Final Fantasy VIII Edisi Steam

Steam/Valve merilis kembali Final Fantasy VIII sehingga sekarang bisa dimainkan di PC komputer terbaru, bahkan pada Windows 8 edisi 64-bit. Permainan video RPG ini tentu memberikan kenangan sendiri pada saya, karena punya kenangan sendiri.

Yang membuat senang mungkin bukan karena rilis barunya ini, tapi karena Steam merupakan aplikasi multiplatform yang memiliki kemungkinan Final Fantasy juga bisa dimainkan via Linux nantinya, walau pun saat ini hanya terdapat keterangan untuk Windows saja. Continue reading

Final Fantasy IX pada Ubuntu 13.04

Selama beberapa bulan belakangan ini, saya melihat penjualan konsol video game PlayStation dan Nitendo versi lawas cukup laris di kota kecil ini. Paling jauh setidaknya teknologi PlayStation 2 dari Sony, tapi itu pun jarang saya lihat di sisi-sisi jalan. Saya masih ingat dulu saya gemar memainkan permainan seri Final Fantasy yang dirilis tahun 2000 ke bawah, ketika era itu, PlayStation sebagai konsol game sangat mendominasi. Kalau sekarang? Mungkin beda lagi ceritanya.

Saya punya Windows 8, saya punya Ubuntu teranyar, tapi saya tidak punya PlayStation (lagi) untuk bernostalgia. Tapi dua sistem operasi yang saya punya bisa mengobati rasa kangen itu, meski hanya sesaat. Continue reading

The Sims FreePlay di Android

Menghilangkan kejenuhan, saya mencoba memasang beberapa permainan pada perangkat Android saya. Salah satunya yang mendapatkan repons baik belakangan ini adalah “The Sims™ FreePlay”. Mungkin ini adalah salah satu permainan simulasi kehidupan sosial yang paling populer. Dan bagusnya, versi ini tersedia secara gratis, jadi saya bisa mencobanya tanpa khawatir nantinya tidak bisa dijalankan.

Kesan awal saya adalah permainan ini mudah dimainkan, tetap menarik seperti edisi-edisi berbayar sebelumnya yang tersedia di platform lain. Berkas awalnya kecil, namun pemasangannya perlu setidaknya ruang lebih dari 600 MB, bisa dikatakan cukup besar untuk ukuran sebuah aplikasi dan datanya. Continue reading

Serial Sworld Art Online

Saat libur saya melihat lagi beberapa koleksi serial anime lawas yang sempat saya tonton tahun lalu. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Sworld Art Online, atau disingkat SAO. Tanpa melihat bahwa ini adalah salah satu film anime favorit di akhir tahun 2012, saya sendiri sejak seri pertama dirilis – tidak melewatkannya sama sekali, padahal komiknya (manga) tidak begitu menarik menurut saya. Ada yang bilang karena novel pendeknya cukup menarik dan menduduki penjualan teratas sehingga dibuat menjadi serial animasi.

Mulai dari episode pertama, saya tahu bahwa SAO akan menjadi seri anime yang tidak bisa saya lewatkan begitu saja. Sepertinya serial ini meningatkan saya saat bermain video game Final Fantasy VIII beberapa tahun silam. Kisah romantisme dan petualangan, sangat sayang untuk dilewatkan – meski beberapa orang tidak setuju dengan masuknya romantisme ke dalam serial ini. Continue reading

Game Store pada openSUSE

Salah satu paket kecil namun unik yang ada untuk openSUSE adalah “Game Store“, yang merupakan aplikasi yang menunjukkan jenis permainan video yang terpasang di sistem ataupun yang ada di repositori untuk dapat dipasang pada sistem. Bahkan karena saking sederhananya, mungkin antarmukanya sendiri masih mengusung rona Releigh – salah satu mesin tema ringan untuk Gnome.

Aplikasi ini terdapat pada repositori “Game”, pengguna openSUSE bisa menambahkan repositori ini. Selain untuk openSUSE, tampaknya tersedia juga untuk Fedora 15/16, Debian 5/6, Mandriva 2009/2010, dan xUbuntu 11.04. Namun tampaknya hanya berhasil ditanamkan pada openSUSE dan SLE saja untuk saat ini. Continue reading