Skip to content

Tag: kamera

Berkenalan dengan Pentax Q10

Pada awalnya, mencari Pentax Q10 bukan sebuah kebetulan, hal ini karena nyonya berulang tahun pada bulan ini, dan saya berniat menghadiahkan padanya sesuatu yang dia cari selama ini, yaitu kamera. Selama ini kamera saku (pocket camera) terlalu standar, dan banyak yang menggunakan, gambar yang dihasilkan pun hanya segitu saja. Sementara di sisi lain, anggaran juga terbatas.

Continue reading Berkenalan dengan Pentax Q10

Eksplorasi Noise pada Fotografi

Belakangan ini saya jarang bermain fotografi lagi, karena kamera prosumer yang biasa saya gunakan sempat dipindahtangankan. Karena kamera Canon SX30 IS yang saya gunakan memiliki sensor yang relatif kecil, maka seringkali menimbulkan banyak noise pada ISO yang tinggi. Tentu saja hal ini adalah sesuatu yang wajar.

Gambaran noise sebenarnya tidak menyenangkan, karena bintik-bintik itu tampak begitu mengganggu, apalagi ketika berharap hasil foto menjadi bersih. Terutama dalam pencahayaan yang tidak begitu terang, misalnya ketika mendung; di situasi seperti ini noise lebih cenderung meningkat pada kamera yang saya gunakan.  Namun tidak selamanya noise itu tidak bisa diolah. Continue reading Eksplorasi Noise pada Fotografi

Belajar Fotografi dari Buku

Fotografi menjadi sebuah hobi yang belakangan ini semakin menjamur oleh karena semakin mudahnya akses ke dunia fotografi itu sendiri. Mulai dari kamera SLR yang mahal dengan set/kit-nya yang bisa bikin bangkrut pemula, hingga ponsel cerdas kelas atas ke ponsel cerdas kelas menengah – semuanya menawarkan pintu ke dimensi baru yang bernama fotografi.

Layanan berbagi di jejering sosial seperti Flickr, Tumblr, dan Instagram misalnya, membuat demam fotografi semakin menyebar ke pelosok negeri. Anda mungkin salah satu yang sedang atau berminat dengan dunia fotografi? Continue reading Belajar Fotografi dari Buku

Nokia Lumia 610 NFC atau 808 PureView

Saat berusaha mencari pengganti BlackBerry Odin, saya tidak melihat ke pasar Android, bukan karena tidak menarik – namun sebagai pengguna Linux, kadang agak membosankan melihat sesuatu yang dibangun dengan kernel yang sama. Jadi saya melihat ke arah lain terlebih dahulu – meski tentunya ini sebagai pertimbangan saya saja.

Apa yang saya lirik saat ini adalah dua ponsel cerdas keluaran Nokia. Memang bisa dikatakan pamor Nokia sudah tidak seperti dulu lagi, namun menggunakan Nokia ada unsur kenyamanan tersendiri saat saya menggunakan E71 yang kini diwariskan pada adik saya. Yang kini saya liri adlah Nokia Lumia 610 NFC dan Nokia 808 WideView. Continue reading Nokia Lumia 610 NFC atau 808 PureView

Nokia Lumia 710–Menarik ataukah Tidak

Pagi ini saya menerima surel dari Windows Mobile Insider, menawarkan produk terbaru mereka di tahun yang baru. Sial, respons mereka cepat sekali – apa karena tahu saya baru saja memecahkan BlackBerry Odin saya. Ini adalah Nokia Lumia 710 dengan menggunakan sistem operasi Windows Mobine 7.5 – OS Mango.

Tentu saja rasanya belum beredar di Indonesia saat ini, namun apa yang membuat saya kaget adalah bandrol harganya yang berkisar $ 49.99 atau kurang dari Rp 500.000,-. Karena jika melihat 2 atau 3 tahun ke belakang, Nokia selalu mematok kisaran harga di atas tiga atau empat juta rupiah untuk produk setara ini.

Continue reading Nokia Lumia 710–Menarik ataukah Tidak

iPhone dengan Kamera SLR

Ini dimulai beberapa hari yang lalu ketika salah satu tetangga saya sibuk mencari lensa tambahan untuk perangkat iPhone dan Android-nya. Ya, kamera bawaan ponsel cerdas (smartphone) hanya berkisar pada ukuran 3,2 MP hingga 8 MP, dan kadang saya sudah merasa itu cukup, meskipun mungkin beberapa orang ingin fitur lebih.

Dapatkah Anda membayangkan jika ponsel cerdas anda memiliki kamera yang bisa digunakan untuk telefoto, wide angle atau fish eye effect? Di luar sana ada banyak lensa tambahan yang bisa memberikan fitur ini pada ponsel anda, dengan harga hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. Tapi kadang saya bertanya, apakah ponsel-ponsel ini mampu memberikan fitur layaknya kamera SLR?

Continue reading iPhone dengan Kamera SLR

Membersihkan Kamera Saku

Karena beberapa acara, saya memutuskan untuk membersihkan kamera saku saya. Apalagi sejak dibeli dulu, belum pernah dibersihkan dengan lumayan teliti, hanya asal-asalan saja. Belakangan ini musim kering di Jogja membuat banyak debu beterbangan dengan merdeka, sehingga perawatan kamera saku saya menjadi tambahan agenda yang terproritaskan.

Kamera saku yang biasanya saya gunakan adalah seri Canon PowerShot SX30 IS, meski demikian lumayan berat, dan saya ingat Bli Dani tidak pernah sependapat jika saya menyebutnya sebagai kamera saku. Namun bagi saya, selain SLR, maka kamera umumnya adalah kamera saku (pocket cam).

Continue reading Membersihkan Kamera Saku

Bermain dengan Shutter Speed

Perbincangan sore hari saya di antara hujan bersama narablog Dani Iswara, membuat saya sedikit kecipratan tentang bagaimana memanfaatkan fitur shutter speed yang ada pada sebuah kamera. Apa saya paham? Nah, itu belum tentu. Tapi setidaknya ada beberapa bagian sudah masuk dalam logika saya yang cukup dangkal.  Jika mengambil gambar dengan shutter speed yang lebih cepat, maka kemungkinan menangkap gerak statis objek akan lebih detil, sedangkan jika lebih lambat maka gerak dinamis objek akan lebih terikuti. Ah, kecuali analoginya dibalik dan bukan objek yang bergerak.

Continue reading Bermain dengan Shutter Speed

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close