Skip to content

Tag: video game

Moonlight Sculptor

Hanya sedikit novel web yang membuat saya ketagihan, dan belakangan ini saya membaca “Moonlight Sculptor” yang diterjemahkan dari bahasa asli Korea oleh para penggemar. Jika tidak keliru, novel aslinya sudah mencapai volume 45, terjemahannya masih berkisar di volume 20-an. Tapi bagi yang menyukai novel petualangan, pasti akan menyukai novel ini; tentu saja dengan catatan, mereka akan lebih mudah memahami novel jika pernah bermain video game tipe RPG. Continue reading Moonlight Sculptor

Final Fantasy VIII Edisi Steam

Steam/Valve merilis kembali Final Fantasy VIII sehingga sekarang bisa dimainkan di PC komputer terbaru, bahkan pada Windows 8 edisi 64-bit. Permainan video RPG ini tentu memberikan kenangan sendiri pada saya, karena punya kenangan sendiri.

Yang membuat senang mungkin bukan karena rilis barunya ini, tapi karena Steam merupakan aplikasi multiplatform yang memiliki kemungkinan Final Fantasy juga bisa dimainkan via Linux nantinya, walau pun saat ini hanya terdapat keterangan untuk Windows saja. Continue reading Final Fantasy VIII Edisi Steam

Final Fantasy IX pada Ubuntu 13.04

Selama beberapa bulan belakangan ini, saya melihat penjualan konsol video game PlayStation dan Nitendo versi lawas cukup laris di kota kecil ini. Paling jauh setidaknya teknologi PlayStation 2 dari Sony, tapi itu pun jarang saya lihat di sisi-sisi jalan. Saya masih ingat dulu saya gemar memainkan permainan seri Final Fantasy yang dirilis tahun 2000 ke bawah, ketika era itu, PlayStation sebagai konsol game sangat mendominasi. Kalau sekarang? Mungkin beda lagi ceritanya.

Saya punya Windows 8, saya punya Ubuntu teranyar, tapi saya tidak punya PlayStation (lagi) untuk bernostalgia. Tapi dua sistem operasi yang saya punya bisa mengobati rasa kangen itu, meski hanya sesaat. Continue reading Final Fantasy IX pada Ubuntu 13.04

The Sims FreePlay di Android

Menghilangkan kejenuhan, saya mencoba memasang beberapa permainan pada perangkat Android saya. Salah satunya yang mendapatkan repons baik belakangan ini adalah “The Sims™ FreePlay”. Mungkin ini adalah salah satu permainan simulasi kehidupan sosial yang paling populer. Dan bagusnya, versi ini tersedia secara gratis, jadi saya bisa mencobanya tanpa khawatir nantinya tidak bisa dijalankan.

Kesan awal saya adalah permainan ini mudah dimainkan, tetap menarik seperti edisi-edisi berbayar sebelumnya yang tersedia di platform lain. Berkas awalnya kecil, namun pemasangannya perlu setidaknya ruang lebih dari 600 MB, bisa dikatakan cukup besar untuk ukuran sebuah aplikasi dan datanya. Continue reading The Sims FreePlay di Android

Serial Sworld Art Online

Saat libur saya melihat lagi beberapa koleksi serial anime lawas yang sempat saya tonton tahun lalu. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Sworld Art Online, atau disingkat SAO. Tanpa melihat bahwa ini adalah salah satu film anime favorit di akhir tahun 2012, saya sendiri sejak seri pertama dirilis – tidak melewatkannya sama sekali, padahal komiknya (manga) tidak begitu menarik menurut saya. Ada yang bilang karena novel pendeknya cukup menarik dan menduduki penjualan teratas sehingga dibuat menjadi serial animasi.

Mulai dari episode pertama, saya tahu bahwa SAO akan menjadi seri anime yang tidak bisa saya lewatkan begitu saja. Sepertinya serial ini meningatkan saya saat bermain video game Final Fantasy VIII beberapa tahun silam. Kisah romantisme dan petualangan, sangat sayang untuk dilewatkan – meski beberapa orang tidak setuju dengan masuknya romantisme ke dalam serial ini. Continue reading Serial Sworld Art Online

Game Store pada openSUSE

Salah satu paket kecil namun unik yang ada untuk openSUSE adalah “Game Store“, yang merupakan aplikasi yang menunjukkan jenis permainan video yang terpasang di sistem ataupun yang ada di repositori untuk dapat dipasang pada sistem. Bahkan karena saking sederhananya, mungkin antarmukanya sendiri masih mengusung rona Releigh – salah satu mesin tema ringan untuk Gnome.

Aplikasi ini terdapat pada repositori “Game”, pengguna openSUSE bisa menambahkan repositori ini. Selain untuk openSUSE, tampaknya tersedia juga untuk Fedora 15/16, Debian 5/6, Mandriva 2009/2010, dan xUbuntu 11.04. Namun tampaknya hanya berhasil ditanamkan pada openSUSE dan SLE saja untuk saat ini. Continue reading Game Store pada openSUSE

Ubuntu dan EA Games Berjabat Tangan

Tampaknya perkembangan Ubuntu sebagai distro Linux yang eksklusif semakin tidak terbendung. Selain menargetkan pasar komputer pribadi (PC) 5% di tahun mendatang, Ubuntu juga mulai menyediakan hiburan yang lebih lengkap melalui televisi daring – dan kini menggandeng EA Games, salah satu produsen permainan video terbesar bagi PC dan konsol permainan lainnya.

EA Games meletakkan dua permainan video gratis sebagai awal kerja sama ini dengan Ubuntu yang bisa diakses di Ubuntu Software Center untuk memasangnya dan memainkannya di Ubuntu. Continue reading Ubuntu dan EA Games Berjabat Tangan

Bastion–Petualangan di Dunia yang Hancur

Seandainya dunia yang selama ini dikenal seorang anak tiba-tiba mengalami kehancuran yang misterius, dan hanya dia menemukan tidak ada orang lain lagi di sekitarnya, apa yang kira-kira dia lakukan? Inilah salah satu permainan video terbaru yang ditawarkan oleh Supergiant Games melalui Bastion yang dirilis untuk XBox 360 dan PC.

Sebuah permainan berjenis RPG yang unik desainnya, mengingatkan saya pada Final Fantasy seri awal. Keunikan jalan cerita dan permainannya membuat kita serasa bermain di dunia dongeng, apalagi selama permainan disertai dengan narator yang membacakan jalan ceritanya – yang kadang di beberapa tempat cukup lucu jika kita melakukan kesalahan.

Continue reading Bastion–Petualangan di Dunia yang Hancur

Advent Children – Complete

Seri permainan video Final Fantasy pastinya sudah banyak yang mengetahuinya, dan salah satu yang paling populer adalah Final Fantasy VII yang dirilis tahun 1998. Rasanya masih ingat persis saat dulu memainkannya di Windows 98. Kelanjutan permainan video ini dituangkan oleh Square Enix pada tahun 2005 dalam bentuk film animasi berjudul “Final Fantasy VII Advent Children“.

Seorang teman sempat memberikan saya kopi film tersebut sesaat sebelum rilis resminya. Dan saya juga sempat membeli kepingan film aslinya yang dikeluarkan oleh Dutamitra dan Sony, sayangnya, kualitas film dalam kepingan resmi jauh lebih buruk daripada yang bajakan, seakan-akan yang dijual di etalase resmi itu sendiri adalah bajakannya.

Continue reading Advent Children – Complete

Menonton Prince of Persia: The Sands of Time

Jadi siapa yang sudah menonton “Prince of Persia: The Sands of Time”? Mungkin adalah film yang sudah lama ditunggu oleh para pemain game-nya yang sudah terkenal itu, dan juga oleh orang-orang yang penasaran yang dulu tidak bisa memainkan game-nya karena tidak memiliki komputer yang mumpuni untuk itu.

Film yang kisahnya diangkat dari video game ini mengambil latar kerajaan Persia (sekarang wilayah Iran) memiliki jalan cerita yang unik. Saya tidak begitu mengikuti video game yang pertama kali dirilis tahun 1989 ini (walau seri “The Sands of Time” sendiri baru rilis tahun 2003), sehingga mungkin ada beberapa versi cerita yang berbeda dari kisah awalnya yang sebenarnya mirip dengan kisah Alladin – walau tanpa lampu ajaib dan jinnya.

Continue reading Menonton Prince of Persia: The Sands of Time

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close