Mengakses ICD-10 CM/PCS dan IDC-9 Daring

Era BPJS Kesehatan dengan sistem INA-CBGs sebagai bagian terintegrasi dari sistem pelayanan kesehatan nasional saat ini. Semua klaim rumah sakit ke pihak BPJS Kesehatan akan berdasarkan INA-CBGs yang dikelompokan ke dalam diagnosis-diagnosis berbasis pada ICD-1o CM/PCS.

Saya melihat di lapangan, pihak rekam medis masih menggunakan ICD-10 keluaran WHO edisi 2010. Sementara ICD-10 CM/PCS baru resmi digunakan Oktober 2013, sehingga seringkali diagnosis yang terdapat dalam program INA-CBGs, tidak pas dengan diagnosis ICD-10 yang dipegang oleh pihak rumah sakit. Continue reading

openSUSE 12.3 Dartmouth GNOME

Akhirnya setelah rilis beberapa waktu yang lalu, saya bisa mencicipi versi distribusi baru openSUSE 12.3 Dartmouth edisi GNOME. Sejak edisi 12.2 Mantis, saya sudah merencanakan edisi berikutnya akan ditingkatkan (upgrade) secara daring (online) via Internet. Sebenarnya karena penasaran, sebab dari dulu tidak pernah berhasil, bahkan setelah migrasi ke Tumbleweed, kegagalan bisa terjadi.

Jadi sistem operasi Linux openSUSE 12.2 yang saya tanamkan di notebook mengikuti pola “KISS“, sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya galat ketika melakukan peningkatan ke edisi berikutnya. OpenSUSE edisi 12.2 yang saya gunakan memiliki genuine GNOME terpasang di dalamnya, dengan penambahan sistem pelokalan ke dalam bahasa Indonesia. Beberapa aplikasi tambahan seperti AbiWord, Thunderbird, Google Chrome dan CrossOver edisi lawas. Continue reading

SpiderOak sebagai Alternatif Pencadangan Daring yang Aman

Sebelumnya saya telah sempat membahas Dropbox sebagai pencadangan data secara daring (online backup), dan kini saya akan membahas SpiderOak yang merupakan salah satu alternatif dan pesain Dropbox yang juga dilirik oleh kaum profesional. Jika Anda bertanya di mana bedanya antara SpiderOak dan Dropbox, maka secara singkat dan kasarnya mungkin SpiderOak lebih cenderung memudahkan pengamanan data, sedangkan Dropbox lebih cenderung memudahkan aksesibilitas data.

SpiderOak pertama kali saya kenal melalui distribusi Linux openSUSE yang saya gunakan, dan dijadikan salah satu promosi atau rekomendasi untuk sistem pencadangan daring. Apa yang ditawarkan oleh SpiderOak adalah solusi sistem pencadangan (backup), sinkronisasi (sync), berbagi (sharing), akses (access), dan penyimpanan (storage) secara daring (online) yang bisa digunakan pada sejumlah sistem operasi seperti Windows, Mac OS, dan Linux (Debian, Ubuntu, Fedora, openSUSE). Anda bahkan bisa menggunakannya pada ponsel cerdas iPhone atau Android. Continue reading

Membuat Toko Online Gratis dengan Dwarapala

Saya mungkin sudah bercerita sebelumnya pada tulisan tentang “Proyek Arunametta“, bahwa sebagian sistem kerja Arunametta didukung dengan menggunakan Dwarapala. Mengapa Dwarapala? Mungkin alasannya, karena Dwarapala menyediakan sistem membuat/membangun toko daring (online) dengan mudah, serta mendukung bahasa Indonesia dan transaksi dalam rupiah.

Saya rasa banyak orang di Indonesia kini bisa merasakan manfaat Internet yang semakin menembus wilayah-wilayah pelosok, meski belum semuanya, dan meski masih sering diperoleh dengan susah payah dan harga yang tidak murah. Pemasaran produk lokal melalui jaringan yang lebih luas seperti melalui Internet, tentunya akan memberikan gairah tersendiri bagi pasar lokal dan nasional. Apalagi jika produk lokal mampu menembus pasar Intenasional melalui jalur di dunia maya. Continue reading

Tidak Bisa Pesan Tiket Garuda Indonesia via ATM

Masih ingat tulisan saya tentang memesan tiket Lion Air via ATM? Saya beberapa hari yang lalu mencoba memesan tiket maskapai besar dalam negeri – Garuda Indonesia via e-booking juga, berkali-kali gagal karena mengalami galat sistem. Rencana saya serupa, yaitu memesan tiket Garuda Indonesia secara daring (online), dan kemudian membayarnya via ATM. Apalagi karena saya lihat waktu itu, untuk hari yang saya inginkan, harga tiket Garuda Indonesia lebih murah dibandingkan dengan tiket Lion Air.

Saat saya berhasil melalukan inisiasi salah satu hari untuk pemesanan tiket, saya tidak melihat ada pilihan untuk membayar via ATM. Semua pilihan e-booking menggunakan fasilitas pembayaran via kartu kredit yang tentunya saya tidak memilikinya.

Continue reading