Setelah Nokia, Beralih ke Mana?

Apa Anda pengguna Nokia, dan kini perusahaan tersebut telah diambil alih oleh Microsoft – dan mungkin dalam waktu dekat, Nokia akan lenyap dari muka bumi.  Disayangkan memang, tapi inilah pasar bebas yang konon diusung oleh peradaban modern, di mana sebuah perusahaan yang dirintis dengan demikian panjang bisa runtuh dalam sekejap. Jika Anda penggemar Nokia, mungkin akan mulai berburu koleksi ponsel-ponsel lawasnya untuk kenangan. Atau Anda beralih ke Microsoft’s Gadget?

Lawakan Nokia Microsoft

Lawakan Linux.com tentang Kuda Troya Microsoft di dalam Nokia.

Tapi di balik cerita sedih Nokia yang “gugur”, benih-benih baru bermunculan. Jujur saja mengikuti perkembangannya yang pelan tapi pasti rasanya akan ramai lagi. Continue reading

Windows 8 Pro untuk Laptop Lawas Acer TravelMate 6293

Laptop Acer TravelMate 6293 sudah menemani saya sejak 5 tahun belakangan ini, aslinya terpasang Windows Vista Business; dan saya rasa Windows ini tidak buruk, bahkan berjalan dengan baik via sistem 32-bit yang dimilikinya. Tidak pernah punya masalah serius dengan infeksi virus komputer, bahkan tidak pernah mungkin merasa terancam oleh virus komputer. Jarang macet, bahkan blue screen hanya terjadi kurang dari 10 kali dalam 5 tahun ini.

Hanya saja dukungan dari Microsoft semakin memudar, ibaratnya anak yang tertinggalkan. Dan mengingat juga kemampuan penuhnya tidak bisa dilepaskan dengan Windows Vista yang saya gunakan, karena sejatinya, laptop lawas ini menggunakan arsitektur 64-bit. Mungkin dulu pihak Acer berpendapat, peranti lunak 64-bit belum begitu berkembang, sehingga tidak diperlukan. Continue reading

Gerakan Jolla – Harapan Baru Smartphone Terbuka

Sudah lama saya tidak terlalu terinspirasi dengan Android, namun apa boleh buat, hanya itu satu-satunya sistem operasi mobile terbuka dengan pengembangan mumpuni saat ini. Dulu saya berharap besar pada MeeGo, namun Nokia membuangnya begitu saja, dan berakhir pada Nokia N9 – yang jika Anda pernah memegangnya, tentu akan memahami keunggulannya.

Tizen dari Linux Foundation akan segera keluar dengan dukungan dari Samsung, ini harapan baru. Firefox OS dan Ubuntu Phone juga tidak akan lama lagi menyusul pasar smartphone berbasis sistem operasi terbuka. Nokia dengan Windows Phone bisa jadi cukup bangga bulan-bulan ini karena sudah berhasil menyusul pasar dan mengalahkan BlackBerry yang baru saja meluncurkan produk barunya. Tapi kejutan datang dari sudut yang tidak terduga. Continue reading

Asus X201E dan Pear OS 7 Corella

Saya baru saja membeli sebuah Notebook PC, yaitu ASUS Notebook PC X201E. Saya termasuk orang yang agak sulit menerima argumentasi kiamat PC, hanya karena penggunaan komputer tablet dan ponsel cerdas meningkat. Karena saya sendiri termasuk orang yang susah bergerak dan bekerja bebas tanpa komputer fisik yang memang mencukupi. Tapi tentu saja saya sudah punya sebuah laptop lawas Acer TravelMate 6293, saya memutuskan untuk mendapatkan satu yang baru.

Belakangan ini saya sering berpindah tugas di daerah publik yang cukup sibuk. Kadang saya tidak bisa mengawasi lokasi saya menaruh laptop. Sehingga saya tidak ingin kehilangan (baca: kecurian) laptop lama saya yang memiliki kemampuan cukup mumpuni itu. Alternatifnya adalah, saya ingin sebuah laptop yang cukup kecil, mudah dipindahkan (ringan), ekonomis, dan elegan – tidak memandang keperluan spesifikasi yang menengah atau tinggi. Dan jika hilang, saya tidak akan terlalu menangis. Continue reading

Rilis Pear Linux 5 – Sunsprite

Bagi pecinta Linux bergaya elegan, maka rilis Sunsprite – Pear Linux 5 ini mungkin adalah yang dinanti-nantikan. Pear Linux selalu terkesen elegan, tampak indah layaknya Mac OS X. Ini dikarenakan oleh Pear Shell yang disisipkan pada desktop GNOME 3 yang digunakannya, salah satu sisi eksklusif distro Linux berlogo buah Pir ini.

Linux karya pengembang asal Prancis ini merupakan salah satu distro dengan sejumlah penggemar yang selalu menanti kehadirannya. Mungkin karena mudah digunakan, cukup stabil, ringan dan mendukung keperluan komputer sehari-hari. Tentunya dengan lisensi yang sama untuk bebas digunakan, dipelajari, dan dibagikan pada semua orang. Continue reading