Skip to content

Tag: modem

Mencicipi Koneksi EVDO Rev.B dengan Haier CE81B Smartfren

Saya ingin menguji kecepatan lalu lintas data EVDO Rev.B yang dibanggakan oleh Smartfren saat ini melalui modem Haier CE81B. Dikatakan bahwa jaringan EVDO Smartfren bisa mencapai unduh 14,7 Mbps atau sekitar 1,8x MB/s – ini bukan kecepatan yang rendah (secara teori), meskipun untuk ukuran tarif tentu saja cukup mahal.

Saya mencobanya dengan menggunakan notebook bersistem operasi Linux openSUSE, area Yogyakarta, pada jam lalu lintas data yang padat (petang), dan jaringan nirkabel dengan 3G/3.75G Wireless N Router TL-MR3420. Artinya, saya mencolokkan modem CE81B ke Router TL-MR3420 untuk diputar-nomor, lalu diubah menjadi jaringan WiFi yang diterima di notebook saya. Ini karena saya malas berurusan dengan sistem wvdial di Linux. Continue reading Mencicipi Koneksi EVDO Rev.B dengan Haier CE81B Smartfren

Akhirnya Pakai Router 3G-Wireless TL-MR3420

Karena merasa malas memindahkan modem USB dari komputer ke komputer setiap kali menggunakannya, saya memutuskan untuk menggunakan router 3G-wireless. Pilihan saya adalah TP-Link 3G Wireless-N Router: TL-MR3420 yang memang sudah banyak direkomendasikan. Modem yang saya gunakan adalah Speed Up SU7300 EVDO Rev.A untuk kartu Smartfren, kebetulan cukup lancar digunakan di tempat saya.

Saya menghubungkannya ke komputer desktop dengan kabel LAN yang memang saya punya sejak dulu, karena kabel LAN bawaan TL-MR3420 agak pendek – tidak bisa diletakkan pada posisi yang agak jauh dari CPU. Sedangkan untuk ke notebook tentunya pakai Wifi-nya. Continue reading Akhirnya Pakai Router 3G-Wireless TL-MR3420

Masalah Modem USB pada Ubuntu 12.04 LTS

Pasca rilis Ubuntu 12.04 LTS Precise Pangolin, saya pun melakukan peningkatan distro ini pada notebook Acer TM 6293 saya dari sebelumnya versi 11.10 Oneiric Ocelot. Tidak ada masalah selama proses peningkatan untuk versi 32-bit ini, meski saya juga menjumpai laporan masalah untuk versi 64-bit. Tampilan yang tidak berbeda jauh, dan Unity yang sudah lebih baik, saya rasa menjadi sentuhan tersendiri pada distro baru ini.

Bagi mereka yang menginginkan versi stabil, maka Ubuntu 12.04 LTS secara teori akan memberikan pemenuhan ini – karena dukungannya yang cukup panjang selama 5 tahun. Meski mungkin tidak sepanjang dukungan Tumbleweed yang dimiliki openSUSE, tapi layak untuk dicoba. Permasalahannya adalah, Ubuntu terbaru ini memiliki kegagalan dalam mendukung Modem USB dengan baik. Continue reading Masalah Modem USB pada Ubuntu 12.04 LTS

Pindah Modem Sementara Waktu

Entah mengapa modem lawas saya bermasalah, modem Pantech PX-500 yang berisi nomor MOBI hanya bisa terhubung namun tidak bisa melakukan selancar di Internet. Namun anehnya masih bisa untuk streaming radio daring dan update antivirus, tapi tidak bisa menjelajah ke halaman manapun dan mendapatkan galat bahwa DNS tidak ditemukan. Saya sudah melaporkan permasalahan ini pada pihak Smartfren, namun hanya dibalas via sms di modem bahwa masalah sudah diatasi, namun saya sendiri tidak melihat ada perbaikan. Mungkin minggu ini saya akan bawa modem tersebut ke galeri Mobile-8 atau Smartfren terdekat.

Sementara ini saya akhirnya terpaksa menggunakan modem cadangan, sebenarnya saya ingin menggunakan Huawei E220 lawas saya, tapi malas karena tidak ada kartu GSM yang “nyaman” belakangan ini. Akhirnya saya mencari modem SpeedUp SU-7300 yang menggunakan Opera Software dengan paket kartu Smartfren nomor lokal Yogyakarta di dalamnya..

Continue reading Pindah Modem Sementara Waktu

Modem Pantech PX-500 pada openSUSE 11.4

Ketika saya memasang openSUSE 11.4 Celadon, pada awalnya modem Pantech PX-500 tidak bisa langsung digunakan. Berbeda dengan Ubuntu 11.04 Natty Narwhal yang langsung mendeteksinya dan berjalan dengan baik. Namun ini bukan karena openSUSE Celadon tidak dapat mendeteksi modem tersebut, namun karena setelan kekuasaan jaringan yang sedikit tidak umum secara default.

Saya sudah mencobanya dengan menggunakan wvdial (yang dibawa langsung oleh DVD instalasi openSUSE), meskipun lsusb menunjukkan terdapat perangkat modem, bahkan wvdial-pun tidak bisa berbuat banyak, karena tidak dapat mengakses modem yang terkunci. Kunci untuk permasalahan ini – bagi pemula seperti saya – adalah mengambil alih kekuasaan jaringan dari Network Settings di YaST.

Continue reading Modem Pantech PX-500 pada openSUSE 11.4

Smartfren dengan Pantech PX-500 pada Windows 7

Saya dulu membeli modem Pantech PX-500 PCMCIA untuk berlangganan Internet Mobi dari Mobile-8. Namun sekarang Mobi sudah beralih menjadi layanan Smartfren Connex, itu lho yang iklannya ada balapan F1 di televisi. Permasalahannya adalah berbeda dengan Linux yang secara otomatis mendeteksi modem Pantech PX-500, tidak demikian halnya dengan Windows, sehingga pihak Mobile-8 menyediakan driver-nya untuk masing-masing seri Windows.

Pada saat saya membeli modem ini, Windows 7 belum dirilis ke pasaran. Dan ketika rilisnya, pihak Mobile-8 pun menyediakan driver khusus untuk Windows 7. Namun entah kenapa driver ini selalu gagal untuk mendetekasi modem Pantech PX-500 di Windows 7. Saya sempat dulu mencobanya di beberapa komputer teman.

Continue reading Smartfren dengan Pantech PX-500 pada Windows 7

Alternatif SMTP Server untuk Koneksi Smartfren

Hampir setengah tahun belakangan ini saya dibuat heran oleh koneksi CDMA MOBI dari Mobile-8 melalui Modem Pantech PX-500, tepatnya mungkin sekitar aplikasi jaringan EVDO di Yogyakarta. Saya terbiasa dengan jaringan Internet yang berkoneksi lambat, sehingga saya memanfaatkan banyak aplikasi klien untuk berhubungan dengan Internet, salah satunya adalah dengan menggunakan email client seperti Mozilla Thunderbird.

Namun keheranan saya adalah, saya bisa menerima surat elektronik dengan baik via Thunderbird dengan menggunakan akun Yahoo (baik .com maupun .co.id), MSN (Hotmail/Livemail) dan Gmail (GoogleMail). Dalam hal ini berarti jaringan POP3 dalam kondisi baik dan berfungsi. Tapi setengah tahun terakhir, sya tidak bisa mengirim satu-pun surat elektronik melalui Thunderbird dan email client lain seperti Windows Live Mail atau Evolution. Kecuali saya bisa mengirim via Hotmail, akun tidak mengalami masalah.

Continue reading Alternatif SMTP Server untuk Koneksi Smartfren

Modem 3G yang Menggemaskan

Sebagaimana yang saya kisahkan sebelumnya dalam “Membuat Koneksi Huawei E220 Jadi Stabil”, meski berhasil melakukan stabilisasi yang lebih lama, namun selang beberapa puluh menit, koneksi akan terputus sebab modem ter-unplug dengan sendirinya. Jika untuk berselancar di dunia maya sih saya rasa ini sangat mencukupi, tapi jika untuk mengunduh berkas dalam porsi besar dan perlu waktu lama, mungkin akan memberikan beberapa masalah.

Saya sempat berpikir untuk melepas modem ini, namun selalu saya urungkan meski kisaran harga bekas pakainya di pasaran masih berkisar $ 30 – $ 50 di pasaran, yang menjadikannya setara dengan harga modem 3G keluaran baru, apalagi karena modem lawas ini masih bisa sampai koneksi 3,5G.

Continue reading Modem 3G yang Menggemaskan

Antara MOBI dan IM2

Saya saat ini menggunakan 2 jasa penyedia layanan Internet (ISP), satunya adalah MOBI dari Mobile-8 dan yang lainnya adalah IM2 ECO dari Indosat. Spesifikasinya sebagai berikut, MOBI berbasis CDMA 1x (kadang ada jaringan EVDO Rev A di sekitar lingkungan saya), jatahnya sebulan (karena sudah dikunci) Rp 100.000,- pra bayar, kadang diisi, sebulan berikutnya ndak (karena beban moneter yang timpang), jatahnya sekitar 1,5-2 GB per bulan pada kecepatan hingga 153 kbps, dan setelahnya turun jadi 64 kbps (karena paket unlimited).

Saya sering menggunakan MOBI di sistem operasi Windows Vista dengan Modem Pantech PX-500 yang memang didesain hingga menangkap jaringan EVDO. Faktanya, dua hari yang lalu saya menggunakannya untuk mengunduh berkas ISO instalasi openSUSE Linux sebesar 4,3 GB. Dimulai jam 9 malam dan selesai jam 6-7 pagi esoknya, nah silakan hitung sendiri kecepatan unduhannya.

Continue reading Antara MOBI dan IM2

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close