Skip to content

Tag: OpenSUSE

Foxit Reader sebagai Alternatif Evince pada Gnome

Desktop Gnome memiliki pembaca berkas bentuk portabel (PDF – Portabel Data Format) yang dikenal sebagai Evince. Saya suka karena Evince sederhana, namun entah mengapa ada sesuatu yang terasa kurang, misalnya Evince kadang tersendat-sendat. Beberapa mengatakan, Evince memang demikian, tentu saja pembanding mereka biasanya adalah MuPDF yang memang terkenal ringan dan kencang. Lalu apa ada alternatif lain? Saya berpikir mencoba Foxit Reader versi gratis untuk Linux. Continue reading Foxit Reader sebagai Alternatif Evince pada Gnome

Pembaca ePub Lucidor

Saya sedang mencari pembaca buku elektronik (ebook), terutama yang berada dalam format ePub pada Linux. Pilihan saya sementara ini adalah mencoba Lucidor, sebuah perangkat lunak multiplatform yang bisa dijalankan pada Windows, Mac dan Linux. Tentu saja Linux sudah memilik perangkat lunak seperti Calibre, namun saya ingin yang lebih sederhana untuk dekstop Gnome saya. Continue reading Pembaca ePub Lucidor

Memasang Shutter pada openSUSE Leap 42.1

Shutter mungkin salah satu perangkat lunak yang sering menemukan galat pemasangan pada openSUSE, terutama karena sejumlah ketergantungannya berada dalam wadah repositori yang berbeda-beda. Terutama pada openSUSE Leap 42.1, Shutter tidak memiliki paket stabil, padahal versi Leap merupakan versi yang mengutamakan stabilitas. Ini berarti jika kita menambahkan sebuah software yang tidak stabil ke dalam versi stabil, maka ada risiko kemapanan stabilitas yang akan kita hadapi. Jika kita bersiap menerima ini, mengapa tidak? Continue reading Memasang Shutter pada openSUSE Leap 42.1

Stabilitas Bersama openSUSE Leap Gnome

Sudah berapa bulan sejak rilis openSUSE Leap 42.1? Selama ini saya masih cukup betah menggunakan Antergos, meskipun bersifat rolling release, Arch dan turunannya memang sudah membuktikan stabilitas mereka. Namun beberapa hari yang lalu saya mendapatkan wangsit, entah mengapa tiba-tiba ada suara yang membisikkan, “Hei…, mengapa tidak mencoba Leap dan stabilitasnya?” Maka dari sana saya menyapu bersih seluruh isi cakram keras pada notebook Asus saya, dan memasang openSUSE Leap 42.1 dengan fitur otomatis penuhnya – Tancap! Continue reading Stabilitas Bersama openSUSE Leap Gnome

Selamat Datang openSUSE Leap

Seberapa lama kita mendambakan sistem operasi yang stabil? Karena stabilitas adalah dambaan banyak orang jika mengingat ketergantungan kita pada teknologi terkomputerasasi semakin tidak terpisahkan. Kecuali saya, yang mungkin lebih menyukai “bleeding edge” dengan sedikit berkompromi pada stabilitas. Kabar baik bagi pengguna “kadal hijau” di seluruh belahan bumi, kini telah diterbitkan openSUSE Leap – rilis teratur openSUSE yang menitikberatkan pada stabilitas sistem operasi secara keseluruhan. Continue reading Selamat Datang openSUSE Leap

Menambahkan Aksara Jawa dan Bali pada openSUSE

Linux dalam hal ini openSUSE memudahkan kita dalam menambahkan aksara (alfabet/fonta/huruf) Jawa dan Bali ke dalam sistem, sehingga orang dapat dengan mudah menambahkan aksara tersebut ke dalam aplikasi seperti LibreOffice misalnya. Tentu saja jika aksara nusantara lainnya memiliki repositori yang serupa, juga dapat ditambahkan, namun saya belum melihat sampai jauh ke sana. Continue reading Menambahkan Aksara Jawa dan Bali pada openSUSE

Memasang VLC pada openSUSE

VLC adalah aplikasi pemutar berkas multimedia multiformat dan multiplatform, sehingga membuatnya menjadi salah satu aplikasi paling diincar oleh pengguna yang menggunakan banyak sistem operasi, misalnya Linux, Windows dan MacOS. Pengguna openSUSE, oleh karena beberapa hal, aplikasi VLC tidak langsung tersedia, tidak seperti distro lain yang didesain out of the box untuk memainkan pelbagai format mutimedia sekaligus. Continue reading Memasang VLC pada openSUSE

Menambahkan Fonta pada openSUSE

Selamat tahun baru semuanya, semoga tahun ini memberikan lebih banyak hal baik bagi kita semua. Saya rasa, saya sudah pernah membahas ini sebelumnya. Tapi kali ini kita coba ulas lagi. Salah satu hal yang katanya tidak menarik pada openSUSE karena fonta yang digunakan tidak menarik; mungkin memang demikian adanya. Tapi dari sisi produktivitas, sebenarnya setiap pengguna bisa menambah persenjataan dengan pelbagai fonta menarik seperti distribusi Linux lainnya. Continue reading Menambahkan Fonta pada openSUSE

Memasang Peramban Opera 26 pada openSUSE

Belum beberapa lama sejak Opera Stabil versi 26 untuk Linux telah dirilis, hanya saja berka rilis resmi yang tersedia adalah versi berkas paket DEB; sedangkan basis RPM tidak tersedia, sehingga menimbulkan “kesulitan tambahan” bagi pengguna distribusi yang memanfaatkan basis RPM seperti openSUSE, Fedora, Mageia dan lainnya. Sebenarnya cukup mengubah dari berkas paket DEB ke RPM kemudian memasangnya, maka bisa diselesaikan. Continue reading Memasang Peramban Opera 26 pada openSUSE

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close