Menutup Proyek Linux

Bulan ini sebenarnya ada banyak distribusi Linux yang saya coba, namun beberapa hal membuat saya terpaksa mengurungkan niat itu hingga beberapa waktu yang tak terbatas. Saat ini kecepatan mengunduh Smartfren Connex hanya berkisar  20 KiB/s, dan maksimal 40 KiB/s (setara dengan 156 kbps sampai 384 kbps). Dan juga penutupan akses torrent membuat saya tidak bisa mengunduh dengan baik.

Sangat berbeda dengan saat masih berada dalam payung Mobi dulu, kecepatan dapat mencapai 200 KiB/s setara dengan 1,3 Mbps. Saya rasa karena semakin banyaknya pengguna Smartfren, tidak hanya yang menggunakan modem, namun juga banyak perangkat Androids (baik yang legal maupun dari pasar gelap) yang menggunakan jaringan ini.

Continue reading

Internet Mobi Sehat ala Cyberoam yang Mengganggu

Sepertinya hari ini Mobi/Smartfren Connex menerapkan sebuah sawar daring (online content filter) pada layanan mereka yang berbasis Cyberoam. Saya menemukannya ketika tengah asyik menerjemahkan beberapa jurnal akademik dengan menggunakan layanan Google Translate.

Awalnya sih lancar-lancar saja, namun setelah beberapa kali proses penerjemahan, tiba-tiba saja akses diblok dan dialihkan ke alamat IP 10.33.200.244:8090. Saya bingung, karena hal ini tidak pernah terjadi, semua peramban memunculkan tanda-tanda serupa, baik di Linux maupun Windows.

Continue reading

Modem Pantech PX-500 pada openSUSE 11.4

Ketika saya memasang openSUSE 11.4 Celadon, pada awalnya modem Pantech PX-500 tidak bisa langsung digunakan. Berbeda dengan Ubuntu 11.04 Natty Narwhal yang langsung mendeteksinya dan berjalan dengan baik. Namun ini bukan karena openSUSE Celadon tidak dapat mendeteksi modem tersebut, namun karena setelan kekuasaan jaringan yang sedikit tidak umum secara default.

Saya sudah mencobanya dengan menggunakan wvdial (yang dibawa langsung oleh DVD instalasi openSUSE), meskipun lsusb menunjukkan terdapat perangkat modem, bahkan wvdial-pun tidak bisa berbuat banyak, karena tidak dapat mengakses modem yang terkunci. Kunci untuk permasalahan ini – bagi pemula seperti saya – adalah mengambil alih kekuasaan jaringan dari Network Settings di YaST.

Continue reading

Smartfren dengan Pantech PX-500 pada Windows 7

Saya dulu membeli modem Pantech PX-500 PCMCIA untuk berlangganan Internet Mobi dari Mobile-8. Namun sekarang Mobi sudah beralih menjadi layanan Smartfren Connex, itu lho yang iklannya ada balapan F1 di televisi. Permasalahannya adalah berbeda dengan Linux yang secara otomatis mendeteksi modem Pantech PX-500, tidak demikian halnya dengan Windows, sehingga pihak Mobile-8 menyediakan driver-nya untuk masing-masing seri Windows.

Pada saat saya membeli modem ini, Windows 7 belum dirilis ke pasaran. Dan ketika rilisnya, pihak Mobile-8 pun menyediakan driver khusus untuk Windows 7. Namun entah kenapa driver ini selalu gagal untuk mendetekasi modem Pantech PX-500 di Windows 7. Saya sempat dulu mencobanya di beberapa komputer teman.

Continue reading

Alternatif SMTP Server untuk Koneksi Smartfren

Hampir setengah tahun belakangan ini saya dibuat heran oleh koneksi CDMA MOBI dari Mobile-8 melalui Modem Pantech PX-500, tepatnya mungkin sekitar aplikasi jaringan EVDO di Yogyakarta. Saya terbiasa dengan jaringan Internet yang berkoneksi lambat, sehingga saya memanfaatkan banyak aplikasi klien untuk berhubungan dengan Internet, salah satunya adalah dengan menggunakan email client seperti Mozilla Thunderbird.

Namun keheranan saya adalah, saya bisa menerima surat elektronik dengan baik via Thunderbird dengan menggunakan akun Yahoo (baik .com maupun .co.id), MSN (Hotmail/Livemail) dan Gmail (GoogleMail). Dalam hal ini berarti jaringan POP3 dalam kondisi baik dan berfungsi. Tapi setengah tahun terakhir, sya tidak bisa mengirim satu-pun surat elektronik melalui Thunderbird dan email client lain seperti Windows Live Mail atau Evolution. Kecuali saya bisa mengirim via Hotmail, akun tidak mengalami masalah.

Continue reading