Memasang Ms Office 2010 pada Linux

Meskipun LibreOffice memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan Microsoft Office, namun selalu ada yang menghendaki produk yang asalinya berjalan di Microsoft Windows ini juga berjalan pada Linux. Saya mencoba melihat bagaimana Microsoft Office dapat berjalan pada Linux, dan membaginya melalui tulisan ini.

Yang saya gunakan kali ini adalah LXLE 14.04 yang berbasis Ubuntu dengan sistem 64-bit, distribusi Linux lainnya dapat menyesuaikan. Dan saya memilih Microsoft Office 2010, karena itu yang masih bisa dibeli dengan harga terjangkau (home and student edition misalnya), dan masih bisa ditemukan yang menjual. Microsoft Office 2007 sudah lama hilang dari pasaran, sedangkan Microsoft Office 2013 walau dikatakan bisa berjalan di Linux, namun fungsinya tidak sebaik Office 2010 dan tentu saja harganya yang selangit. Continue reading

Meretas Keamanan WiFi dengan Linux

OpenSUSE yang saya gunakan memberikan banyak sekali kemudahan dan fitur yang tidak mungkin bisa dengan mudah didapatkan pada Windows. Namun kadang kemudahan itu bagaikan pisau bermata dua, berbahaya sekali. Beberapa hari ini, sebagaimana saya menulis sebelumnya bahwa jaringan Smartfren saya agak melambat setengahnya ketika di Jogja.

Saya mengira, jangan-jangan ada yang meretas ke dalam jaringan WiFi saya. Karena jika di rumah, jaringan biasanya saya buka begitu saja. Namun di sini akhirnya saya tambahkan kunci keamanan, meski pun dengan teman-teman kost saya bagi. Toh saya tidak begitu memerlukannya jika tidak sedang mengunduh atau memperbarui sistem. Continue reading

Surel Yahoo diserang Peretas

Dalam waktu dua minggu ini saya sudah menerima dua buah surat elektronik dari dua orang rekan yang berbeda yang menggunakan domain Yahoo.com. Surat elektronik tersebut memang dikirimkan dari alamat asli si empunya, hanya saja ada beberapa kecurigaan sehingga saya bisa menduga bahwa alamat surel tersebut sudah diserang peretas sistem keamanan.

Pertama surel dikirim pada saya tanpa adanya subyek, atau judul surat. Tentunya bukan hal yang biasa jika surel dikirim tanpa subyek kecuali dalam keadaan darurat.

Kedua, isi surel adalah pranala yang mencurigakan, dan saya tahu teman-teman saya tidak akan mengirim pranala tanpa penjelasan tambahan. Jelas sekali bukan karakter si pengerim.

Ketiga, surel-surel ini setahu saya sudah lama sekali tidak diakses oleh pemiliknya. Alias sudah lama tidak aktif di dunia maya, sehingga kemungkinan si pemilik juga tidak sadar jika surat elektroniknya diserang peretas.

Berikut adalah pratampil surel yang saya terima.

YahooMail got hacked

Entah kebetulan atau tidak, kedua surel itu adalah surel dari YahooMail. Sehingga saya mesti menghubungi si pemilik surel, bahwa akunnya diserang oleh peretas. Tidak mungkin surel jenis ini disaring melalui sistem penyaringan atau-pun mesin antispam dengan mudah.

Jika Anda menerima surel seperti ini dari tema-teman anda, coba konfirmasi kembali ke pemilik surel. Sarankan dia mengganti kata sandi yang lebih kuat untuk surelnya. Dan berharap bahwa serangan ini bisa dihentikan.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Pindai Blog dari Infeksi Virus

Salah satu hal yang sering terlewatkan dalam produk hostingan dengan domain pribadi adalah adanya kemungkinan peranti lunak berbahaya di berkas yang kita unggah ke ruang web. Kadang saya menemukan blog pribadi yang terdeteksi terinfeksi virus atau sejenisnya.

Lalu apa yang Anda lakukan seandainya ada (pembaca) yang melaporkan bahwa situs atau blog anda terinfeksi virus. Panik? Jangan dulu, Anda boleh panik ketika Anda tidak tahu apa yang harus diperbuat selanjutnya. Tapi sekarang mari kita olah satu-satu kemungkinannya.

Biasanya blog yang sering disisipi virus adalah blog yang berada di domain pribadi atau blog yang mengizinkan perubahan pada kode HTML di bagian-bagian khusus (header, body, footer) secara terbuka.

Continue reading