Skip to content

Tag: pandangan

Dokter, Hukum, dan Penjara

Saya percaya, setiap warga negara sama kedudukan di mata hukum, termasuk di dalamnya profesi dokter. Namun kasus baru di Manado yang muncul ke permukaan tentang seorang dokter kandungan & kebidanan yang menjalani vonis Mahkamah Agung berupa kurungan/penjara selama sepuluh bulan menjadi tanda tanya besar atas apa yang saya percayai.

Jika seorang dokter terbukti lalai, dia berhak diberikan sanksi atas kelailaiannya. Jika ia melakukan kejahatan kemanusiaan, seperti aborsi tanpa indikasi medis, maka hukum mesti bertindak dan dijatuhkan hukuman yang nyata. Tapi ketika prosedur berjalan dengan sesuai dengan standar, dan ada kondisi yang tidak dikehendaki terjadi, apa ini merupakan sebuah kesalahan yang mesti berada dalam ranah hukum? Continue reading Dokter, Hukum, dan Penjara

Homoseksualitas Bukanlah Sebuah Topik yang Ringan

Berbicara masalah homoseksualitas bukanlah kompetensi yang saya kuasai. Namun tidak jarang saya dibuat ikut berada dalam topik-topik pembicaraan tersebut. Yang sering membuat saya heran adalah, banyak pihak yang sering menggampangkan masalah ini, padahal menurut saya – ini bukanlah masalah yang ringan yang bisa dilakukan justifikasi sebelah mata.

Berbicara masalah homoseksualitas, saya rasa kita harus mulai dari berbicara tentang gender. Kita sering mendengar tentang gender, namun tidak banyak yang paham bahwa identitas gender adalah persepsi di dalam diri seseorang tentang apakah dia seorang pria atau wanita. Mungkin yang ahli psikologi dapat menjelaskan bagaimana psikologi ego telah memantapkan gender ini pada seseorang ketika ia berusia 2,5 tahun. Continue reading Homoseksualitas Bukanlah Sebuah Topik yang Ringan

Di Tepian Jalan

Dalam rialk-riak kecil kehidupan, setiap insan memiliki tujuan dan tempat yang hendak dicapainya, hanya sedikit yang cuma singgah di kehidupan ini dan berjalan seadanya menyusuri keindahan riaknya (ya, saya boleh dihitung sebagai salah satunya). Bergeming menyeruput secangkir kehidupan dengan memandang gelagat awan-awan sore yang menggantung untuk menghilang sepertinya tak pernah akan menjadi sesuatu yang membosankan.

Terkadang saya sendiri merasa terlalu menikmati kehidupan secara ala kadarnya ini, sehingga banyak hal yang menjadi kontras bahkan paradoks terhadap dinamika kehidupan secara umumnya.

Continue reading Di Tepian Jalan

Si Vis Pacem, Para Bellum

Dalam bahasa latin, ungkapan “si vis pacem, para bellum” bermakna “jika kamu menghendaki perdamaian, maka bersiaplah untuk berperang”. Salah satu slogan yang cukup terkenal dan dipakai serta dimodifikasi oleh banyak pihak lainnya, termasuk pada era Napoleon Bonaparte hingga ke perang dunia II.

Ungkapan tersebut menyiratkan bahwa subjek yang memiliki kekuatan lebih, dan memiliki persiapan untuk bisa berperang akan memiliki kencenderungan yang lebih sedikit diserang oleh subjek lainnya. Seperti singa di belantara Afrika, hewan mana yang cukup berani mengganggu kedamaian mereka.

Continue reading Si Vis Pacem, Para Bellum

Perayaan dan Tantangan Hari Perempuan Sedunia

Tanggal 8 Maret 2011 tepat merupakan perayaan ke-100 hari perempuan sedunia. Kita bisa merayakannya, namun kita tidak dapat menutup mata terhadap pelbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam sisi kemanusiaannya. Tentu saja dari lapang pandang dunia kesehatan, karena meski dengan kemajuan ilmu kedokteran dan kesehatan saat ini, sering kali perempuan belum lepas dari masalah-masalah mendasar seperti kekerasan seksual, diskriminasi berbasis gender karena adanya paradigma tertentu dalam lingkup masyarakat tertentu.

Berikut saya adaptasikan pernyataan WHO Director-General, Dr. Margaret Chan, untuk peringatan 100 tahun perayaan hari perempuan sedunia. Semoga dapat menginspirasi banyak pihak untuk tetap memberi perhatian yang setara terhadap hak-hak perempuan.

Continue reading Perayaan dan Tantangan Hari Perempuan Sedunia

I am Bad

Sejak saya kecil saya sangat sering mendengar bahwa orang mestilah baik dalam berbagai hal. Intinya, orang selalu mengatakan pada anak-anak, “Nak…, jadilah manusia yang baik.” – mungkin lebih mengena jika meniru logat Mario Teguh saat mengucapkan kata-kata itu.

Apakah saya baik ketika masih kecil dulu? Wow…, mungkin tidak. Bahkan jika saya dan gembong saya ketika di desa dulu bercermin di comberan, kami lebih mirip Gerombolan Si Berat dalam majalah Donal Bebek daripada The Three Musketeers. Tapi tentu saja saat itu kami tidak mengakui kalau kami sebodoh mereka (Gerombolan Si Berat) yang nyaris selalu gagal mengosongkan brankas Paman Gober).

Continue reading I am Bad

Keperawanan Dalam Perspektif Kekinian

Cukup lama bagi saya untuk memilih judul tulisan ini, bahkan mungkin lebih lama waktu yang saya perlukan untuk memilih judul daripada mengungkapkan apa yang saya pikirkan ke dalam tulisan. Saya belum ingin menimbulkan perang dunia kedelapan dengan menempatkan judul yang terlalu memancing, seperti “Keperawanan, Penting Ga Sih?” atau sejenisnya. Mengapa saya menulis hal ini, yang pasti tidak berkaitan dengan White Day saat tulisan ini terjadwal untuk diterbitkan.

Tidak bisa dipungkiri isu ini ada di mana-mana di sekitar tempat tinggal kita. Mungkin sudah ada sejak dulu, cuma kini isu semakin tidak malu-malu lagi untuk tampil di muka publik – tidak seperti saat-saat dulu.

Continue reading Keperawanan Dalam Perspektif Kekinian

Pertengkaran Alfred dan Bob

Di kejauhan terlihatlah dua sosok yang sedang bergulat di atas gersangnya padang tandus dalam sengatan matahari yang terkesan tidak bersahabat bahkan pada angin yang mestinya menyejukkan.

Samar-samar dari kejauhan pun dapat terdengar umpatan kasar yang berasal dari gumulan debu di udara, di mana kedua sosok itu tak henti hentinya saling menghadiahkan tinju pada rekan seperkelahiannya. Mereka adalah Alfred dan Bob, mereka telah berselisih selama beberapa selang waktu terakhir ini. Sebenarnya mereka berdua adalah pemburu harta, namun mengapa mereka bisa hingga berkelahi satu sama lainnya? Mungkin itu tidak terkait dengan harta itu sama sekali, atau mungkin juga ada sebab yang berkecocokan.

Continue reading Pertengkaran Alfred dan Bob

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close