Skip to content

Tag: kesehatan anak

Obesitas pada Anak adalah Bentuk Kekerasan pada Anak

Ini adalah perbincangan lama, dan banyak orang mungkin sudah tahu bahwa obesitas merupakan penyakit. Dunia kedokteran telah mengklasifikan obesitas sebagai penyakit sejak lama, jika tidak salah tertera dalam ICD-10 -CM pada kode E66.9. Obesitas pada anak memang membawa banyak masalah, mulai dari peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler saat dewasa, hingga pelabagi kondisi penyakit metabolik lainnya. Continue reading Obesitas pada Anak adalah Bentuk Kekerasan pada Anak

Vaksinasi Menurunkan Risiko Stroke pada Anak

Saya membaca koran digital saya pagi dan menemukan berita menarik yang menyebutkan bahwa vaksinasi dapat menurunkan risiko terjadinya stroke pada anak. Disebutkan juga bahwa anak-anak yang tidak mendapatkan vaksinasi, biasanya memiliki risiko tujuh kali lebih tinggi terkena stroke.

Biasanya faktor risiko stroke bertambah dengan bertambahnya pembentukan jendalan darah di dalam pembuluh darah, dan salah satu penyebab pertambahan ini adalah munculnya infeksi yang sulit yang dilawan oleh tubuh. Misalnya bakteri pneumokokus atau Hib merupakan salah satu penyebab meningitis, suatu peradangan selaput otak pada anak, yang mempertinggi risiko stroke pada anak. Kasus seperti inilah yang bisa dicegah dengan vaksinasi. Continue reading Vaksinasi Menurunkan Risiko Stroke pada Anak

Deteksi Dini Hipotiroid Kongenital pada Bayi Baru Lahir

Anak-anak yang lahir dengan kekurangan hormon tiroid, yang dikenal dengan kongenital hipotiroidisme, menjadi rawan berkembang menjadi anak dengan keterbelakangan mental, dan bisa bersifat permanen. Hormon tiroid ini berkurang karena fungsi tiroid yang menurun. Kasus ini sangat jarang, hanya mungkin 1 di antara 3.000 – 4.000 bayi lahir yang menderita kondisi ini. Continue reading Deteksi Dini Hipotiroid Kongenital pada Bayi Baru Lahir

Meningkatkan Inovasi di Hari Pneumonia Sedunia 2013

Setiap tanggal 12 November, dunia memperingati Hari Pneumonia Sedunia. Hingga saat ini, pneumonia adalah kasus yang paling banyak dijumpai, terutama pada anak-anak. Apakah Anda tahu, bahwa setiap 20 detik ada 1 anak yang meninggal akibat pneumonia? Dan mungkin awal dari gejalanya hanyalah batuk-batuk biasa? Ya, pneumonia adalah pembunuh anak-anak nomor 1 di dunia, kematiannya lebih banyak dibandingkan kombinasi AIDS dan Malaria.

Sekitar 98% kasus anak yang meninggal karena pneumonia terjadi di negara berkembang. Misalnya seperti di negara kita, Indonesia. Kasus pneumonia cukup banyak, kadang hanya muncul ke permukaan menyerupai ISPA pada awalnya. Jadi pneumonia bisa mengenai siapapun, anak, kemenekan, cucu, ataupun anak sahabat Anda. Continue reading Meningkatkan Inovasi di Hari Pneumonia Sedunia 2013

Diare pada Anak

Diare pada anak adalah salah satu masalah yang cukup serius dengan penanganan yang selayaknya tepat dan cepat. Salah satu tujuan Millennium Development Goals adalah mengurangi angka kematian anak hingga dua pertiganya dalam rentang 1990 hingga 2015. Seiring mendekatnya batas waktu, ternyata dunia Internasional masih perlu banyak berusaha. Di seluruh dunia, hampir sembilan juta anak di bawah usia 5 tahun meninggal setiap tahunnya, dan diare adalah penyebab kedua setelah pneumonia.

Kali ini saya hendak menuliskan sedikit tentang diare pada anak, dan bagaimana Anda yang bertanggung jawab atas perawatan anak dapat membantu anak membaik dari kondisi diare yang dideritanya. Apa yang harus menjadi perhatian, dan kapan harus meminta bantuan tenaga kesehatan. Continue reading Diare pada Anak

Demam pada Anak

Demam adalah masalah kesehatan yang paling dikeluhkan oleh anak-anak, dan yang paling sering membuat orang tua khawatir terhadap kesehatan anaknya. Demam pada anak perlu disikapi dengan bijak, ketakutan berlebih atau sebaliknya ketidakacuhan mungkin akan memberikan konsekuensi buruk bagi kesehatan anak.

Mengenal demam saya rasa sesuatu yang perlu diketahui oleh semua orang tua. Demam bisa jadi merupakan masalah kesehatan ringan, atau merupakan tanda dari gangguan kesehatan yang serius. Itulah mengapa saya menyarankan, jika mampu, orang tua selayaknya menyiapkan alat pengukur temparatur tubuh seperti termometer yang selalu sedia di rumah masing-masing – tipe yang menggunakan air raksa mungkin lebih akurat dan cukup awet pemakaiannya. Continue reading Demam pada Anak

Afasia Epileptikus yang Didapat

Petang tadi saya mendapatkan sebuah pertanyaan di salah satu jejaring sosial tentang balita yang mengalami step (kejang), kemudian kehilangan kemampuan bicaranya hingga saat ini setelah beberapa tahun berlalu. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak tersebut?

Saya tahu bahwa kejang bisa cukup umum terjadi pada anak, apalagi balita – meski bisa jadi bukan sesuatu yang selalu berakhir dengan baik. Namun kejang yang kemudian menimbulkan kehilangan kemampuan berbicara (afasia) permanen, tentulah bukan kondisi yang umum. Saya sendiri tidak pernah menemukannya secara langsung sampai saat ini. Continue reading Afasia Epileptikus yang Didapat

Sindrom Progeria Hutchinson-Gilford

Progeria sering dikenal sebagai penuaan yang lebih cepat pada anak-anak dan merupakan kondisi yang langka ditemui. Kondisi ini menghasilkan penuaan yang prematur pada anak yang mengidapnya, dan menjadi fatal. Progeria tidak selalu dikenali pada awalnya, karena pada masa awal kelahiran memiliki penampilan yang normal. Baru pada usia 9 hingga 24 bulan, anak yang terkena menunjukkan keterlambatan pertumbuhan yang kentara, hasilnya adalah tubuh yang pendek dan berat badan rendah.

Anak-anak penderita progeria juga menunjukkan perkembangan penampilan wajah yang berbeda, tampak wajah yang mungil dan tidak proporsional (selaras) dibandingkan besar kepala secara keseluruhan; rahang yang tidak kurang berkembang (mikrognatia); malabentuk dan tumpah tindih geligi; mata menonjol abnormal; hidung yang kecil dan kebiruan yang tersamarkan di sekitar mulut.

Continue reading Sindrom Progeria Hutchinson-Gilford

Menyusui, Ikterus dan Taurin

Apa Anda merasa judul ini aneh? Ya, terus terang saya juga merasakan hal yang sama. Beberapa waktu yang lalu saya menerima surat elektronik sebagai tanggapan atas tulisan saya yang (mungkin) berjudul “Hiperbilirubinemia Neonatal” yang saya tulis sekadar mengisi luang sembari membaca buku saku pediatri pada Oktober tahun lalu.

Surat yang saya terima ini menanyakan relasi antara Taurin yang terdapat dalam ASI dan kaitannya dengan konjugasi bilirubin. Saya termenung agak lama, rasa-rasanya pernah mendengar hal ini, apa saya melewatkan bab-bab tertentu dalam pelajaran biokimia? Saya tidak ahli dalam biokimia, mungkin salah satu pelajaran mendasar yang paling rendah penguasaannya bagi saya. Namun mari kita mencoba mencari tahu bersama, kurang lebihnya mohon koreksi kembali.

Continue reading Menyusui, Ikterus dan Taurin

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close