Skip to content

Tag: rilis

LibreOffice 5.1 dengan Tampilan Baru

Saya melihat pratampil LibreOffice edisi 5.1 di salah satu blog luar, tampaknya ada sejumlah perubahan dalam tampilan LibreOffice, terutama dalam hal menu tambahan di masing-masing aplikasi. Hal ini bisa membantu meningkatkan pengalaman pengguna dan usabilitas dari aplikasi itu sendiri. Sebagai pengguna LibreOffice, perubahan ini merupakan salah satu hal yang saya tunggu-tunggu. Continue reading LibreOffice 5.1 dengan Tampilan Baru

Selamat Datang openSUSE Leap

Seberapa lama kita mendambakan sistem operasi yang stabil? Karena stabilitas adalah dambaan banyak orang jika mengingat ketergantungan kita pada teknologi terkomputerasasi semakin tidak terpisahkan. Kecuali saya, yang mungkin lebih menyukai “bleeding edge” dengan sedikit berkompromi pada stabilitas. Kabar baik bagi pengguna “kadal hijau” di seluruh belahan bumi, kini telah diterbitkan openSUSE Leap – rilis teratur openSUSE yang menitikberatkan pada stabilitas sistem operasi secara keseluruhan. Continue reading Selamat Datang openSUSE Leap

Rilis elementary OS 3.0 – Freya

Tulisan ini mungkin terlambat terbit, dan beberapa dari Anda mungkin sudah mencoba Elementary OS terbaru – “Freya”. Tapi di antara banyak distribusi, mungkin elementary OS adalah salah satu distribusi yang bisa yakin saya tanamkan di sebuah komputer baru (selain openSUSE, dan Antergos). Alasannya sangat sederhana, yaitu pengembangan dan stabilitas, serta karya seni dan cita rasa sebuah sistem operasi. Menggunakan elementary OS, tidak memberikan kesan seperti menggunakan Mac OS, namun ekosistem yang dibangun bisa dibilang benar-benar sesuatu yang tertata, dan kadang mungkin malah eksklusif. Berbeda dengan Mint yang berusaha tampil dengan Cinnamon atau MATE, maka elementary OS selalu tampak elegan dengan Pantheon-nya. Continue reading Rilis elementary OS 3.0 – Freya

Rilis Semplice 7

Comfortably Numb – begitu dia disebut, distribusi Linux dengan lingkungan desktop Vera ini menjadi begitu mungil, ringan, namun menarik. Komponen di dalamnya termasuk penggunaan openbox dan tint2. Maka, bagi pecinta openbox, mungkin pengalaman menggunakan Linux Semplice 7 yang baru dirilis incaran tersendiri. Continue reading Rilis Semplice 7

Rilis Simplicity Linux 15.1

Simplicity Linux adalah salah satu distribusi Linux yang cukup unik, dengan mempertahankan besar berkas instalasi yang sangat minimalis. Berkas instalasi tipe X saja yang merupakan desktop terlengkap dengan KDE hanya sekitar setengah gigabita saja, yang bermakna begitu kecil dan muat pada satu keping CD. Walau pun berbasis Ubuntu, sepertinya tidak menuai kepopuleran seperti turunan Ubuntu lainnya. Continue reading Rilis Simplicity Linux 15.1

Rilis KaOS 2014.12

KaOS adalah sistem operasi berbasis Arch yang mengutamakan dekstop KDE. Sehingga bagi penggemar Arch sekaligus menyukai kestabilan desktop KDE. Saya walau belum mencoba, tapi dari beberapa tampilan antarmuka yang dicuplikan selama ini mendapatkan kesan bahwa KaOS memiliki tampilan sederhana yang modern. Continue reading Rilis KaOS 2014.12

Selamat Datang openSUSE 13.2

Petang ini, lini masa saya dipenuhi oleh pelbagai warna hijau toska dan muda. Sepertinya Slyterin sedang memenangkan house cup dalam serial Harry Potter. Tapi ini bukan tentang itu, para pengguna sedang menyambut kedatangan Green Geeko terbaru, openSUSE 13.2. Anda pengguna Linux pasti tidak akan pernah melewatkan nama salah satu distribusi yang memiliki sejarah panjang ini, dan memiliki banyak penggemar di pelbagai belahan duni, termasuk saya di sini. Continue reading Selamat Datang openSUSE 13.2

Continuum ala Windows 10

Setelah sekian lama berkutat dengan Windows 8 dan 8.1, akhirnya Windows 9 dirilis sebagai Windows 10. Entah apa yang ada di dalam pikiran orang-orang Microsoft. Tapi kalau saya bisa lihat, mungkin ini adalah lompatan besar dari Windows 8 (bayangkan, melompat dua seri sekaligus).

Salah satu fitur yang cukup menarik minat saya pada Windows edisi teranyar ini adalah perpaduan yang cukup elegan antara penggunaan Windows di tablet dan sebagai laptop. Sehingga jarak antara dua gawai yang populer tersebut semakin tipis, saya mengatakan continuum ini akan cukup bermanfaat bagi mereka yang senang menggunakan dua jenis gawai ini. Continue reading Continuum ala Windows 10

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close