Skip to content

Tag: panduan

Panduan Praktik Klinis Dokter

Peraturan Menteri Kesehatan no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer memberikan kejelasan mengenai bagaimana seorang dokter sesuai dengan komptensinya melakukan pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan primer seperti puskesmas, praktik pribadi, klinik pratama atau utama dan balai pengobatan misalnya.

Jika seorang dokter pernah membaca Panduan Pengobatan di Puskesmas edisi tahun 2007, maka ini bisa dikatakan sebagai pengembangannya. Banyak kondisi kelainan dan penyakit yang bisa ditangani (jika teliti) di fasilitas pelayanan kesehatan primer, sehingga dokter tidak perlu merujuk pasien hingga ke rumah sakit yang tidak jarang terkendala jarak dan waktu bagi pasien. Continue reading Panduan Praktik Klinis Dokter

Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra

Sulit rasanya belakangan ini bekerja tanpa Linux. Jadi saya memasang Linux Mint 16 Petra di komputer kantor untuk mengetik tugas sehari-hari, daripada berhadapan dengan Windows XP yang sudah kedaluwarsa. Sayangnya, pencetak yang digunakan adalah Fuji Xerox DocuPrint P205 b yang tidak disediakan pengandar oleh produsennya agar bisa digunakan pada Linux.

Fuji Xerox DocuPrint P205 b menggunakan sesuatu yang disebut protokol HBPL – yang saya sendiri kurang paham apa maksudnya. Tapi beruntung ada pihak ketiga yang menyediakan pengandar bersumber kode terbuka untuk printer jenis ini, namanya adalah foo2hbpl. Continue reading Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra

Registrasi avast! Free Antivirus

Saya kadang masih bingung, ternyata ada saja yang belum bisa/tahu bagaimana caranya mendapatkan lisensi avast! free antivirus yang gratis (dan memang gratis tentunya). Karena akhir tahun ini lisensi berbayar saya sudah habis, maka saya kembali menggunakan versi yang gratis saja, lagi pula Windows 8.1 yang saya gunakan sepertinya sudah jarang dimanfaatkan untuk transaksi daring – saya lebih suka menggunakan mode incognito pada sistem operasi berbasis Linux untuk keamanan data.

Nah, kembali ke topik semula. Avast menyediakan lisensi gratis bagi semua orang yang memasang avast! pada komputer mereka, dalam hal ini yang menggunakan sistem operasi Windows (versi gratis juga tersedia untuk versi Mac OS, Android, dan Linux Home Edition). avast! Free Antivirus adalah versi gratis pada Windows. Continue reading Registrasi avast! Free Antivirus

BBM untuk Android telah Tiba

Pagi ini ada setumpukan email, pesan dari pelbagai perpesanan, SMS, telepon tak terjawab. Pemandangan klasik bagi orang-orang yang banyak masalah. Tapi salah satunya di sana adalah sebuah surat elektronik dari BlackBerry.Com yang menyatakan bahwa para pendaftar telah dipanggil untuk menerima aplikasi BBM™ untuk iPhone dan Android.

Mungkin Anda masih ingat tentang tarik ulur aplikasi BBM di Android beberapa waktu lalu karena banyaknya pengguna APK liar? Nah tampaknya masalah itu sudah teratasi, setidaknya ketika saya mencoba BBM kali ini di Android. Continue reading BBM untuk Android telah Tiba

Belajar Fotografi dari Buku

Fotografi menjadi sebuah hobi yang belakangan ini semakin menjamur oleh karena semakin mudahnya akses ke dunia fotografi itu sendiri. Mulai dari kamera SLR yang mahal dengan set/kit-nya yang bisa bikin bangkrut pemula, hingga ponsel cerdas kelas atas ke ponsel cerdas kelas menengah – semuanya menawarkan pintu ke dimensi baru yang bernama fotografi.

Layanan berbagi di jejering sosial seperti Flickr, Tumblr, dan Instagram misalnya, membuat demam fotografi semakin menyebar ke pelosok negeri. Anda mungkin salah satu yang sedang atau berminat dengan dunia fotografi? Continue reading Belajar Fotografi dari Buku

Avast Pembersih Peramban

Dikenal sebagai avast! browser cleaner, produk aplikasi ini tersedia bersama avast! antivirus ataupun bisa diunduh secara tersendiri. Fungsinya adalah membersihkan peramban yang kita gunakan (seperti Internet Explorer, Firefox dan Google Chrome) dari baris alat (toolbar) yang tidak diinginkan. Saya banyak memanfaatkan peranti lunak gratis (free software) yang berdampak pada iklan toolbar terpasang di peramban yang saya gunakan, meskipun sudah cukup selektif memilih metode pemasangan aplikasi, beberapa kadang lolos juga.

Baris alat ini bisa jadi begitu melelahkan, kadang membuat layar peramban semakin kecil karena mereka bertumpuk-tumpuk menjadi satu. Atau kadang mengubah mesin pencari utama, mengarahkan pada halaman yang tidak diinginkan. Kadang yang lebih buruk lagi, memata-matai aktivitas kita selama berselancar di dunia maya. Continue reading Avast Pembersih Peramban

Shutter pada openSUSE Tumbleweed

Membuat agar Shutter sebagai salah satu aplikasi penangkap gambar layar (screen image capturer) berfungsi untuk Linux openSUSE Tumbleweed agak susah-susah gampang. Sulit dalam sudut pandang tidak semudah memasang Shutter pada Ubuntu yang tinggal mengakses ke Software Center dan memasangnya, maka Shutter bisa langsung digunakan. Dan mudah tentu saja, jika sudah paham logika pemasangannya, maka tidak akan sulit.

Pada openSUSE Tumbleweed (dan mungkin juga dapat diaplikasikan pada openSUSE versi lainnya), Shutter dapat saja dipasang langsung melalui menu Install/Remove Software yang tersedia secara mandiri ataupun terkait pada YaST. Namun sering kali kemudian tidak bisa dijalankan. Karena beberapa dependensi tidak tersedia. Continue reading Shutter pada openSUSE Tumbleweed

Memasang Pengaya GIMP pada openSUSE

GIMP adalah salah satu peranti lunak penyunting gambar lengkap yang bisa digunakan pada Linux, Windows dan Mac OS. Jika Anda menggunakan GIMP pada Ubuntu, di paket “synaptic” atau “Ubuntu Software Center, Anda akan menemukan kumpulan pengaya untuk GIMP yang disebut sebagai GIMP Plugin Registry yang memuat sejumlah pengaya tambahan bagi GIMP sehingga memudahkan menyunting sebuah foto – seperti membuat efek foto seperti Instagram yang saya tulis beberapa waktu lalu.

Sayangnya paket ini tidak terdapat pada openSUSE, karena bukan merupakan paket yang disediakan oleh upstream. Pun demikian, Anda tetap bisa memasang pengaya ini dengan mudah pada GIMP di openSUSE. Dan berikut adalah sedikit tips yang bisa saya bagikan untuk itu. Continue reading Memasang Pengaya GIMP pada openSUSE

Foto Vintage ala Instagram dengan GIMP

Belakangan ini sedang ngetren membuat foto efek vintage menggunakan instagram, apalagi karena aplikasi ini sekarang bisa digunakan bisa digunakan pada perangkat Android setelah hanya eksklusif digunakan pada perangkat iOS. Saya sudah menghibahkan ponsel Android saya, jadi tidak ada yang digunakan untuk mencoba instagram, hei…, tapi bukan berarti saya tidak bisa menciptakan efek vintage bukan?

Saya tidak tahu pastinya, namun vintage bermakna sesuatu yang berasal dari era yang lalu, semisalnya vintage clothing, dan demikian juga dengan vintage photography. Jadi bisa dikatakan karya fotografi dari masa sebelumnya, misalnya abad yang lalu. Vintage photography bisa memberikan kesan menarik dan sentuhan emosi, sehingga banyak diminati, apalagi harga asli sebuah mahakarya vintage photography bisa sangat mahal. Continue reading Foto Vintage ala Instagram dengan GIMP

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close