Arsip Penanda: pengaya

Blok Iklan Pada Peramban

Alasan saya memasang peng­halang iklan (adblock) pada ham­pir semua peramban (web browser) saya adalah sangat seder­hana, yaitu saya tidak suka iklan. Saya sebenar­nya tidak masalah dengan iklan, kadang alasan mung­kin ter­lalu pribadi. Iklan yang ter­letak pada kepala (header) sebuah situs mem­buat kon­ten situs lebih lama dibuka, iklan mun­culan (pop up ads) mem­buat tidak nyaman saat

Justified Text dan Hyphenation

Seba­gaimana yang mung­kin Anda tahu, blog saya (untuk saat ini) sudah “melang­gar” setidak­nya dua anjuran keter­bacaan (readability) untuk sebuah situs web. Per­tama adalah peng­gunaan teks imbangan  (jus­tified text), yang bisa meng­ganggu pem­baca dengan disabilitas/hendaya kog­nitif seba­gaimana yang ditulis secara sing­kat di “Kon­ten Web Sebaik­nya Tidak Meng­gunakan Jus­tified Text”. Dan yang kedua adalah peng­gunaan latar gelap

Memperbarui WordPress 3.0

Setelah meng­alami mimpi buruk ber­sama WordP­ress 3.0, saya pun memutuskan untuk bangun dari mimpi itu dan mem­per­baikinya. Beberapa hal yang saya lakukan untuk mem­per­baiki pemasangan WordP­ress ter­anyar adalah seba­gai ber­ikut (secara prin­sipiil saja). Jika Anda sudah ter­lan­jur memasang secara manual sebelum­nya, maka pertama-tama cara bodoh yang saya lakukan adalah memasukkan API SALT yang baru ke

Antara Chromed Bird dan Plurkium

Peng­guna jejaring sosial twit­ter dan plurk sudah pasti selalu men­cari aplikasi klien yang sesuai untuk keper­luan­nya. Karena keduanya adalah jenis microblog­ging, peman­faatan­nya juga lebih umum diban­dingkan sebuah blog stan­dar seperti yang sedang Anda baca saat ini. Sayang­nya kita tidak mem­bahas keung­gulan antara kedua jejaring sosial ini, karena bagi saya, dua-duanya memiliki struk­tur pengem­bangan yang unik dan

Apa Yang Baru di Bhyllabus?

Mung­kin yang sudah lama ber­kun­jung kemari belum tahu ten­tang apa yang baru di Bhyllabus. Sejak per­baikan pada blog ini (seba­gaimana yang saya tulis dalam “main­tenence war­ning”) ada beberapa per­ubahan yang ter­jadi pada blog ini. Per­tama adalah per­ubahan tema dan navigasi. Jika dulu meng­gunakan tema ungu dengan cerah dan tulisan ber­bayang (tanda duka men­dalam), sekarang Bhyllabus disan­dingkan

Sorry For The Troubles With ID Comment

Untuk pengun­jung blog sekalian, saya mohon maaf karena dalam dua hari ini sis­tem komen­tar di blog ini agak kacau. Saya sedang men­coba pengaya “intense debate com­ment” dari Automatic untuk blog ini, mak­sud saya karena ber­hubung jadwal saya yang semakin pada saya bisa melakukan moderasi dan pem­balasan komen­tar blog via surel jika sem­bari meng­gunakan per­ang­kat ber­gerak.

Melindungi Hak Cipta Blog Dengan Digital Signature Dari Digiprove

Jika Anda sem­pat mem­baca tulisan saya bulan lalu meng­enai “Pan­duan Memerangi Plagiat Blog”, di sana ada salah satu lang­kah meng­gunakan plugin Copyright Proof pada blog ber­mesin WordP­ress seperti blog yang saya gunakan ini. Mung­kin kita ber­tanya apa itu digital sig­nature dan apa fung­sinya? Wikipedia men­jelaskan seba­gai ber­ikut: A digital sig­nature or digital sig­nature scheme is

Mobilize Your WordPress in Simply Way

Seba­gaimana saya sebutkan sebelum­nya dalam “Bingung Dengan Desain Blog”, ter­nyata memilih desain blog itu tidak mudah. Banyak hal yang perlu diper­tim­bangkan – selain selera si empunya ten­tunya. Seperti kemudahan akses bagi para pem­bacanya, karena kadang pem­baca sulit meng­ak­ses halaman web kita karena ter­lalu berat. Salah satunya adalah menyediakan situs yang mudah diak­ses melalui per­ang­kat ber­gerak

Panduan Memerangi Plagiat Blog

Para narablog mung­kin per­nah ber­keluh kesah saat seseorang mem­bajak isi/tulisan blog yang mereka susah payah buat. Tentu banyak yang jeng­kel ten­tang hal ini, tulisan seperti ung­kapan jiwa – bukan ber­arti tidak sudi untuk dibagi. Narablog memiliki halaman­nya sen­diri untuk menulis, yaitu blog mereka – tidak peduli apa sifat dan topik blog itu, apakah blog pribadi,