Skip to content

Tag: keluarga

Film The Little Prince

Jika Anda pernah membaca novel ‘Le Petit Prince’ karya Antoine de Saint-Exupery, maka film ini akan membawa imajinasi kita ke dalam novel tersebut. Tentu saja film The Little Prince merupakan adaptasi dari novel yang sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 180 bahasa itu. Di samping kisahnya yang sederhana, saya menyukai kisahnya yang penuh inspirasi. Continue reading Film The Little Prince

Film San Andreas

Dulu melihat cuplikannya, kok kesannya keren ya, seperti pas melihat cuplikan film 2012. Tapi setelah selesai menonton jadi bingung apakah harus bilang bagus atau buruk, mungkin karena tidak terlalu bagus, juga tidak terlalu buruk. Film ini dibandingkan film fiksi ilmiah, mungkin lebih pas sebagai film keluarga yang sedikit “menegangkan”. Continue reading Film San Andreas

Film Oz the Great and Powerful

Saya menonton film ini, mungkin karena terikat dengan salah satu musik favorit saya, “Over the Rainbow“. Setidaknya seminggu sekali, saya akan mendengarkan lagu ini di saat santai. Sayangnya, kali ini tidak muncul dalam film terbaru Disney, “Oz the Great and Powerful”.

Lalu apa yang ditawarkan film ini? Saya bisa katakan, “dunia baru” yang diciptakan benar-benar karya imaginasi yang tiada duanya, dibandingkan semua film yang pernah saya tonton. Ini seperti banyak dunia film dijadikan satu. Apakah mendekati film “Wizard of Oz” tahun 1939 yang pernah ditayangkan di televisi kita di masa lalu? Entahlah, saya lupa, terlalu kecil untuk mengingatnya, tapi saya rasa “keajaiban imaginasi” yang diberikan, nyaris sebanding. Continue reading Film Oz the Great and Powerful

Tangled Ever After

Film Tangled sendiri cukup menarik saya dulu, dan sedikit kisah kecil yang menjadi penutupnya tentu cukup menarik. Kali ini bukan Eugine ataupun Rapunzel yang menjadi tokoh utama, namun para pendamping mereka di acara pernikahan kerajaan.

The short starts out with the film narrated by Eugene, similar to the first story, proclaiming dramatically that “This is the day my life ended”. Rapunzel corrects him and he then admits that it was actually the best day of his life. Rapunzel and Eugene (Flynn Rider) are about to be married. The entire kingdom prepares for what Eugene and Rapunzel state is the biggest shindig the kingdom has ever seen and that everything was perfect and went as planned, except for two things: Eugene’s nose once again not properly drawn and Pascal and Maximus losing their wedding rings. Continue reading Tangled Ever After

Ice Age: Continental Drift

Ini adalah seri keempat film “Ice Age” sejak perdana mengocok perut saya sepuluh tahun yang lalu. Mengambil judul “Ice Age: Continental Drift“. Dan sebagaimana film-film sebelumnya, secara klasik petualangan Manny dan kawan-kawan dimulai oleh bencana yang disebabkan oleh Scrat, dan memang bisa dibilang semua bencana memang dialah berang keroknya dalam film Ice Age, kecuali beberapa bencana kecil oleh Sid.

Pada film “Ice Age: Continental Drift” ini, Scrat membuat bencana luar biasa yang dikenal dengan “Scrat’s Continental Crack-Up”, bahkan saya tertawa menyaksikan cuplikannya yang sudah dirilis sejak setahun lalu. Ya, ini nostalgia pelajaran ilmu bumi dalam lelucon animasi 3D yang apik. Hanya saja jika terjadi sebenarnya seperti itu, mungkin tidak akan lucu lagi, Continue reading Ice Age: Continental Drift

Brave

Brave adalah film animasi terbaru dari Disney dan Pixar yang mengambil latar di era Skotlandia tempo dulu, saat mitos dan legenda dimulai. Karena sejumlah masukkan dari teman-teman di Facebook, saya memilih menonton Brave, sebelumnya ada juga pertimbangan menonton Madagaskar 3. Namun karya Pixar tidak ingin dilewatkan jika bisa.

Sore itu saya datang ke Empire XXI dan memesan tiket 30 menit sebelum pertunjukkan terakhir, rupanya banyak kursi yang kosong. Brave diawali dengan film pendek dari Pixar, dan ini adalah bonus yang tidak ternilai. Kali ini adalah “La Luna” yang saat munculnya perahu kecil itu saya sudah tebersit pemikiran akan “Sang Rembulan”. Film pendek karya Enrico Carsarosa ini memenuhi layar selama hampir 7 menit dengan keajaiban-keajaiban imiganiasinya. Continue reading Brave

Ninjutsu Gakuen Zenin Shutsudou!

Akhir pekan ini saya bernostalgia dengan menyaksikan film kedua dari Nintama Rantarou (di Indonesia dikenal dengan Ninja Boy) yang berjudul “Ninjutsu Gakuen Zenin Shutsudou!”. Ternyata film ini berat juga jika tidak ada pengisi suara alih bahasanya. Saya memang suka Nintama Rantarou terutama dari komik-komiknya yang lucu. Ceritanya yang cukup edukatif seringkali banyak memberi nilai tambah tersendiri.

Di kisah ini, para murid sekolah ninja kelas 1 cukup khawatir dengan perang yang sedang terjadi di antara dua kelompok besar. Namun mereka tidak bisa apa-apa. Kepala sekolah yang tahu hal ini dari Hemu Hemu lalu menyiapkan misi untuk anak-anak ini, namun apa yang bisa mereka lakukan di antara dua kelompok angkatan bersenjata dan para ninja musuh? Continue reading Ninjutsu Gakuen Zenin Shutsudou!

Legend of Korra Tampak Menjanjikan

Ketika saya menulis “the Legend of Korra” sekitar hampir 2 tahun yang lalu, kini serial animasi lanjutan “Avatar: the Last Airbender” sudah mulai tayang di Nick. Dua serial pertama yang berkualitas HD dan bisa didapatkan di iTunes secara gratis sangat menjanjikan untuk disimak kelanjutannya.

Saya tidak tahu persisnya, namun setidaknya sampai saya menulis ini, sudah ada 7 episode yang ditayangkan – dan mungkin akan mengungkap lebih banyak kisah lagi. Dari 4 episode awal yang saya miliki, baru 2 episode yang saya saksikan. Dan berarti masih ada 24 episode menarik lagi yang akan menunggu. Continue reading Legend of Korra Tampak Menjanjikan

Melaju Bersama Bakat dan Kerja Keras

Akhir bulan lalu saya diundang menghadiri acara pengambilan gambar dan menyanyi adik-adik sepupu. Karena kami tinggal di distrik yang berbeda, apalagi dulu pulau yang berbeda, jadi saya jarang mendapatkan kesempatan langsung melihat mereka “live on the stage” – kecuali beberapa sesi latihan tarik suara, lagu, dan membuat koreografi di rumahnya.

Tentu saja saya antusias untuk menyaksikan langsung acara ini – di luar konteks dapat pizza gratis tentunya – karena saya tahu bagaimana usaha keras mereka berlatih selama ini. Jadi saya pun bersama anggota keluarga jauh lain yang mendapat undangan datang ke tempat yang telah diberitahukan sebelumnya. Continue reading Melaju Bersama Bakat dan Kerja Keras

Summer Wars

Summer Wars merupakan film animasi di tahun 2009 karya Mamoru Hosada, jadi menulisnya sekarang pun mungkin agak terlambat, namun harus saya akui mendapatkan Blu-Ray-nya sangat sulit – namun karena saya suka dengan novel ringannya, maka saya pikir pasti anime adaptasinya akan sangat bagus juga. Ya, ternyata memang sangat menarik.

Film ini berkisah tentang Kenji, seorang pelajar SMA yang berbakat dalam Matematika dan nyaris dikirim untuk mewakili negaranya dalam olimpiade Matematika. Ia memiliki bepekerjaan sampingan untuk menjadi moderator dalam dunia virtual OZ. Dan dia dengan tidak sengaja mendapatkan undangan dari kakak kelasnya Natsuki untuk menemani ke kampung gadis yang paling populer di sekolahnya ini guna menghadiri perayaan ulang tahun sang nenek. Continue reading Summer Wars

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close