Manvahana dengan Tampilan dan Fitur Baru

Sudah lama sekali tidak disentuh, Manvaha menjadi sedikit berdebu. Memang blog asali saya ini sedari awal tidak ditujukan untuk terlalu sering disentuh, ditulis dalam bahasa Inggris sering kali memerlukan momen tersendiri untuk mengisinya. Sehingga saya melakukan beberapa perubahan pada blog ini, untuk kenyamanan saya dan para pembacanya.

Ada beberapa fitur yang dikurangi, dulu Manvahana mendukung fitur Odiogo,  yang membuat Manvahana tidak hanya bisa dibaca, namun juga didengarkan melalui iTunes (Mac OS, iOS), Banshee (Linux) dan pelbagai perangkat penerima siaran podcasting lainnya. Bagi yang masih ingin mendengarkan Manvahana dalam berkas suara (MP3), maka tulisannya dapat didengarkan di halaman ini. Beberapa berkas lawas akan tersedia dengan baik, dan tulisan baru akan tetap dialihkan ke bentuk suara sampai beberapa waktu ke depan; sehingga bagi yang sudah berlangganan berkas suara, tidak perlu khawatir akan kehilangan pembaruan. Continue reading

l’énigme Ditutup

Satu lagi blog pendek saya yang berjudul “l’énigme” ditutup. Hal ini karena pemilik layanan blog Posterous yaitu Twitter, telah mengeluarkan pengumuman resmi yang saya terima melalui surat elektronik tentang penutupan ini. Sejak Posterous diakuisisi oleh Twitter, saya sudah punya firasat hal ini akan terjadi.

Sejak saat itu, keraguan saya menjadi kenyataan. Twitter hanya ingin mengambil “human resources” alias potensi pekerja dan pengembang aplikasi Posterous ke dalam perusahaan mereka untuk mengembangkan Twitter, sedangkan layanan Posterous sendiri menjadi terlupakan. Ini memang banyak dilakukan oleh korporasi besar dengan mencaplok starter up kecil, kemudian mengambil manis dan membuang sepahnya. Continue reading

Menyederhanakan Tampilan Blog di 2013

Menjelang akhir minggu ke-2 awal tahun 2013, saya melakukan sedikit perubahan pada penampilan blog ini. Seiring berubahnya penggunaan teknologi, dari era PC dan netbook beralih ke penggunaan ponsel cerdas dan komputer tablet, maka saya melakukan sedikit pendekatan ke arah tersebut. Sedemikian hingga blog ini menjadi cukup ramah diakses pada perangkat-perangkat tersebut.

Jadi saya meminjam tema Clean Retina dari koleksi tema WordPress konsep kaya fitur namun tetap sederhana. Karena saya tidak memiliki banyak kemewahan untuk mengolah kembali sumber kodenya, maka saya pun memanfaatkan sejumlah pengaya tambahan untuk menyelesaikan beberapa hal menyangkut kode-kode tersembunyi yang saya gunakan pada blog saya ini. Continue reading

Anthologize – Mengubah Blog WordPress Menjadi Buku

Anda suka menulis blog, dan ingin menjadikan blog sebuah buku, atau setidaknya ke dalam sebuah buku elektronik? Ada banyak cara untuk ini, salah satunya bisa dipermudah dengan menggunakan Anthologize. Dengan ini Anda bisa mengubah blog WordPress yang mandiri terinangi menjadi sebuah teks elektronik terstruktur.

Anthologize adalah sebuah pengaya (plugin) yang bisa dipasang pada blog WordPress. Pengaya ini disediakan secara cuma-cuma, dan berlisensi open source. Anda bisa menghadirkan publikasi teks elektronik dengan mencomot langsung dari tulisan blog, mengimpor pasokan dari situs luar, atau membuat konten baru langsung di dalam Anthologize. Lalu uraikan, tata, dan sunting pekerjaan Anda, sajikan ke dalam volume tunggal dan dapat diekspor menjadi sejumlah bentuk (PDF, ePUB, TEI). Continue reading

Posterous Jatuh ke Tangan Twitter

Saat membuka surel pagi ini, saya mendapatkan informasi dari pihak WordPress – tepatnya sebuah tawaran – fungsi mengimpor blog berbasis Posterous ke WordPress. Rupanya, saya melewatkan sebuah berita besar bahwa Posterous kini telah diakuisisi oleh Twitter. Saya bertanya-tanya, apa yang mungkin terjadi kemudian?

Sayangnya, tanya jawab akuisisi yang disediakan oleh pihak Posterous masih sangat mengambang. Sehingga tidak heran jika banyak pengguna yang tampak khawatir bagaimana nasib layanan blog ini ke depannya. Seandainya Posterous Space tidak dapat digunakan lagi, itu bermakna saya bisa menutup salah satu blog saya. Continue reading