Eksplorasi Noise pada Fotografi

Belakangan ini saya jarang bermain fotografi lagi, karena kamera prosumer yang biasa saya gunakan sempat dipindahtangankan. Karena kamera Canon SX30 IS yang saya gunakan memiliki sensor yang relatif kecil, maka seringkali menimbulkan banyak noise pada ISO yang tinggi. Tentu saja hal ini adalah sesuatu yang wajar.

Gambaran noise sebenarnya tidak menyenangkan, karena bintik-bintik itu tampak begitu mengganggu, apalagi ketika berharap hasil foto menjadi bersih. Terutama dalam pencahayaan yang tidak begitu terang, misalnya ketika mendung; di situasi seperti ini noise lebih cenderung meningkat pada kamera yang saya gunakan.  Namun tidak selamanya noise itu tidak bisa diolah. Continue reading

Belajar Fotografi dari Buku

Fotografi menjadi sebuah hobi yang belakangan ini semakin menjamur oleh karena semakin mudahnya akses ke dunia fotografi itu sendiri. Mulai dari kamera SLR yang mahal dengan set/kit-nya yang bisa bikin bangkrut pemula, hingga ponsel cerdas kelas atas ke ponsel cerdas kelas menengah – semuanya menawarkan pintu ke dimensi baru yang bernama fotografi.

Layanan berbagi di jejering sosial seperti Flickr, Tumblr, dan Instagram misalnya, membuat demam fotografi semakin menyebar ke pelosok negeri. Anda mungkin salah satu yang sedang atau berminat dengan dunia fotografi? Continue reading

Nokia Lumia 610 NFC atau 808 PureView

Saat berusaha mencari pengganti BlackBerry Odin, saya tidak melihat ke pasar Android, bukan karena tidak menarik – namun sebagai pengguna Linux, kadang agak membosankan melihat sesuatu yang dibangun dengan kernel yang sama. Jadi saya melihat ke arah lain terlebih dahulu – meski tentunya ini sebagai pertimbangan saya saja.

Apa yang saya lirik saat ini adalah dua ponsel cerdas keluaran Nokia. Memang bisa dikatakan pamor Nokia sudah tidak seperti dulu lagi, namun menggunakan Nokia ada unsur kenyamanan tersendiri saat saya menggunakan E71 yang kini diwariskan pada adik saya. Yang kini saya liri adlah Nokia Lumia 610 NFC dan Nokia 808 WideView. Continue reading

Nokia Lumia 710–Menarik ataukah Tidak

Pagi ini saya menerima surel dari Windows Mobile Insider, menawarkan produk terbaru mereka di tahun yang baru. Sial, respons mereka cepat sekali – apa karena tahu saya baru saja memecahkan BlackBerry Odin saya. Ini adalah Nokia Lumia 710 dengan menggunakan sistem operasi Windows Mobine 7.5 – OS Mango.

Tentu saja rasanya belum beredar di Indonesia saat ini, namun apa yang membuat saya kaget adalah bandrol harganya yang berkisar $ 49.99 atau kurang dari Rp 500.000,-. Karena jika melihat 2 atau 3 tahun ke belakang, Nokia selalu mematok kisaran harga di atas tiga atau empat juta rupiah untuk produk setara ini.

Continue reading

iPhone dengan Kamera SLR

Ini dimulai beberapa hari yang lalu ketika salah satu tetangga saya sibuk mencari lensa tambahan untuk perangkat iPhone dan Android-nya. Ya, kamera bawaan ponsel cerdas (smartphone) hanya berkisar pada ukuran 3,2 MP hingga 8 MP, dan kadang saya sudah merasa itu cukup, meskipun mungkin beberapa orang ingin fitur lebih.

Dapatkah Anda membayangkan jika ponsel cerdas anda memiliki kamera yang bisa digunakan untuk telefoto, wide angle atau fish eye effect? Di luar sana ada banyak lensa tambahan yang bisa memberikan fitur ini pada ponsel anda, dengan harga hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. Tapi kadang saya bertanya, apakah ponsel-ponsel ini mampu memberikan fitur layaknya kamera SLR?

Continue reading