Skip to content

Tag: renungan

Paradoks Para Pencari Kebenaran

Realita adalah bentangan sederhana di hadapan kita. Apa yang tidak sederhana adalah pemikiran kita, dan bagaimana kita memandang dunia melalui sawar pemikiran yang penuh kompleksitas ini, sehingga kita sering menemukan diri kita berkata bahwa ini dan itu tidak seharusnya demikian. Anda mungkin benar, tapi hei, siapa bilang kebenaran itu absolut.

Paradoks para pencari kebenaran – entahlah, mungkin karena mereka tidak menyukai kebenaran dalam satu atau dua bentuk; mungkin karena mereka merindukan sesuatu yang membebaskan; mungkin karena mereka merasakan ada sesuatu yang keliru dengan kisah-kisah yang dibenarkan selama ini. Continue reading Paradoks Para Pencari Kebenaran

Terhimpit Bengkalai

Belakangan ini saya menemukan banyak sekali bengkalaian yang berceceran di dalam jadwal saya. Mulai dari tulisan jurnalisme warga di salah satu media daring lokal yang berlum selesai, jatah terjemahan dokumentasi yang menumpuk, belum lagi daftar bacaan yang mesti diselesaikan. Sementara itu saya sering menemukan diri saya terdampar di banyak kesibukan lain yang kadang secara tiba-tiba menculik waktu saya sedemikian hingga tidak bisa berkata tidak.

Saya merasa seperti sebuah rumah tua yang runtuh, atapnya tak lagi mampu menaungi idealisme yang terlelap menunggu secercah mentari saat kegelapan masih mengampar merdu di sekitarnya. Dinding-dindingnya telah rubuh, memperlihatkan dunia yang senyatanya tak pelak penuh dengan tipu daya dan kepura-puraan sementara realita yang datang untuk mengetuk pintu tak dapat berbuat banyak – karena pintu itu sudah tidak di sana lagi. Continue reading Terhimpit Bengkalai

Logika atau Kepercayaan?

Ketika saya mulai mendesain ruang kecil ini, saya memahami bahwa mungkin akan muncul perdebatan ke depannya. Namun bukan itu yang ingin ditampilkan lebih banyak. Dalam ranah masyarakat Hindu, setiap orang bebas menemukan jalan menuju pada kebenaran yang hakiki. Apakah melalui jalan kepercayaan sebagai seorang bhakta, jalan pengetahuan dan kebijaksanaan seorang jnanin, jalan ketulusan seorang karmin, atau kultivasi sang diri seorang yogi. Continue reading Logika atau Kepercayaan?

Sang Jalan

Aku teringat dalam seluk beluk kekusyukan masa lalu, ketika lembar-lembar tua kubuka dan terngiang banyak kata yang diwariskan – bahwasanya semua lembar-lembar itu adalah kesucian yang begitu terutama – sang jalan. Lama berselang, bintang-bintang silih berganti terbit dan terbenam. Seluruh lembar itu telah kututup, sebagaimana tirai akhir di penghujung pertunjukkan sebuah drama.

Sebagai akhir dalam sebuah pejaman mata yang singkat. Ketika kubuka seluruh semestaku, maka di sanalah sang jalan, bukan apa yang kukenal dari lembaran-lembaran tua berdebu – ia sungguh berbeda, penuh dengan gairah, penuh dengan gerak namun menenggelamkan dalam keheningan yang misterius. Continue reading Sang Jalan

Proteslah Dengan Tersenyum

Pelbagai berita beberapa hari ini menyiarkan betapa maraknya demonstrasi (unjuk rasa) ribuan mahasiswa dan rakyat yang tersebar di pelbagai tempat di nusantara untuk menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang direncanakan oleh pemerintah mulai 1 April mendatang. Tentu saja hal ini benar-benar menjadi sebuah fenomena nasional, di satu sisi sebagian besar orang – saya yakin – tidak setuju BBM dinaikan, di sisi lain kadang unjuk rasa memberikan banyak hal yang menjadi tidak selayaknya terjadi sebagai sebuah bentuk yang wajarnya bernama aksi damai.

Saya bisa melihat pembakaran, pengerusakan fasilitas publik, kemacetan, huru-hara, hingga keresahan masyarakat yang datang dari demonstrasi begitu banyak kepala. Pun demikian siapa yang bisa disalahkan? Continue reading Proteslah Dengan Tersenyum

Melasti Dalam Hikayat

Pagi tadi saya mengikuti rangkaian Upacara Melasti bersama warga Desa Beringkit, sudah cukup lama saya tidak mengikuti kegiatan seperti ini. Melasti merupakan salah satu rangkaian Hari Raya Nyepi, di Bali dilakukan biasanya dua hari menjelang Nyepi, namun di tempat lain menyesuaikan, karena biasanya tidak libur khusus untuk kegiatan ini.

Secara ritual, Upacara Melasti melibatkan para umat yang mengiring benda-benda yang disucikan di Pura masing-masing (disebut Pratima) menuju laut (baca: segara) untuk dibersihkan kembali. Namun karena saya tidak terlalu memiliki ketertarikan, jadi detil ritualnya tidak pernah saya ketahui. Continue reading Melasti Dalam Hikayat

Tanah, Leluhur dan Dewata

Sore itu senja menggantung di antara rerimbunan nyiur yang membelah persawahan luas, Nang Olog baru tiba di gubuk kecilnya setelah usai memandikan dua sapinya sehabis menggarap sawah. Peluh mengucur pelan dari rambut-rambutnya yang telah memutih, di antara kulit-kulitnya yang telah lama mengeriput. Sesekali ia meneguk air putih dari sebuah botol bekas air mineral yang sudah tampak kumuh dan lusuh, meski tak selusuh bajunya yang dipenuhi noda lumpur dan mungkin beberapa cipratan getah pohon dan entah apa lagi yang didapatkannya dari seumur hidup sebagai tani.

Perhatian Nang Olog asyik kelebatan burung kokokan putih yang mulai meninggalkan tanah-tanah basah berlumpur pada petak-petak yang sebentar lagi tertanam padi, hingga tiba-tiba saja perhatian itu teralihkan.

Continue reading Tanah, Leluhur dan Dewata

Kematian dan Ide

Apakah maknanya mati? Melepaskan segala sesuatunya. Kematian memotong Anda dengan bilah yang teramat tajam dari keterikatan anda, dari pujaan-pujaan anda, dari takhayul anda, dari hasrat anda akan kenyamanan di kehidupan yang mendatang dan seterusnya.

Jadi saya hendak menemukan apa maknanya mati, karena ia sama pentingnya dengan sebagaimana juga kehidupan. Jadi bagaimana saya akan menemukan, senyatanya, bukan secara teoritis, apa maknanya mati? Saya senyatanya ingin menemukan, sebagaimana Anda ingin tahu. Saya berbicara pada Anda, jadi jangan terlelap.

Continue reading Kematian dan Ide

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close