugas akhir yang memang sudah selesai dikerjakan, dan beberapa administrasi formal, maka tidak ada hal lain lagi tersisa kecuali ucapan terima kasih dan selamat tinggal pada kota kecil ini.

Syukur-syukur bisa meninggalkan kesan baik, sisanya membawa pergi banyak kenangan dan ilmu yang bisa diterapkan di tempat-tempat tugas berikutnya. Suka dukanya jadi dokter puskesmas sedikit banyaknya sudah terasakan. Continue reading

Yang Dicari Dokter ketika Memilih Tempat Kerja

Sebenarnya, apa yang dicari oleh dokter, digunakan sebagai pertimbangan untuk memilih tempat kerja. Itu pun jika bisa memilihnya. Seperti sebuah survei yang saya baca beberapa bulan yang lalu, tampaknya bukan sesuatu yang rumit-rumit sekali, dan itu nyata. Bukan juga tentang penghasilan yang besar.

Pilihan utamanya, saya rasa, sama seperti profesi-profesi lainnya, sebuah lingkungan kerja yang nyaman dan bisa dinikmati. Jika lingkungan kerja tidak bisa dinikmati atau membuat nyaman, maka tentu saja bukan pilihan yang diharapkan. Continue reading